
sumutpos.jawapos.com - Siapa bilang ibu hamil dilarang makan jagung bakar? Nyatanya, menu ini memiliki banyak manfaat, terutama pada perkembangan janin.
Manfaat jagung bakar bagi ibu hamil pun tidak satu dua saja, sedikitnya ada lima khasiat yang bisa diraih karena memakan menu berbahan dasar jagung itu.
Melansir haibunda.com, Jumat (30/10/2026), jagung itu sendiri menawarkan nutrisi penting, termasuk folat, serat, dan vitamin, yang berkontribusi terhadap kesehatan ibu serta janin.
Namun penting untuk memastikan langkah-langkah keamanan yang tepat, terutama ketika jagung dimasak dengan dibakar.
Baca Juga: PSMS vs PERSIJA: Motivasi Berlipat Ganda
Kekhawatirannya adalah makanan yang dibakar, seperti jagung bakar, mungkin mengandung karsinogen penyebab kanker.
Oleh karena itu, jagung bakar harus dibatasi oleh semua orang, tidak hanya calon ibu.
Jadi, selama jagung bakar tidak gosong hingga terlalu garing saat dibakar, pada dasarnya aman. Pun bumbu apa yang digunakan tetap penting diperhatikan.
Nah, berikut manfaat jagung bakar untuk ibu hamil:
- Karbohidrat kompleks yang dapat memberikan energi bagi ibu hamil dan janin.
- Protein yang berperan dalam pembentukan dan pertumbuhan jaringan tubuh.
- Serat yang dapat melancarkan pencernaan.
- Vitamin A yang penting untuk kesehatan mata dan kulit.
- Vitamin B kompleks yang berperan dalam metabolisme tubuh.
- Vitamin C yang berperan dalam daya tahan tubuh.
- Mineral, seperti zat besi, magnesium, dan fosfor, yang penting untuk kesehatan ibu hamil dan janin.
- Serat yang terkandung dalam jagung bakar dapat membantu melancarkan pencernaan ibu hamil. Ini tentu membantu calon ibu tidak mengejan ketika hamil ketika pencernaan menjadi lebih lancar.
- Vitamin C yang terkandung dalam jagung bakar dapat membantu meningkatkan kekebalan tubuh ibu hamil.
- Kandungan serat jagung membantu mengatur kadar kolesterol, berkontribusi terhadap kesehatan jantung selama kehamilan. Ini membantu mengatur tekanan darah dan mengurangi risiko masalah kardiovaskular.
- Bagus untuk janin
Jagung kaya akan antioksidan seperti lutein yang berperan dalam meningkatkan penglihatan bayi yang belum lahir.



