Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sering Terbangun? Cek Lagi Tinggi Tempat Tidur Anda

J
Penulis: Johan Panjaitan❯

ILUSTRASI: Kualitas tidur bisa dipengaruhi tinggi kasur. (FREEPIK)
ILUSTRASI: Kualitas tidur bisa dipengaruhi tinggi kasur. (FREEPIK)


Advertisement

Sumutpos.jawapos.com-Tidur berkualitas tidak hanya ditentukan oleh durasi, tetapi juga oleh kenyamanan yang sering kali luput dari perhatian—salah satunya adalah tinggi tempat tidur. Detail yang tampak sepele ini ternyata memiliki peran penting dalam menentukan kualitas istirahat seseorang.

Menurut laporan dari Real Simple, tinggi tempat tidur yang ideal mampu menciptakan posisi tubuh yang lebih nyaman, mempermudah proses naik-turun dari kasur, sekaligus membantu menjaga postur tubuh tetap optimal sepanjang malam.

Tidak Ada Standar Tunggal, Tapi Ada Rentang Ideal
Tidak ada satu ukuran yang berlaku untuk semua. Anak-anak cenderung membutuhkan tempat tidur yang lebih rendah karena postur tubuh yang lebih kecil, sementara orang dewasa memerlukan kasur yang lebih tebal untuk menopang tubuh secara optimal.

Advertisement

Secara umum, ketebalan kasur ideal untuk orang dewasa berada di kisaran 30–35 cm. Jika dikombinasikan dengan rangka tempat tidur, tinggi total yang nyaman biasanya berada di rentang 43–56 cm—cukup tinggi untuk memberikan dukungan, tetapi tetap mudah diakses.

Dampak yang Tak Langsung, Tapi Signifikan
Tinggi tempat tidur memang tidak secara langsung menentukan kualitas tidur, tetapi sangat memengaruhi posisi tubuh saat beristirahat. Posisi yang tepat membantu menjaga keselarasan tulang belakang dan mengurangi tekanan pada titik-titik tertentu.

Advertisement

Sebaliknya, tempat tidur yang terlalu rendah dapat menyebabkan tubuh lebih cepat “tenggelam” dan menyulitkan saat bangun. Sementara itu, tempat tidur yang terlalu tinggi bisa membebani sendi dan menyulitkan sebagian orang, terutama mereka dengan postur lebih pendek.

Cara Menentukan Tinggi yang Tepat
Ada cara sederhana untuk menemukan tinggi tempat tidur yang ideal: gunakan tinggi lutut sebagai acuan. Duduklah di kursi dengan lutut membentuk sudut 90 derajat, lalu ukur jarak dari lantai ke bagian bawah paha. Angka ini bisa menjadi patokan tinggi gabungan antara kasur dan rangka tempat tidur.

Saat duduk di tepi tempat tidur, kaki seharusnya dapat menapak rata di lantai tanpa perlu menjinjit atau tergelincir. Posisi ini memastikan tubuh berada dalam kondisi stabil dan nyaman saat bangun maupun berbaring.

Jangan lupa, jika menggunakan box spring atau lapisan tambahan, tinggi tersebut perlu diperhitungkan agar hasilnya tetap proporsional.

Lebih dari Sekadar Estetika
Pada akhirnya, tinggi tempat tidur bukan hanya soal tampilan kamar, melainkan tentang bagaimana tubuh mendapatkan dukungan terbaik setiap malam. Dalam rutinitas yang padat dan tekanan hidup yang terus meningkat, kualitas tidur menjadi investasi penting—dan semuanya bisa dimulai dari hal sederhana: memilih tinggi tempat tidur yang tepat.(han)

Advertisement

Artikel Terkait

Bayer Leverkusen vs Celje: Die Werkself Siap Pesta Gol di BayArena

Bayer Leverkusen vs Celje: Die Werkself Siap Pesta Gol di BayArena

Bayer Leverkusen vs Celje di Liga Europa 2026/2027, Die Werkself diprediksi menang telak berkat produktivitas lini depan.

Jangan Anggap Sepele! 8 Kebiasaan Sehari-hari Ini Bisa Mempercepat Penuaan

Jangan Anggap Sepele! 8 Kebiasaan Sehari-hari Ini Bisa Mempercepat Penuaan

8 kebiasaan sehari-hari yang bisa mempercepat penuaan, mulai dari kurang tidur, konsumsi gula berlebih, hingga mengabaikan tabir surya.

Indonesia Jadi Negara dengan Rata-Rata Waktu Bangun Paling Pagi di Asia

Indonesia Jadi Negara dengan Rata-Rata Waktu Bangun Paling Pagi di Asia

Indonesia menjadi negara dengan rata-rata waktu bangun paling pagi di Asia, yakni pukul 06.55. Namun, bangun pagi bukan satu-satunya indikat

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer