
MEDAN, SUMUT POS- Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), meninjau progres pembangunan Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Medan yang berlokasi di Jalan Flamboyan, Kota Medan, Jumat (3/7/2026).
Dalam kunjungannya, AHY memastikan pembangunan sekolah yang menjadi bagian dari program nasional tersebut hampir rampung dan siap digunakan untuk memberikan akses pendidikan berkualitas bagi masyarakat kurang mampu.
Didampingi jajaran pemerintah pusat dan pemerintah daerah, AHY meninjau langsung berbagai fasilitas yang tersedia, mulai dari ruang belajar, kantin, sarana olahraga, tempat ibadah, hingga gedung untuk kegiatan seni dan ekstrakurikuler.
AHY mengatakan Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Medan dirancang sebagai kawasan pendidikan yang lengkap, sehingga para siswa dapat belajar dengan nyaman sekaligus mengembangkan potensi di berbagai bidang.
"Di sini ada jenjang SD, SMP, dan SMA. Kapasitasnya kurang lebih 1.080 siswa, terdiri dari 540 siswa SD, kemudian masing-masing 270 siswa untuk SMP dan SMA. Setiap kelas dirancang menampung sekitar 30 orang siswa," ujar AHY.
Ia menjelaskan, sekolah tersebut tidak hanya menyediakan ruang kelas, tetapi juga dilengkapi berbagai fasilitas penunjang.
"Tempat kita berdiri saat ini adalah kantin. Kemudian ada gedung serbaguna untuk kegiatan kesenian dan berbagai aktivitas ekstrakurikuler, termasuk musik dan kegiatan lainnya. Kita ingin memastikan Sekolah Rakyat ini benar-benar memiliki fasilitas yang lengkap," katanya.
Selain itu, kawasan sekolah juga dilengkapi berbagai sarana olahraga.
"Di depan juga ada lapangan olahraga, lapangan sepak bola, mini soccer, lapangan basket, dan tadi kita juga melihat masjid yang cukup besar. Semua ini disiapkan agar anak-anak dapat belajar sekaligus mengembangkan bakat dan karakternya," ungkap AHY.



