Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Usia di Atas 60 Tahun? Ini 5 Nutrisi Penting agar Tetap Kuat dan Aktif

J
Penulis: Johan Panjaitan❯
ILUSTRASI: Sejumlah lansia sedang asik bercengkrama. (FREEPIK)
ILUSTRASI: Sejumlah lansia sedang asik bercengkrama. (FREEPIK)

Advertisement

 

Sumutpos.jawapos.com-Memasuki usia 60 tahun ke atas, menjaga kebugaran tubuh bukan lagi sekadar soal pola makan dan aktivitas fisik. Kecukupan nutrisi juga memegang peranan penting untuk mempertahankan kekuatan tulang, fungsi saraf, daya tahan tubuh, hingga kemampuan berpikir.

Seiring bertambahnya usia, tubuh mengalami berbagai perubahan fisiologis. Kemampuan menyerap nutrisi tertentu dapat menurun, sementara kebutuhan untuk menjaga kesehatan tulang, otot, dan organ tubuh tetap harus terpenuhi.

Advertisement

Karena itu, lansia perlu memperhatikan asupan gizi sehari-hari agar tetap sehat, mandiri, dan aktif menjalani rutinitas.

Sejumlah vitamin dan nutrisi dapat membantu memenuhi kebutuhan tersebut. Mengutip EatingWell, berikut lima nutrisi yang patut diperhatikan setelah memasuki usia 60 tahun.

Advertisement

1. Vitamin D, Penopang Kesehatan Tulang dan Imunitas

Vitamin D menjadi salah satu nutrisi penting bagi lansia, terutama untuk menjaga kesehatan tulang dan membantu tubuh menyerap kalsium.

Seiring bertambahnya usia, kemampuan kulit memproduksi vitamin D melalui paparan sinar matahari dapat berkurang. Akibatnya, sebagian lansia lebih berisiko mengalami kekurangan nutrisi ini.

Vitamin D juga berperan dalam mendukung fungsi sistem kekebalan tubuh dan kesehatan otot. Jika kadarnya tidak mencukupi, kesehatan tulang dapat terganggu dan risiko jatuh akibat kelemahan otot perlu menjadi perhatian.

Selain melalui paparan sinar matahari yang aman, vitamin D bisa diperoleh dari ikan berlemak, telur, serta makanan yang telah difortifikasi.

Suplemen dapat dipertimbangkan apabila asupan makanan tidak mencukupi atau terdapat risiko kekurangan. Namun, penggunaannya sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi kesehatan masing-masing.

2. Vitamin B12, Penting untuk Saraf dan Daya Ingat

Vitamin B12 memiliki peran besar dalam menjaga kesehatan sistem saraf, membantu pembentukan sel darah merah, serta mendukung fungsi otak.

Advertisement

Artikel Terkait

Lansia Wajib Tahu! Kebiasaan Tidur Siang Ini Dikaitkan dengan Risiko Demensia

Lansia Wajib Tahu! Kebiasaan Tidur Siang Ini Dikaitkan dengan Risiko Demensia

Studi Johns Hopkins menemukan kebiasaan tidur siang pada lansia berkaitan dengan peningkatan risiko demensia.

Kapolres Sergai Sambangi Yayasan Cahaya Hati Kemanusiaan, Beri Dukungan bagi Lansia dan ODGJ

Kapolres Sergai Sambangi Yayasan Cahaya Hati Kemanusiaan, Beri Dukungan bagi Lansia dan ODGJ

Kapolres Sergai menggelar bakti sosial di Yayasan Cahaya Hati Kemanusiaan sebagai bentuk kepedulian terhadap lansia dan ODGJ.

Lansia, Perempuan, dan Penyandang Disabilitas Jadi Jukir, Sosiolog Soroti Ketimpangan Kerja

Lansia, Perempuan, dan Penyandang Disabilitas Jadi Jukir, Sosiolog Soroti Ketimpangan Kerja

Lansia, perempuan, dan penyandang disabilitas menjadi juru parkir di jalanan. Sosiolog menyoroti ketimpangan akses terhadap pekerjaan formal

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer