alexametrics
27 C
Medan
Sunday, June 26, 2022

Buka Pelatihan Pengelolaan Desa Tahun 2022, Dosmar: Masyarakat Perlu Sadar Wisata

HUMBAHAS, SUMUTPOS.CO – Bupati Humbang Hasundutan (Humbahas) Dosmar Banjarnahor diwakili Asisten Administrasi Umum Janter Sinaga membuka Pelatihan Pengelolaan Desa Wisata Tahun 2022, di Doloksanggul, Rabu (22/6). Dalam sambutannya, Bupati Dosmar menyampaikan bahwa dengan hasil pelatihan ini diharapkan agar peserta bisa melakukannya di lapangan.

“Percuma , kalau pelatihan ini hanya sebatas teori, tetapi setelah kembalinya peserta pelatihan bisa mengimplementasikan apa yang dipelajari, dan dilatih di lapangan,” ujarnya.

Menurutnya, pengelolaan pariwisata tidak semata-mata menjadi tanggungjawab pemerintah, tetapi semua elemen masyarakat termasuk yang hadir saat ini. Masyarakat perlu sadar wisata, dengan sadar wisata sangat menentukan arah wisata Kabupaten Humbahas ke depan. “Sebagai contoh, masalah perparkiran harus kita tata dengan baik dan dilaksanakan sesuai peraturan yang berlaku. Sadar wisata memberikan pemahaman apa yang menjadi hak dan kewajiban pelaku wisata dan pengelola pariwisata,” tuturnya.

Baca Juga :  CPNS 2018 Capai 4 Juta Pelamar

Lebih lanjut, produk-produk unggulan juga harus dikembangkan dengan optimal, dan yang hadir saat ini harus bertanggungjawab untuk menyampaikan informasi kepada khalayak ramai, bagaimana cara mengembangkan produk unggulan sebagaimana disampaikan oleh para narasumber.

Untuk itu, harapan pemerintah agar kita mengelola objek-objek wisata seperti situs-situs sejarah, makam Sisingamangaraja, Seribu Gua, dan objek wisata dataran tinggi seperti Sipincur.

“ Kita harus berlomba-lomba dengan daerah lain, membenahi diri untuk meningkatkan kunjungan wisata ke daerah yang kita cintai ini,” pintanya.

“Untuk itu, manfaatkan momen ini untuk menambah pengetahuan dalam meningkatkan Pengelolaan Desa Wisata di Kabupaten Humbang Hasundutan,” tambahnya.

Sementara, Kadis Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Jakkon Halomoan Marbun, SE melaporkan bahwa tujuan pelatihan pengelolaan desa wisata ini untuk meningkatkan pengetahuan, motivasi dan kompetensi pengelola lebih professional dan berkualitas.

Baca Juga :  Disparbud Sibolga Bina Kelompok Sadar Wisata

Adapun sasaran kegiatan ini adalah agar peserta mengetahui dan memahami pengetahuan dasar pariwisata, pentingnya sapta pesona mewujudkan sadar wisata, pengembangan kelembagaan pengelola desa wisata, dan pengembangan pengelolaan produk pariwisata di desa wisata.

Pelatihan ini menghadirkan nara sumber dari Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Sumatera Utara, Dearman Tolopan Damanik AMd, Drs Efendy Sinulingga, dan Andy Eka Saputra. (des/azw)

HUMBAHAS, SUMUTPOS.CO – Bupati Humbang Hasundutan (Humbahas) Dosmar Banjarnahor diwakili Asisten Administrasi Umum Janter Sinaga membuka Pelatihan Pengelolaan Desa Wisata Tahun 2022, di Doloksanggul, Rabu (22/6). Dalam sambutannya, Bupati Dosmar menyampaikan bahwa dengan hasil pelatihan ini diharapkan agar peserta bisa melakukannya di lapangan.

“Percuma , kalau pelatihan ini hanya sebatas teori, tetapi setelah kembalinya peserta pelatihan bisa mengimplementasikan apa yang dipelajari, dan dilatih di lapangan,” ujarnya.

Menurutnya, pengelolaan pariwisata tidak semata-mata menjadi tanggungjawab pemerintah, tetapi semua elemen masyarakat termasuk yang hadir saat ini. Masyarakat perlu sadar wisata, dengan sadar wisata sangat menentukan arah wisata Kabupaten Humbahas ke depan. “Sebagai contoh, masalah perparkiran harus kita tata dengan baik dan dilaksanakan sesuai peraturan yang berlaku. Sadar wisata memberikan pemahaman apa yang menjadi hak dan kewajiban pelaku wisata dan pengelola pariwisata,” tuturnya.

Baca Juga :  Ir Triwisaksana, Politisi Pusat jadi Korban Amuk Massa di Medan

Lebih lanjut, produk-produk unggulan juga harus dikembangkan dengan optimal, dan yang hadir saat ini harus bertanggungjawab untuk menyampaikan informasi kepada khalayak ramai, bagaimana cara mengembangkan produk unggulan sebagaimana disampaikan oleh para narasumber.

Untuk itu, harapan pemerintah agar kita mengelola objek-objek wisata seperti situs-situs sejarah, makam Sisingamangaraja, Seribu Gua, dan objek wisata dataran tinggi seperti Sipincur.

“ Kita harus berlomba-lomba dengan daerah lain, membenahi diri untuk meningkatkan kunjungan wisata ke daerah yang kita cintai ini,” pintanya.

“Untuk itu, manfaatkan momen ini untuk menambah pengetahuan dalam meningkatkan Pengelolaan Desa Wisata di Kabupaten Humbang Hasundutan,” tambahnya.

Sementara, Kadis Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Jakkon Halomoan Marbun, SE melaporkan bahwa tujuan pelatihan pengelolaan desa wisata ini untuk meningkatkan pengetahuan, motivasi dan kompetensi pengelola lebih professional dan berkualitas.

Baca Juga :  Disparbud Sibolga Bina Kelompok Sadar Wisata

Adapun sasaran kegiatan ini adalah agar peserta mengetahui dan memahami pengetahuan dasar pariwisata, pentingnya sapta pesona mewujudkan sadar wisata, pengembangan kelembagaan pengelola desa wisata, dan pengembangan pengelolaan produk pariwisata di desa wisata.

Pelatihan ini menghadirkan nara sumber dari Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Sumatera Utara, Dearman Tolopan Damanik AMd, Drs Efendy Sinulingga, dan Andy Eka Saputra. (des/azw)

Most Read

Artikel Terbaru

/