Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Jangan Salahkan Pelembab, Ini Sebab Kulit Kering Tetap Muncul

R
Penulis: Redaksi❯

ilustrasi, kulit kering kadang masih jafi momok meski sudah pakai pelembab. (freepik.com)
ilustrasi, kulit kering kadang masih jafi momok meski sudah pakai pelembab. (freepik.com)


Advertisement

sumutpos.jawapos.com - Kulit kering tetap jadi momok meski telah memakai pelembab. Kenapa? Apakah moisturizer itu tidak ampuh?

Jangan salahkan produk skincare itu. Pasalnya, untuk kasus tertentu, penggunaan pelembap ternyata memang tidak cukup membuat kulit kering lenyap.

Melansir Very Well Health, Rabu (25/2/2026), penggunaan pelembap ternyata tidak cukup membuat bebas dari kulit kering. Kulit bisa tetap kering walau sudah rutin menggunakan pelembap.

Advertisement

Berikut beberapa alasan kulit masih kering meski sudah rutin memakai pelembap:

1. Paparan AC
Penggunaan AC di ruangan dapat menurunkan tingkat kelembapan udara dan kulit jadi kering meski sudah pakai pelembap.

Jika menggunakan AC, usahakan untuk menggunakan pelembap udara (humidifier) terutama saat iklim sedang kering.

Advertisement

2. Mandi air panas
Mandi air panas dalam waktu cukup lama mungkin terasa nikmat. Namun, panas dan kontak dengan air dalam waktu lama bisa mengikis minyak alami kulit.

Sebaiknya turunkan suhu air dan keluar setelah maksimal mandi selama 10 menit. Keringkan kulit dengan cara ditepuk-tepuk lalu oleskan lotion

3. Terlalu sering dibersihkan
Ketika kulit terlalu sering dicuci atau dibersihkan, kulit jadi cepat kering dan kadang penggunaan pelembap tidak mampu memperbaiki kekeringan.

Saat terlalu sering, misal, mencuci muka, unsur pelembap alami kulit hilang termasuk berbagai asam yang penting seperti asam amino dan asam hialuronat.

4. Sabun yang 'keras'
Sabun yang 'keras' bisa memicu iritasi dan menghilangkan kelembapan alami kulit. Sebaiknya pertimbangkan untuk menggunakan sabun yang lebih lembut.

5. Unsur pewangi
Produk skincare kadang ada yang menambahkan unsur wewangian. Di satu sisi, produk jadi memiliki aroma menarik tapi di sisi lain wewangian ini bisa memicu iritasi kulit.

6. Tidak eksfoliasi
Penggunaan pelembap jadi sia-sia ketika Anda tidak rajin eksfoliasi kulit.

Seiring waktu sel kulit mati bisa menumpuk di permukaan kulit dan membuat kulit kering serta bersisik.

Eksfoliasi akan membantu mengangkat sel kulit mati, membuat pelembap benar-benar menjalankan fungsinya bahkan bisa membantu memperbaiki tekstur kulit.

Lapisan luar kulit terdiri dari 15-20 persen air. Ketika dehidrasi, kulit jadi kering dan tidak kenyal. Studi menunjukkan meningkatkan asupan air akan sedikit meningkatkan hidrasi dan elastisitas kulit.

Selain itu, cukupi kebutuhan nutrisi Anda lewat diet harian. Kekurangan vitamin esensial seperti vitamin A, D, seng dan zat besi bisa membuat kulit kering. (lin)

Advertisement

Artikel Terkait

Jangan Biasakan Cuci Muka dengan Sabun Mandi, Ini Risikonya

Jangan Biasakan Cuci Muka dengan Sabun Mandi, Ini Risikonya

Jangan asal cuci muka dengan sabun mandi! Kebiasaan ini bisa membuat kulit kering, iritasi, memicu jerawat, dan merusak pelindung kulit.

Kulit Kering Bikin Kusam? 7 Bahan Alami Ini Patut Dicoba

Kulit Kering Bikin Kusam? 7 Bahan Alami Ini Patut Dicoba

Tak perlu skincare mahal, 7 bahan alami ini bisa membantu menjaga kelembapan kulit kering dan membuatnya terasa lebih lembut.

Dr. Elfin Skincare Perkenalkan JULAINE™ of Sweden, Inovasi Perawatan Wajah Natural Berbasis Ilmiah

Dr. Elfin Skincare Perkenalkan JULAINE™ of Sweden, Inovasi Perawatan Wajah Natural Berbasis Ilmiah

Dr. Elfin Skincare dengan bangga memperkenalkan JULAINE™, perawatan collagen stimulator PLLA (Poly-L-Lactic Acid)

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer