Jangan Cuma Andalkan Obat! 3 Makanan Sehari-hari Ini Baik untuk Tekanan Darah

Sumutpos.jawapos.com-Tekanan darah tinggi kerap datang tanpa gejala yang jelas. Namun, jika dibiarkan, kondisi ini dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, stroke, hingga gangguan ginjal. Selain pengobatan medis, pola makan sehat menjadi salah satu langkah penting untuk membantu menjaga tekanan darah tetap terkendali.
Dilansir dari indianexpress, sejumlah bahan pangan yang mudah ditemukan, seperti delima, bit, dan pisang, mengandung nutrisi yang mendukung kesehatan jantung. Meski demikian, ketiganya bukan solusi instan untuk menurunkan tekanan darah. Manfaatnya akan lebih optimal jika dikombinasikan dengan pola makan seimbang, pembatasan garam, aktivitas fisik, serta kebiasaan hidup sehat.
1. Delima, Kaya Antioksidan untuk Kesehatan Jantung
Delima dikenal sebagai buah yang kaya polifenol, yakni senyawa tumbuhan yang memiliki sifat antioksidan dan membantu melindungi sel dari kerusakan.
Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa jus delima berpotensi membantu menurunkan tekanan darah dalam tingkat tertentu. Namun, hasil penelitian masih beragam sehingga diperlukan bukti lebih lanjut untuk memastikan besarnya manfaat tersebut.
Mengonsumsi buah delima secara utuh juga memberikan asupan serat yang baik bagi tubuh. Jika memilih jus delima, sebaiknya pilih produk tanpa tambahan gula dan perhatikan jumlah konsumsinya.
Buah ini dapat menjadi bagian dari menu sehat sehari-hari, tetapi tidak dapat diandalkan sebagai cara cepat mengatasi tekanan darah tinggi.
2. Bit, Membantu Menjaga Aliran Darah
Bit mengandung nitrat alami yang diubah tubuh menjadi oksida nitrat. Senyawa ini membantu pembuluh darah melebar dan lebih rileks sehingga aliran darah dapat berlangsung lebih lancar.
Potensi manfaat bit terhadap tekanan darah didukung sejumlah penelitian. Tinjauan sistematis dan meta-analisis pada 2022 yang melibatkan tujuh uji klinis dengan total 218 penderita hipertensi menemukan bahwa jus bit kaya nitrat dapat menurunkan tekanan darah sistolik sekitar 5 mmHg dibandingkan kelompok kontrol.
Meski menjanjikan, hasil tersebut tidak berarti bit dapat menggantikan obat hipertensi. Kandungan nitrat dalam bit juga dapat berbeda-beda, sehingga hasilnya tidak selalu sama pada setiap orang.



