Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Ketika Deodoran Tak Mampu Lawan Bau Ketiak, Cobalah Tawas: Ini Caranya

Redaksi • Selasa, 27 Januari 2026 | 08:00 WIB
ilustrasi, bau ketiak bisa disingkirkan salah satunya dengan tawas. (freepik.com)
ilustrasi, bau ketiak bisa disingkirkan salah satunya dengan tawas. (freepik.com)

sumutpos.jawapos.com - Alam menyediakan cukup banyak benda yang berguna bagi hidup. Contohnya, untuk urusan bau ketiak, ada tawas.

Sejatinya, tawas telah digunakan selama berabad-abad untuk berbagai keperluan seperti pengobatan, kosmetik, kuliner, termasuk soal bau ketiak tadi.

Dan, dalam kehidupan modern, deodoran kerap jadi solusi praktis untuk mengusir batu ketiak. Tapi, jika tak mampu, tawas adalah jawabannya

Melansir Only My Health, Senin (26/1/2026), tawas adalah senyawa mineral yang dikenal karena sifat astringen dan antibakteri-nya. Sebagian besar tawas terdiri dari kalium aluminium sulfat.

Tawas dikenal karena kemampuannya untuk menghambat pertumbuhan bakteri dan mengencangkan jaringan.

Kemampuan tawas dalam mengendalikan bau ketiak terletak pada sifat antibakteri yang dimilikinya.

Tawas bekerja dengan menghambat pertumbuhan bakteri sehingga mengurangi bau tak sedap yang ditimbulkan keringat.

Sebagai informasi, tawas tersedia dalam berbagai bentuk, termasuk bentuk balok, bubuk, dan kristal. Pilih bentuk yang sesuai dengan kebutuhan.

Tawas dalam bentuk balok biasanya lebih mudah digunakan sebagai penghilang bau badan.

Sedangkan dalam bentuk bubuk, tawas bisa dicampur dengan air untuk kemudian dijadikan larutan.

Berikut cara menggunakan tawas untuk usir bau ketiak;

1. Siapkan campuran
Siapkan bubuk tawas dan larutkan dalam air. Campurkan 1 sendok bubuk tawas dalam segelas air hingga larut sepenuhnya.

Larutan ini dapat dioleskan ke area ketiak atau area lain yang rentan terhadap bau badan menggunakan bola kapas atau botol semprot.

2. Gunakan secukupnya
Tawas dapat membuat kulit kering. Jadi, penting untuk menggunakan tawas seperlunya.

Hindari penggunaan tawas pada kulit yang baru dicukur atau kulit yang teriritasi karena bisa memicu rasa perih.

3. Biarkan mengering
Setelah larutan tawas dioleskan ke kulit, biarkan hingga mengering sebelum mulai berpakaian.

Hal ini membantu memastikan efektivitas maksimal dan mencegah residu menempel pada pakaian.

4. Campur dengan bahan lain
Untuk meningkatkan efektivitas, bisa mencampur tawas dengan bahan-bahan alami lainnya seperti teh dan soda kue. (lin)

Editor : Redaksi
#tips kesehatan #perawatan tubuh #tawas #bau badan #Bau ketiak