Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Ilmuwan Temukan Cara Mengubah Tetesan Hujan Menjadi Listrik

Redaksi • Selasa, 10 Februari 2026 | 18:00 WIB
Sejumlah ilmuwan kini mengembangkan teknologi yang mampu mengubah tetesan air hujan menjadi sumber listrik ramah lingkungan. (Ilustrasi freepik)
Sejumlah ilmuwan kini mengembangkan teknologi yang mampu mengubah tetesan air hujan menjadi sumber listrik ramah lingkungan. (Ilustrasi freepik)

sumutpos.jawapos.com – Hujan yang selama ini hanya dianggap sebagai fenomena alam biasa ternyata menyimpan potensi energi besar.

Sejumlah ilmuwan kini mengembangkan teknologi yang mampu mengubah tetesan air hujan menjadi sumber listrik ramah lingkungan. Inovasi ini digadang-gadang bisa menjadi alternatif energi terbarukan di masa depan.

Melansir Euro news, Senin (9/2/2026), para peneliti menemukan bahwa setiap tetesan hujan sebenarnya membawa energi mekanik saat jatuh ke permukaan bumi. Energi ini kemudian dapat diubah menjadi energi listrik menggunakan perangkat khusus yang dirancang untuk menangkap dampak tetesan air tersebut.

Salah satu teknologi terbaru adalah generator listrik berbasis tetesan air yang dapat mengubah energi benturan hujan menjadi sinyal listrik.

Perangkat ini biasanya menggunakan lapisan material khusus yang menghasilkan muatan listrik ketika terkena air. Saat tetesan hujan menyentuh permukaan alat, muatan listrik terbentuk dan dapat disalurkan menjadi energi listrik.

Dalam pengembangan terbaru, para ilmuwan menciptakan generator listrik yang bahkan memanfaatkan air sebagai bagian utama sistem. Alat ini bisa mengapung di permukaan air, seperti danau atau waduk, sehingga lebih ringan dan murah dibanding teknologi sebelumnya yang menggunakan banyak komponen logam.

Ketika hujan jatuh ke permukaan alat tersebut, air di bawahnya berfungsi sebagai penyangga sekaligus penghantar listrik. Cara ini membuat energi dari tetesan hujan dapat diubah menjadi tegangan listrik tinggi. Dalam uji coba, satu tetesan hujan bahkan mampu menghasilkan tegangan hingga sekitar 250 volt, meski arusnya masih kecil.

Bisa Nyalakan Lampu dan Perangkat Elektronik

Dalam percobaan laboratorium, teknologi ini sudah menunjukkan hasil menjanjikan. Perangkat berukuran sekitar 0,3 meter persegi mampu menyalakan puluhan lampu LED sekaligus serta mengisi daya kapasitor dalam waktu singkat. Hal ini menunjukkan potensi penggunaan teknologi tersebut untuk menyuplai listrik perangkat kecil maupun sensor lingkungan.

Selain itu, teknologi serupa juga sedang dikembangkan untuk dipasang di atap bangunan atau saluran air. Sistem tersebut memanfaatkan aliran air hujan untuk menghasilkan listrik sekaligus memantau intensitas hujan dan membantu sistem drainase otomatis.

Para peneliti menilai teknologi listrik dari hujan berpotensi menjadi energi alternatif yang ramah lingkungan. Terlebih di wilayah dengan curah hujan tinggi, teknologi ini dapat menjadi pelengkap energi terbarukan lain seperti tenaga surya dan angin.

Meski begitu, teknologi ini masih dalam tahap pengembangan dan belum siap digunakan secara luas. Para ilmuwan masih terus meneliti cara meningkatkan efisiensi dan daya listrik yang dihasilkan agar bisa dimanfaatkan secara komersial.

Baca Juga: Hindari Kebotakan pada Pria, Ini Cara Menumbuhkan Rambut

Ke depan, jika berhasil dikembangkan secara maksimal, hujan tidak hanya menjadi sumber air, tetapi juga dapat menjadi sumber energi bersih yang membantu memenuhi kebutuhan listrik masyarakat. (lin)

 

Editor : Redaksi
#inovasi #EnergiTerbarukan #energi listrik #hujan