Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Jangan Jadikan Botol Minum sebagai Sarang Kuman, Cuci Setiap Hari!

R
Penulis: Redaksi❯
ilustrasi, rajin mencuci botol minum bisa mengurangi kemungknannya menjadi sarang kuman. (freepik.com)
ilustrasi, rajin mencuci botol minum bisa mengurangi kemungknannya menjadi sarang kuman. (freepik.com)

sumutpos.jawapos.com - Masa terkini kehidupan seseorang tak bisa lepas dari botol minum. Sejurus itu, benda itu pun rawan jadi sarang kuman.


Advertisement

Di balik harga botol minum yang mahal dan desain futuristik, botol yang jarang dicuci bisa menjadi sarang kuman dan kotoran.

Artinya, kebersihan botol minum harus terjaga benar agar kuman tak hadir. Ya, daripada jadi sarang kuman, lebih baik botol minum rutin dicuci.

Melansir Health, Selasa (17/2/2026), Martin Bucknavage, spesialis program penyuluhan keamanan pangan senior di Penn State University, malah menyarankan untuk mencucinya setiap hari.

Advertisement

"Untuk benar-benar menjaga standar sanitasi yang baik, pembersihan harian yang baik adalah cara yang tepat," katanya.

Bucknavage berkata bakteri bisa masuk dari mulut dan lingkungan. Botol minum pun rentan jadi media penularan penyakit.

"Setiap kali botol tidak bersih dan terdapat uap air di dalam botol tersebut, hal itu akan selalu mendukung pertumbuhan mikroorganisme seperti bakteri dan jamur," jelasnya.

Advertisement

Para ahli pun sepakat bahwa mencuci botol minum perlu dilakukan teratur.

Beda dengan Bucknavage, Donald Schaffner, profesor teknik pangan di Rutgers University, jangka waktu mencuci yang wajar bisa seminggu sekali atau beberapa hari sekali.

Namun, dia memberikan catatan bahwa cara penyimpanan dan bahan botol bakal membuat perbedaan.

Botol yang diletakkan di dalam ransel atau tas dan bagian mulut berbenturan dengan sesuatu, botol bakal lebih cepat kotor ketimbang botol yang diletakkan di luar tas.

Kemudian botol dari plastik lebih banyak memberikan celah untuk bakteri bersarang ketimbang botol dari stainless steel atau kaca. Bahan ini pun bisa menyerap bau.(lin)

Advertisement

Artikel Terkait

Jangan Tunggu Sesak Napas! 10 Kebiasaan Ini Bisa Bantu Jaga Paru-Paru Tetap Sehat

Jangan Tunggu Sesak Napas! 10 Kebiasaan Ini Bisa Bantu Jaga Paru-Paru Tetap Sehat

10 kebiasaan sederhana untuk menjaga kesehatan paru-paru, menghindari polusi, dan mencegah gangguan pernapasan.

Hampir 80 Persen Warga Indonesia Pilih Mengobati Diri Sendiri, AI Jadi Dokter Pribadi

Hampir 80 Persen Warga Indonesia Pilih Mengobati Diri Sendiri, AI Jadi Dokter Pribadi

Sebanyak 78,9 persen warga Indonesia memilih mengobati diri sendiri. Kini, AI juga dijadikan dokter pribadi. BPOM ingatkan risiko salah.

Benjolan atau Tumor Tak Selalu Kanker, tapi Wajib Waspada, Pahamilah!

Benjolan atau Tumor Tak Selalu Kanker, tapi Wajib Waspada, Pahamilah!

Benjolan atau tumor tidak selalu berarti kanker. Kenali penyebab, ciri-ciri berbahaya, dan tanda yang perlu diwaspadai agar tak terlambat.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer