30 C
Medan
Tuesday, February 27, 2024
spot_img
spot_img

Hari Lahir ke-93 Al-Washliyah, Dedi Iskandar: Organisasi Kita Bangun Besar Seperti Sekarang Ini

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Peringatan hari lahir ke-93 tahun Al Jam’iyatul Washliyah (Al-Washliyah) yang jatuh pada 30 November 1930, Ketua Pengurus Wilayah (PW) Al-Washliyah Sumatera Utara, Ust H Dedi Iskandar Batubara menyampaikan ucapan di beberapa tempat yang menggelar perayaan, Kamis (30/11) kemarin.

Beberapa diantaranya, Dedi Iskandar Batubara hadir menyampaikan ucapan selamat sekaligus memberikan pesan tentang ssjarah perjuangan organisasi massa (ormas) yang berdiri di Sumatera Utara dan menyebar ke berbagai wilayah di Indonesia.

Selain itu, sebagai renungan betapa keikhlasan menjadi poin penting bagi kiprah Al-Washliyah dalam kehidupan sosial kemasyarakatan, pendidikan serta dakwah.

Dalam sambutannya di peringatan HUT ke-93 Al-Washliyah di Madrasah Al-Washliyah Tembung, Dedi Iskandar Batubara menyebutkan bahwa para pendiri, pendahulu serta syuhada hingga tokoh-tokoh telah membuktikan kiprahnya dalam membesarkan organisasi yang bergerak di bidang pendidikan, dakwah dan sosial ini.

“Di usia 93 tahun, tentu kita sudah memahami bagaimana Al-Washliyah mampu mengelola pendidikan sedemikian rupa hingga sekarang ini. Sebab saat situasi sulit sekalipun, kita masih mampu bertahan, sampai saat ini,” ucap Dedi Iskandar Batubara, dalam keterangannya, Jumat (1/12).

Menurut Dedi Iskandar Batubara saat hadir di acara Doa Bersama di Binjai, apa yang diraih Al-Washliyah sebagai ormas terbesar di Sumut ini, tidak terlepas dari peran para pendahulu yang mengorbankan tenaga dan pikiran dengan ikhlas, demi keberlangsungan organisasi dan lahirnya generasi Islami dari para pendidik Washliyah.

“Ini karena keikhlasan para pendahulu kita, mereka membangun Al-Washliyah dengan iklhas. Tidak menjadikan Washliyah sebagai alasan untuk menjadi pejabat, atau kepentingan diri sendiri, makanya organisasi ini masih terus ada dan besar. Termasuk sekolah ini, bagaimana gedung yang tadinya kecil, bisa kita bangun sedemikian rupa hingga besar seperti sekarang ini,” sebut Anggota DPD RI ini.

Sementara kepada para guru dan orang tua di Kampus Universitas Muslim Nusantara (UMN) Al-Washliyah, Dedi Iskandar Batubara mengingatkan bahwa Washliyah harus terus hidup, sebagaimana moto Hiduplah Washliyah Zaman Berzaman. Karenanya diperlukan langkah dan upaya terus menciptakan generasi yang lahir dari rahim warga Washliyah.

“Teruslah jaga Al-Washliyah ini untuk anak cucu kita kelak. Supaya Al-Quran mereka terjaga, mereka diajarkan Alif Ba Ta, ABC. Di usia yang ke-93 tahun ini, saya berharap menjadi penanda bagi kebangkitan Washliyah di masa depan,” sebut Dedi Iskandar Batubara yang juga menghadiri Zikir dan Doa Bersama Peringatan HUT ke-93 Al-Washliyah di Kampus UMN dan PD Al-Washliyah Kota Binjai.

Selain itu, Dedi Iskandar Batubara juga mengingatkan sekaligus mengajak seluruh warga Washliyah untuk menghadiri acara Akbar peringatan 93 Tahun Al-Washliyah, di Lapangan Astaka, Jalan Willem Iskandar, Perut Seituan, Deliserdang Jumat-Sabtu 1 dan 2 Desember 2023.

Sementara itu, Kepala Madrasah Tsanawiyah Al-Washliyah Tembung, Ust Muhammad Yunus menyampaikan rasa syukur karena pada peringatan HUT Al-Washliyah tahun ini, pihak sekolah bisa berbagai kepada ratusan kaum dhuafa.

“Untuk kehadiran di acara HUT Al-Washliyah, insyaAllah dari kita akan hadirkan setidaknya 3.000 orang, guru, siswa dan orangtua murid,” jelasnya.(gus)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Peringatan hari lahir ke-93 tahun Al Jam’iyatul Washliyah (Al-Washliyah) yang jatuh pada 30 November 1930, Ketua Pengurus Wilayah (PW) Al-Washliyah Sumatera Utara, Ust H Dedi Iskandar Batubara menyampaikan ucapan di beberapa tempat yang menggelar perayaan, Kamis (30/11) kemarin.

Beberapa diantaranya, Dedi Iskandar Batubara hadir menyampaikan ucapan selamat sekaligus memberikan pesan tentang ssjarah perjuangan organisasi massa (ormas) yang berdiri di Sumatera Utara dan menyebar ke berbagai wilayah di Indonesia.

Selain itu, sebagai renungan betapa keikhlasan menjadi poin penting bagi kiprah Al-Washliyah dalam kehidupan sosial kemasyarakatan, pendidikan serta dakwah.

Dalam sambutannya di peringatan HUT ke-93 Al-Washliyah di Madrasah Al-Washliyah Tembung, Dedi Iskandar Batubara menyebutkan bahwa para pendiri, pendahulu serta syuhada hingga tokoh-tokoh telah membuktikan kiprahnya dalam membesarkan organisasi yang bergerak di bidang pendidikan, dakwah dan sosial ini.

“Di usia 93 tahun, tentu kita sudah memahami bagaimana Al-Washliyah mampu mengelola pendidikan sedemikian rupa hingga sekarang ini. Sebab saat situasi sulit sekalipun, kita masih mampu bertahan, sampai saat ini,” ucap Dedi Iskandar Batubara, dalam keterangannya, Jumat (1/12).

Menurut Dedi Iskandar Batubara saat hadir di acara Doa Bersama di Binjai, apa yang diraih Al-Washliyah sebagai ormas terbesar di Sumut ini, tidak terlepas dari peran para pendahulu yang mengorbankan tenaga dan pikiran dengan ikhlas, demi keberlangsungan organisasi dan lahirnya generasi Islami dari para pendidik Washliyah.

“Ini karena keikhlasan para pendahulu kita, mereka membangun Al-Washliyah dengan iklhas. Tidak menjadikan Washliyah sebagai alasan untuk menjadi pejabat, atau kepentingan diri sendiri, makanya organisasi ini masih terus ada dan besar. Termasuk sekolah ini, bagaimana gedung yang tadinya kecil, bisa kita bangun sedemikian rupa hingga besar seperti sekarang ini,” sebut Anggota DPD RI ini.

Sementara kepada para guru dan orang tua di Kampus Universitas Muslim Nusantara (UMN) Al-Washliyah, Dedi Iskandar Batubara mengingatkan bahwa Washliyah harus terus hidup, sebagaimana moto Hiduplah Washliyah Zaman Berzaman. Karenanya diperlukan langkah dan upaya terus menciptakan generasi yang lahir dari rahim warga Washliyah.

“Teruslah jaga Al-Washliyah ini untuk anak cucu kita kelak. Supaya Al-Quran mereka terjaga, mereka diajarkan Alif Ba Ta, ABC. Di usia yang ke-93 tahun ini, saya berharap menjadi penanda bagi kebangkitan Washliyah di masa depan,” sebut Dedi Iskandar Batubara yang juga menghadiri Zikir dan Doa Bersama Peringatan HUT ke-93 Al-Washliyah di Kampus UMN dan PD Al-Washliyah Kota Binjai.

Selain itu, Dedi Iskandar Batubara juga mengingatkan sekaligus mengajak seluruh warga Washliyah untuk menghadiri acara Akbar peringatan 93 Tahun Al-Washliyah, di Lapangan Astaka, Jalan Willem Iskandar, Perut Seituan, Deliserdang Jumat-Sabtu 1 dan 2 Desember 2023.

Sementara itu, Kepala Madrasah Tsanawiyah Al-Washliyah Tembung, Ust Muhammad Yunus menyampaikan rasa syukur karena pada peringatan HUT Al-Washliyah tahun ini, pihak sekolah bisa berbagai kepada ratusan kaum dhuafa.

“Untuk kehadiran di acara HUT Al-Washliyah, insyaAllah dari kita akan hadirkan setidaknya 3.000 orang, guru, siswa dan orangtua murid,” jelasnya.(gus)

spot_img

Artikel Terkait

spot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Most Read

Artikel Terbaru

/