Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Menang Pemilu, Tapi Musda Tertahan: Golkar Sumut Suarakan Kekecewaan

J
Penulis: Johan Panjaitan❯
Sekretaris Golkar Sumut, Ilhamsyah. (ISTIMEWA/SUMUT POS)
Sekretaris Golkar Sumut, Ilhamsyah. (ISTIMEWA/SUMUT POS)

MEDAN, Sumutpos.jawapos.com-Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golongan Karya (Golkar) Sumatera Utara mengaku telah dua kali mengajukan permohonan resmi kepada Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Golkar untuk melaksanakan Musyawarah Daerah (Musda), jauh sebelum masa bakti Ketua DPD Musa Rajekshah berakhir. Namun hingga kini, permintaan tersebut tak kunjung mendapat respons.


Advertisement

Kondisi ini memunculkan dugaan kuat bahwa DPP Golkar tidak memberikan perhatian serius terhadap kepengurusan Golkar Sumut, meski daerah ini tengah berada dalam performa politik yang relatif solid dan kompetitif.

Sekretaris DPD Golkar Sumut, Ilhamsyah, mengungkapkan bahwa permohonan pertama pengajuan Musda telah disampaikan pada April 2025. Karena tak mendapat jawaban, pengurus kembali melayangkan surat kedua pada September 2025. Namun, hingga pertengahan Desember, tak satu pun mendapat tanggapan.

“Kami sudah dua kali meminta persetujuan agar Musda Golkar Sumut segera digelar. Ini penting untuk menjaga konsolidasi dan kesinambungan kepemimpinan di Sumatera Utara. Tapi sampai sekarang, tidak ada kejelasan dari DPP,” ujar Ilhamsyah, Jumat (19/12/2025).

Advertisement

Ia menyayangkan sikap DPP yang dinilai abai, terlebih jika dibandingkan dengan daerah lain yang relatif cepat mendapat restu pelaksanaan Musda.

“Kami merasa seperti tidak dianggap. Padahal Sumatera Utara adalah salah satu barometer politik nasional. Dua kali surat dikirim, tapi seolah tak pernah sampai ke meja pengambil keputusan,” tegasnya.

Ironisnya, lanjut Ilhamsyah, Golkar Sumut justru mencatat prestasi signifikan pada Pemilu 2024. Di bawah kepemimpinan Musa Rajekshah, Golkar tampil sebagai partai pemenang, meraih suara terbanyak, mengantarkan ratusan kader ke DPRD kabupaten/kota, DPRD provinsi, hingga DPR RI, serta berhasil menempatkan kader sebagai kepala daerah.

Advertisement

“Target DPP kami penuhi. Golkar Sumut menjadi juara. Itu buah kerja keras Ketua Ijeck dan seluruh jajaran, dari tingkat provinsi hingga kabupaten/kota,” katanya.

Namun, capaian tersebut dinilai tidak berbanding lurus dengan penghargaan politik dari DPP. Ilhamsyah menilai, kepentingan politik elite pusat justru berpotensi menggerus semangat dan kinerja struktur partai di daerah.

“Kami sudah berjuang mati-matian. Ketua Ijeck dan seluruh kader sudah mengorbankan banyak hal. Tapi perlakuan seperti ini jelas melukai perasaan kader di daerah,” ujarnya.

Ia berharap DPP Golkar segera bersikap adil dan proporsional, dengan memberikan perhatian serius terhadap Golkar Sumut serta membuka ruang konsolidasi melalui pelaksanaan Musda.

“Semua ini semata-mata demi membesarkan Partai Golkar, khususnya di Sumatera Utara. Jangan sampai kerja keras kader di daerah justru terhambat oleh ketidakpastian di tingkat pusat,” pungkasnya.(rel/han)

Advertisement

Artikel Terkait

Purwaningrum Nahkodai PKB Deliserdang, Bidik Lonjakan Kursi dan Pimpinan DPRD

Purwaningrum Nahkodai PKB Deliserdang, Bidik Lonjakan Kursi dan Pimpinan DPRD

Purwaningrum resmi pimpin PKB Deliserdang periode 2026-2031. Targetkan 7 kursi DPRD dan raih posisi pimpinan dewan.

26 Tahun Berproses di Golkar, Hendra Pardede Siap Berebut Kursi Ketua DPD Golkar Pematangsiantar

26 Tahun Berproses di Golkar, Hendra Pardede Siap Berebut Kursi Ketua DPD Golkar Pematangsiantar

Hendra Pardede, kader Golkar selama 26 tahun dan anggota DPRD tiga periode, siap maju sebagai Ketua DPD Golkar Pematangsiantar

Ahmad Doli Gaungkan “Rebut Kembali” di Batu Bara, Golkar Panaskan Mesin Menuju Musda dan Pemilu 2029

Ahmad Doli Gaungkan “Rebut Kembali” di Batu Bara, Golkar Panaskan Mesin Menuju Musda dan Pemilu 2029

Ahmad Doli Kurnia Tanjung gaungkan semangat Rebut Kembali, Golkar Batu Bara konsolidasi jelang Musda dan Pemilu 2029.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer