Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Jangan Bebani Leher Bayi dengan Pelampung Air: Tidak Aman!

R
Penulis: Redaksi❯
ilustrasi, seorang bayi berenang dengan memakai pelampung air di leher. (freepik.com)
ilustrasi, seorang bayi berenang dengan memakai pelampung air di leher. (freepik.com)

sumutpos.jawapos.com - Mengajari anak berenang, misalnya dari bayi, adalah baik. Namun, sebaiknya hindari pelampung air di leher.


Advertisement

Pasalnya, pelampung leher pada bayi bisa dikatakan tidak aman. Dia bisa memicu ketegangan dan cedera.

Bahkan, melansir laman Consumer Reports, Senin (16/2/2026), Consumer Product Safety Comission (CPSC) Amerika Serikat (AS), mencatat ada sedikitnya 85 bayi tergelincir dari pelampung leher dalam lima tahun terakhir.

"Menurut saya produk ini pelampung leher bayi adalah ide buruk," kata Komisaris CPSC Peter Feldman.

Advertisement

CPSC mencatat, bayi yang berusia 17 hari hingga 12 bulan pernah tergelincir melalui pelampung. Namun, seluruh bagian kepala masuk ke dalam air.

Food and Drug Administration (FDA) AS sendiri telah mengingatkan orang tua untuk tidak lagi menggunakan pelampung leher untuk bayi.

Mereka mencatat, pelampung leher bisa memicu ketegangan dan cedera leher. Hal ini utamanya terjadi pada bayi berkebutuhan khusus.

Advertisement

Sebagai informasi, beberapa pelampung leher terbuat dari busa yang kuat. Sementara yang lain tampak berongga dan digelembungkan seperti balon.

Dan sejatinya, pelampung leher bayi dijual sebagai solusi untuk menjaga kepala bayi tetap di atas air saat mereka mengapung dan bermain di bak mandi atau di kolam renang. (lin)

Advertisement

Artikel Terkait

Ini Cara Hadapi Anak yang Tantrum di Depan Umum, Cobalah!

Ini Cara Hadapi Anak yang Tantrum di Depan Umum, Cobalah!

Anak tantrum di depan umum? Kenali penyebabnya dan lakukan cara tepat agar anak belajar mengelola emosi tanpa memukul.

Ini Penyebab Anak Kerap Mimisan, Orang Tua Wajib Tahu

Ini Penyebab Anak Kerap Mimisan, Orang Tua Wajib Tahu

Anak sering mimisan? Kenali penyebabnya, mulai dari udara kering, cedera, pilek hingga alergi. Orang tua perlu tahu kapan harus waspada.

Tangan Berkeringat tapi Tidak Sedang Berolahraga, Ini Penyebabnya

Tangan Berkeringat tapi Tidak Sedang Berolahraga, Ini Penyebabnya

Tangan sering berkeringat meski tidak beraktivitas? Kenali penyebabnya, mulai dari stres, hormon, hingga gangguan kesehatan.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer