Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Iran Sebut 560 Tentara AS Tewas dan Luka-luka

Juli Rambe • Senin, 2 Maret 2026 | 16:02 WIB

Eskalasi saling serang antara Iran dan Israel meningkatkan kekhawatiran pecahnya perang besar di Timur Tengah. (Reuters)
Eskalasi saling serang antara Iran dan Israel meningkatkan kekhawatiran pecahnya perang besar di Timur Tengah. (Reuters)

 

SUMUT POS- Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengatakan sedikitnya 560 personel militer AS tewas dan luka-luka dalam serangan Iran terhadap pangkalan-pangkalan AS di seluruh Timur Tengah pada Minggu (1/3/2026).

"Pangkalan militer AS di Bahrain diserang oleh dua rudal balistik, dan pangkalan-pangkalan lain juga digempur serangan tanpa henti, yang sejauh ini mengakibatkan 560 tentara Amerika tewas atau luka-luka," sebut pernyataan tersebut, seperti dikutip kantor berita Fars.

Laporan itu juga menyebutkan empat serangan pesawat tak berawak terhadap pangkalan angkatan laut Bahrain, yang menyebabkan "kerusakan serius" pada pusat komando dan dukungan.

Menurut IRGC, Teheran menargetkan pangkalan angkatan laut AS Ali Al-Salem di Kuwait, mengganggu operasinya, serta tiga objek pangkalan angkatan laut Mohammed Al-Ahmad di sana.

Pada Sabtu, AS dan Israel melancarkan serangkaian serangan terhadap target di dalam Iran, termasuk di Teheran, dengan laporan kerusakan dan korban sipil.

Televisi pemerintah Iran mengkonfirmasi syahidnya Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei.

Iran lantas menanggapi serangan tersebut dengan serangan rudal ke wilayah Israel dan fasilitas militer AS di Timur Tengah.

Di Israel, beberapa bangun sudah hancur dan warga terpaksa mengungsi ke rumah aman yang umum. (jpc/ram)

 

Editor : Juli Rambe
#irgc #iran #Perang iran vs israel amerika