Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Bingung karena Suara Hilang, Kembalikan dengan Cara Ini

R
Penulis: Redaksi❯

ilustrasi, berteriak lama dan keras bisa bikin hilang suara. (freepik.com)
ilustrasi, berteriak lama dan keras bisa bikin hilang suara. (freepik.com)


Advertisement

sumutpos.jawapos.com - Suara hilang adalah suatu kondisi yang merepotkan. Bagaimana tidak, mau bicara tapi tak ada bunyi yang keluar dari mulut.

Namun tenang, sejatinya banyak cara untuk mengembalikan suara yang hilang. Dan, untuk itu, tidak perlu operasi hingga menghabiskan biaya.

Melansir Healthline, Rabu (25/2/2026), berikut beberapa cara mengembalikan suara yang hilang:

Advertisement

1. Hindari berbisik
Anda mungkin menyangka berbisik jadi solusi berkomunikasi saat suara hilang. Padahal berbisik malah bikin situasinya makin parah.

Ketika berbisik, pita suara tertarik kencang dan tidak dapat bergetar. Hal ini memberikan tekanan ekstra pada pita suara.

Sebaiknya Anda tidak berbisik dan lebih baik gunakan suara alami tapi dengan volume rendah.

Advertisement

2. Minum minuman hangat
Anda sangat disarankan memperbanyak konsumsi cairan terutama cairan yang hangat.

Cairan hangat membantu menenangkan tenggorokan yang teriritasi, saluran udara tetap lembap dan mengencerkan lendir.

Cairan hangat yang disarankan antara lain teh plus madu, kaldu, dan sup.

Hindari minuman berkafein seperti kopi dan teh hitam sebab bisa memicu dehidrasi.

3. Isap permen pelega tenggorokan
Permen pelega tenggorokan akan merangsang produksi air liut sehingga tenggorokan tetap lembap.

Disarankan pilih permen pelega tenggorokan yang mengandung madu sehingga ada sifat antibakteri dan antiradang alami.

4. Menghirup uap
Uap membantu melembapkan pita suara dan menenangkan tenggorokan.

Hirup uap lewat beberapa cara seperti, mandi air panas atau berendam, merebus air dan menghirup perlahan, atau masuk ke ruang uap (steam room).

5. Pakai humidifier
Humidifier berfungsi menambah kelembapan di udara. Menghirup udara yang lembap membuat saluran napas atas tetap lembap dan menghilangkan sekresi di sekitar pita suara.

Humidifier sebaiknya dinyalakan sepanjang hari dan saat tidur.

6. Istirahatkan suara
Dalam pemulihan tenggorokan, sebaiknya istirahatkan suara. Iritasi dan peradangan memerlukan waktu untuk sembuh.

Coba tidak berbicara selama 1-2 hari. Dengan meminimalisir penggunaan suara, pita suara perlahan akan pulih dan suara pun akan kembali.(lin)

Advertisement

Artikel Terkait

BPOM Gandeng IAI Susun Regulasi, PIT IAI 2026 Tegaskan Peran Strategis Apoteker

BPOM Gandeng IAI Susun Regulasi, PIT IAI 2026 Tegaskan Peran Strategis Apoteker

BPOM menggandeng IAI dalam penyusunan regulasi obat. PIT IAI 2026 di Medan menegaskan peran strategis apoteker untuk riset, inovasi,

Ini Perbedaan Nutrisi pada Pisang sesuai Warna dan Kematangannya

Ini Perbedaan Nutrisi pada Pisang sesuai Warna dan Kematangannya

Kenali perbedaan nutrisi pisang berdasarkan warna dan kematangannya, dari hijau hingga berbintik cokelat, serta manfaatnya bagi tubuh.

Lalapan Bukan Tidak Baik, tapi Sayuran Ini Lebih Sehat kalau Dimasak daripada Mentah

Lalapan Bukan Tidak Baik, tapi Sayuran Ini Lebih Sehat kalau Dimasak daripada Mentah

Tak semua sayuran lebih sehat dimakan mentah. Wortel, tomat, dan terung justru bisa memberi manfaat nutrisi lebih optimal setelah dimasak.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer