Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Robi Barus : Pancasila Tidak Boleh Tergerus Perkembangan Zaman

J
Penulis: Juli Rambe❯
PEMBINAAN: Ketua Fraksi PDI-P DPRD Medan, Robi Barus menggelar kegiatan Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan di Kecamatan Medan Barat, Sabtu (11/7/2026). (Dok: Tim Robi Barus)
PEMBINAAN: Ketua Fraksi PDI-P DPRD Medan, Robi Barus menggelar kegiatan Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan di Kecamatan Medan Barat, Sabtu (11/7/2026). (Dok: Tim Robi Barus)

Advertisement

 

MEDAN, SUMUT POS- Perkembangan zaman kerap kali membuat generasi muda kehilangan jati diri bangsa. Padahal, Pancasila merupakan ideologi sekaligus jati diri bangsa Indonesia.

Oleh sebab itu, nilai-nilai Pancasila harus ditanamkan kepada setiap generasi muda agar Pancasila yang merupakan dasar negara tidak tergerus oleh perkembangan zaman.

Advertisement

Hal itu diungkapkan Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Medan, Robi Barus saat menggelar kegiatan Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan di Jalan Karya Gg Sehati Dalam, Kelurahan Karang Berombak, Kecamatan Medan Barat, Sabtu (11/7/2026).

"Pancasila tidak boleh tergerus perkembangan zaman. Tanamkan Pancasila sejak dini kepada anak-anak kita, jangan sampai nilai-nilai Pancasila tidak tertanam di dalam diri mereka," ucap Robi Barus.

Advertisement

Dikatakan Robi Barus pada kegiatan yang turut dihadiri perwakilan Kelurahan Karang Berombak tersebut, saat ini perkembangan zaman dan teknologi memudahkan budaya asing untuk masuk ke tengah-tengah masyarakat. Kondisi ini pun berpotensi menggeser nilai-nilai kebudayaan yang sejak dulu ditanamkan oleh para pendiri bangsa.

"Seperti budaya gotong royong, ini budaya yang sangat baik yang telah lama diajarkan oleh para pendiri bangsa kepada kita para penerus bangsa. Tapi lihat lah sekarang, generasi muda kita sudah mulai meninggalkan budaya gotong royong tersebut, saat ini para generasi muda kita cenderung bersifat individualisme atau lebih mementingkan diri sendiri," ujarnya.

Dijelaskan Robi, budaya tenggang rasa yang telah lama diajarkan oleh para pendiri bangsa melalui nilai-nilai luhur Pancasila juga mulai ditinggalkan oleh para generasi muda.

"Saat ini anak-anak muda sangat mudah terprovokasi, mudah larut dalam kemarahan dan kebencian. Jelas ini bukan jati diri bangsa kita yang dikenal sebagai bangsa yang ramah-tamah dan penuh dengan tenggang rasa," jelasnya.

Menurut Robi Barus yang duduk sebagai Anggota Komisi 1 DPRD Kota Medan itu, ada banyak hal yang dapat dilakukan agar para generasi bangsa kembali menanamkan nilai-nilai pancasila di dalam kehidupannya sehari-hari. Salah satunya, melalui kegiatan Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan yang saat ini dilakukan oleh setiap Anggota DPRD Kota Medan.

Advertisement

Artikel Terkait

Robi Barus: Setiap Warga Negara Wajib Miliki Wawasan Kebangsaan

Robi Barus: Setiap Warga Negara Wajib Miliki Wawasan Kebangsaan

Setiap warga negara, termasuk warga Kota Medan wajib memiliki wawasan kebangsaan. Dengan memiliki wawasan kebangsaan.

Hingga Pertengahan Juni, 44 Anak Jadi Korban Kekerasan di Medan, Robi Barus: Pengawasan Orangtua Harus Diperketat

Hingga Pertengahan Juni, 44 Anak Jadi Korban Kekerasan di Medan, Robi Barus: Pengawasan Orangtua Harus Diperketat

Hingga 14 Juni 2026, tercatat 39 kasus kekerasan terhadap anak di Medan. Robi Barus meminta orang tua memperketat pengawasan anak.

Gelar Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wasbang Perdana di Kota Medan, Robi Barus : Pancasila Merupakan Jati Diri Bangsa

Gelar Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wasbang Perdana di Kota Medan, Robi Barus : Pancasila Merupakan Jati Diri Bangsa

Robi Barus saat menyelenggarakan Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan di Jalan Laboratorium, Kelurahan Kesawan.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer