Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Pria Cenderung Lebih Ribut saat Sakit daripada Wanita, Ini Alasannya

Redaksi • Sabtu, 28 Februari 2026 | 10:36 WIB

ilustrasi, kaum pria cenderung lebih cerewet dan manja alias ribut ketika sakit. (Freepik.com)
ilustrasi, kaum pria cenderung lebih cerewet dan manja alias ribut ketika sakit. (Freepik.com)

sumutpos.jawapos.com - Kaum pria lebih ribut seperti cerewet, merengek, manja, dan sebagainya ketika sakit memang sudah jadi rahasia umum. Tapi, kenapa?

Apakah kaum wanita lebih kuat menahan sakit atau pria memang ribut agar dapat perhatian?

Sikap para pria ini ketika sakit memang berlebihan alias lebay. Hingga, istilah khusus bagi pria yang ribut saat sakit pun muncul yakni man flu.

Melansir New Atlas, Jumat (27/2/2026), sebuah penelitian menemukan, pria memang sedikit lebih sering melebih-lebihkan gejala sakitnya.

Sebuah studi di British Medical Journal menemukan bahwa pria melaporkan gejalanya 6 persen lebih parah daripada wanita.

Pun, studi lain menemukan bahwa pria lebih sering menghela napas atau menarik napas dalam saat sakit. Hal ini mungkin terdengar seperti keluhan lebih banyak dibanding wanita.

Berikut beberapa faktor yang menyebabkan pria mendapat julukan man flu tersebut:

1. Peran hormon
Hormon estrogen pada wanita meningkatkan daya tahan tubuh, sementara testosteron justru menekan sistem imun pria. Membuat mereka lebih mudah sakit dan cenderung parah

2. Respon imun lebih lambat
Tubuh pria memproduksi lebih sedikit IFN-α, protein yang membantu melawan virus lebih cepat.

Di sisi lain, wanita memiliki lebih banyak antibodi dan sel memori CD8+T yang lebih efekif melawan infeksi.

3. Beban virus lebih besar
Saat terinfeksi virus yang sama, pria cenderung memiliki jumlah virus lebih banyak di tubuh mereka dibanding wanita, sehingga gejalanya bisa lebih berat. (lin)

Editor : Redaksi
#kesehatan #gaya hidup #fakta kesehatan #Info Medis