alexametrics
30.6 C
Medan
Tuesday, August 16, 2022
spot_img

Tingkatkan PAD dari Sektor Parkir, Dishub Medan Gandeng Kejari Medan

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Medan berkolaborasi dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Medan mewujudkan visi misi Wali Kota Medan untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD), meningkatkan pelayanan ke masyarakat serta mewujudkan pemerintahan yang bersih.

“Karena itu, kami meminta pendampingan Kejari Medan untuk melihat sistem pengelolaan parkir sehingga memeroleh PAD yang maksimal, pelayanan yang baik termasuk operasionalnya. Jika masih ada celah, bisa kita perbaiki bersama,” ujar Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kota Medan, Iswar Lubis didampingi Kepala Bidang (Kabid) Parkir Nikmal Fauzi dan Kasi Datun Kejari Medan, Ricardo Marpaung di kantor Dishub Medan, Jalan Pinang Baris, Selasa (21/6).

Menurut Iswar, tahap awal ini pihaknya membuka seluruh data tentang adminstrasi. Sisi mana yang harus dicegah, diperbaiki dan ditindak. Setelah itu, pendampingan kepada pengawas lapangan. Mungkin ada aliran uang yang tidak benar, atau hal tertentu yang perlu dilakukan pembinaan secara hukum oleh kejari. “Tidak tertutup kemungkinan itu terjadi di internal kami. Tapi yang pasti, di sini kita tidak mencari kesalahan tapi menyelesaikan masalah. Mari sama-sama kita cari akar masalah,” ajaknya.

Baca Juga :  Wamendikbud Gagal Pantau SBMPTN di Unimed

Dikatakannya, setelah pendampingan diteruskan pengecekan ke lapangan oleh tim gabungan Dishub Medan dan Kejari M. Selanjutnya, pihaknya minta Kejari membuat analisa apa yang harus diperbaiki, diubah, dihapus dan langkah lain yang dianggap perlu.

Menyikapi itu, Kasi Datun Kejari Medan Ricardo Marpaung mengapresiasi dan berterima kasih atas ajakan kolaborasi mewujudkan visi misi wali kota. “Di sini kami memberikan pendampingan, pembekalan, pencerahan serta pencegahan dari sisi hukum untuk lebih baik,” terangnya.

Tahap awal, pembekalan diberikan kepada puluhan personel administrasi. Sejumlah personel diajak berdiskusi, mulai dari jam penyetoran dana parkir dan sejenisnya. Ricardo memberikan beberapa arahan, hal-hal yang sebaiknya dilakukan untuk mencegah terjadi kesalahan.(map/ila)

Baca Juga :  Dianiaya Gara-gara Meja Jualan

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Medan berkolaborasi dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Medan mewujudkan visi misi Wali Kota Medan untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD), meningkatkan pelayanan ke masyarakat serta mewujudkan pemerintahan yang bersih.

“Karena itu, kami meminta pendampingan Kejari Medan untuk melihat sistem pengelolaan parkir sehingga memeroleh PAD yang maksimal, pelayanan yang baik termasuk operasionalnya. Jika masih ada celah, bisa kita perbaiki bersama,” ujar Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kota Medan, Iswar Lubis didampingi Kepala Bidang (Kabid) Parkir Nikmal Fauzi dan Kasi Datun Kejari Medan, Ricardo Marpaung di kantor Dishub Medan, Jalan Pinang Baris, Selasa (21/6).

Menurut Iswar, tahap awal ini pihaknya membuka seluruh data tentang adminstrasi. Sisi mana yang harus dicegah, diperbaiki dan ditindak. Setelah itu, pendampingan kepada pengawas lapangan. Mungkin ada aliran uang yang tidak benar, atau hal tertentu yang perlu dilakukan pembinaan secara hukum oleh kejari. “Tidak tertutup kemungkinan itu terjadi di internal kami. Tapi yang pasti, di sini kita tidak mencari kesalahan tapi menyelesaikan masalah. Mari sama-sama kita cari akar masalah,” ajaknya.

Baca Juga :  Dewan Minta Renward Diganti

Dikatakannya, setelah pendampingan diteruskan pengecekan ke lapangan oleh tim gabungan Dishub Medan dan Kejari M. Selanjutnya, pihaknya minta Kejari membuat analisa apa yang harus diperbaiki, diubah, dihapus dan langkah lain yang dianggap perlu.

Menyikapi itu, Kasi Datun Kejari Medan Ricardo Marpaung mengapresiasi dan berterima kasih atas ajakan kolaborasi mewujudkan visi misi wali kota. “Di sini kami memberikan pendampingan, pembekalan, pencerahan serta pencegahan dari sisi hukum untuk lebih baik,” terangnya.

Tahap awal, pembekalan diberikan kepada puluhan personel administrasi. Sejumlah personel diajak berdiskusi, mulai dari jam penyetoran dana parkir dan sejenisnya. Ricardo memberikan beberapa arahan, hal-hal yang sebaiknya dilakukan untuk mencegah terjadi kesalahan.(map/ila)

Baca Juga :  Marka Jalan Bus Transmetro Deli Dilarang Jadi Lahan Parkir
spot_imgspot_imgspot_img

Most Read

Artikel Terbaru

/