alexametrics
23.9 C
Medan
Wednesday, October 5, 2022

Per Tahun, 6.000 Warga Indonesia Berobat Jantung ke Malaysia

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Setiap tahunnya, sekitar 6.000 warga Indonesia terbang ke Malaysia untuk berobat jantung dari berbagai penyakit untuk disembuhkan. Data tersebut, berasal dari data pasien jantung asal Indonesia Institut Jantung Negara (IJN), Malaysia.

Hal itu, disampaikan oleh perwakilan IJN, Muhammad Hairi Hananiah, selaku Country Manager Indonesia kepada wartawan pada acara Malaysia Healthcare (MH) berlangsung di Center Point Mall, Kota Medan, digelar sejak 21 hingga 25 September 2022.

“Per tahun sekitar 6.000 dari Indonesia untuk medical cek up dan untuk rawat jalan serta rawat inap khusus Jantung anak dan dewasa,” kata Hairi kepada wartawan, Kamis (22/9) siang.

Didampingi Nor Suzilawati Idris selaku Asistent Manager Corporate Communications, Hairi menjelaskan pasien IJN juga terdapat dari Sumatera Utara, khususnya Kota Medan. Sehingga pameran dilaksanakan Malaysia Healthcare Travel Council (MHTC), pihak IJN ikut serta.

Baca Juga :  Hari Ini, Sejumlah Parpol Serahkan RKDK dan LADK

“Dari jumlah itu, ada sekitar 1.000 warga Medan per tahun. Sehingga pasien kita banyak juga dari daerah ini,” kata Hairi.

Hairi menjelaskan IJN memiliki akreditasi rumah sakit nasional maupun internasional yaitu Joint Commission International (JCI). Dengan fasilitas medis berstandar hotel bintang 5, seperti 449 tempat tidur, 6 laboratorium jantung invasif dan 8 ruang Operasi, serta 81 klinis konsultasi Dengan 168 staf klinis yang berkualitas merupakan ahli jantung.

“Bisa bantu mereka (pasien) untuk membuat janji pada dokter dan datang memesan hotel. Kita juga sediakan penjemputan yang gratis juga. Untuk masalah bahasa juga tidak ada masalah kita masih serumpun,” ucap Hairi.

IJN didirikan sejak 1992 silam itu, Hairi mengungkapkan pihak terus berkembang dengan inovasi dan perkembangan teknologi kesehatan saat ini. Sehingga memberikan perobatan berkualitas dan memuaskan bagi pasien.

Baca Juga :  Jauh dari Palas, Nek Ini Tertunda ke Mekah Karena Visa

“Misi kita menjadi pusat perawatan jantung yang terunggul di Asia Pasific, selama 30 tahun ini. IJN telah memperoleh capaian salah satunya, menjadi rumah sakit yang pertama yang membawa dan memperkenalkan teknologi terdepan,” jelas Hairi.

Hairi mengklaim IJN merupakan rumah sakit, terunggul di Asia Pasifik. Karena, pasien juga berasal dari India, Pakistan, Banglades, Myanmar, Jepang, Australia dan negara lainnya.

“Paling banyak pasien kita dari Indonesia karena paling dekat dan kedua dari India,” tutur Hairi.

Dalam pameran ini, Hairi mengatakan IJN memberikan informasi terkait penanganan kesehatan hingga perobatan jantung. Kemudian, promo pengobatan jantung di IJN selama pameran berlangsung.

“Tapi, kita mau infokan kita merupakan rumah sakit unggul di Malaysia khusus jantung anak dan dewasa. Jadi kita bisa cek kondisi jantung anak dari kandungan sampai pemeriksaan jantung,” tandas Hairi.(gus/azw)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Setiap tahunnya, sekitar 6.000 warga Indonesia terbang ke Malaysia untuk berobat jantung dari berbagai penyakit untuk disembuhkan. Data tersebut, berasal dari data pasien jantung asal Indonesia Institut Jantung Negara (IJN), Malaysia.

Hal itu, disampaikan oleh perwakilan IJN, Muhammad Hairi Hananiah, selaku Country Manager Indonesia kepada wartawan pada acara Malaysia Healthcare (MH) berlangsung di Center Point Mall, Kota Medan, digelar sejak 21 hingga 25 September 2022.

“Per tahun sekitar 6.000 dari Indonesia untuk medical cek up dan untuk rawat jalan serta rawat inap khusus Jantung anak dan dewasa,” kata Hairi kepada wartawan, Kamis (22/9) siang.

Didampingi Nor Suzilawati Idris selaku Asistent Manager Corporate Communications, Hairi menjelaskan pasien IJN juga terdapat dari Sumatera Utara, khususnya Kota Medan. Sehingga pameran dilaksanakan Malaysia Healthcare Travel Council (MHTC), pihak IJN ikut serta.

Baca Juga :  Blokade Jalan Diponegoro, Buruh Medan Tolak Kenaikan Iuran BPJS

“Dari jumlah itu, ada sekitar 1.000 warga Medan per tahun. Sehingga pasien kita banyak juga dari daerah ini,” kata Hairi.

Hairi menjelaskan IJN memiliki akreditasi rumah sakit nasional maupun internasional yaitu Joint Commission International (JCI). Dengan fasilitas medis berstandar hotel bintang 5, seperti 449 tempat tidur, 6 laboratorium jantung invasif dan 8 ruang Operasi, serta 81 klinis konsultasi Dengan 168 staf klinis yang berkualitas merupakan ahli jantung.

“Bisa bantu mereka (pasien) untuk membuat janji pada dokter dan datang memesan hotel. Kita juga sediakan penjemputan yang gratis juga. Untuk masalah bahasa juga tidak ada masalah kita masih serumpun,” ucap Hairi.

IJN didirikan sejak 1992 silam itu, Hairi mengungkapkan pihak terus berkembang dengan inovasi dan perkembangan teknologi kesehatan saat ini. Sehingga memberikan perobatan berkualitas dan memuaskan bagi pasien.

Baca Juga :  Buyung Ritonga Ngaku Diperintah Surya Djahisa

“Misi kita menjadi pusat perawatan jantung yang terunggul di Asia Pasific, selama 30 tahun ini. IJN telah memperoleh capaian salah satunya, menjadi rumah sakit yang pertama yang membawa dan memperkenalkan teknologi terdepan,” jelas Hairi.

Hairi mengklaim IJN merupakan rumah sakit, terunggul di Asia Pasifik. Karena, pasien juga berasal dari India, Pakistan, Banglades, Myanmar, Jepang, Australia dan negara lainnya.

“Paling banyak pasien kita dari Indonesia karena paling dekat dan kedua dari India,” tutur Hairi.

Dalam pameran ini, Hairi mengatakan IJN memberikan informasi terkait penanganan kesehatan hingga perobatan jantung. Kemudian, promo pengobatan jantung di IJN selama pameran berlangsung.

“Tapi, kita mau infokan kita merupakan rumah sakit unggul di Malaysia khusus jantung anak dan dewasa. Jadi kita bisa cek kondisi jantung anak dari kandungan sampai pemeriksaan jantung,” tandas Hairi.(gus/azw)

Most Read

Artikel Terbaru

/