Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

dr Dimas Sofani Lubis: Gotong Royong Warisan Pendiri Bangsa yang Harus Terus Dihidupkan

J
Penulis: Johan Panjaitan❯
Anggota DPRD Kota Medan, dr Dimas Sofani Lubis menggelar kegiatan Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan di Jalan Dwikora, Minggu (12/7/2026).(Markus Pasaribu/Sumut Pos)
Anggota DPRD Kota Medan, dr Dimas Sofani Lubis menggelar kegiatan Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan di Jalan Dwikora, Minggu (12/7/2026).(Markus Pasaribu/Sumut Pos)

Advertisement

 

MEDAN, Sumutpos.jawapos.com – Semangat gotong royong dinilai tetap menjadi fondasi penting dalam menjaga persatuan dan menyelesaikan berbagai persoalan di tengah masyarakat. Nilai tersebut merupakan warisan para pendiri bangsa sekaligus wujud nyata pengamalan Pancasila yang harus terus dipelihara di tengah derasnya arus perubahan zaman.

Hal itu disampaikan Anggota DPRD Kota Medan dari Fraksi Partai Golkar, dr Dimas Sofani Lubis, saat menggelar kegiatan Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan di Jalan Dwikora, Kelurahan Tanjungrejo, Kecamatan Medan Sunggal, Minggu (12/7/2026).

Advertisement

Menurut Dimas, gotong royong bukan sekadar budaya yang diwariskan turun-temurun, melainkan cerminan nilai-nilai luhur Pancasila yang mampu memperkuat solidaritas dan kebersamaan di tengah kehidupan bermasyarakat.

"Gotong royong merupakan warisan para pendiri bangsa. Gotong royong adalah pengamalan nyata dari nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila," ujarnya.

Advertisement

Dalam kegiatan yang turut dihadiri perwakilan Kecamatan Medan Sunggal, Kelurahan Tanjungrejo, serta Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sumatera Utara, Dadang Darmawan Pasaribu, Dimas mengungkapkan keprihatinannya terhadap mulai memudarnya budaya gotong royong di tengah masyarakat.

Padahal, menurutnya, berbagai persoalan lingkungan maupun sosial akan lebih mudah diselesaikan apabila masyarakat memiliki semangat bekerja bersama.

"Kalau gotong royong terus dijaga, banyak persoalan bisa diselesaikan dengan lebih mudah. Lingkungan juga akan menjadi lebih bersih apabila masyarakat rutin bergotong royong membersihkannya setiap minggu," katanya.

Kepling Diminta Menjadi Teladan

Dialog yang berlangsung dalam kegiatan tersebut juga diwarnai berbagai masukan dari masyarakat.

Salah seorang warga, Robert, berharap pemerintah kelurahan bersama kepala lingkungan dapat menjadi ujung tombak dalam menanamkan nilai-nilai Pancasila kepada masyarakat melalui keteladanan.

Menurutnya, pemahaman mengenai Pancasila tidak cukup hanya disampaikan melalui imbauan, tetapi harus diwujudkan dalam tindakan nyata, termasuk menghidupkan kembali budaya gotong royong.

Advertisement

Artikel Terkait

Dr Dimas Sofani : Pancasila Solusi dari Setiap Permasalahan Berbangsa dan Bernegara..

Dr Dimas Sofani : Pancasila Solusi dari Setiap Permasalahan Berbangsa dan Bernegara..

Dr Dimas Sofani menegaskan Pancasila adalah solusi permasalahan bangsa melalui nilai gotong royong dan penguatan wawasan kebangsaan.

Warga Keluhkan Pelayanan Kurang Ramah di Pustu Tanjungsari, dr Dimas: Petugas Kesehatan Harus Melayani dengan Senyum

Warga Keluhkan Pelayanan Kurang Ramah di Pustu Tanjungsari, dr Dimas: Petugas Kesehatan Harus Melayani dengan Senyum

Warga Medan Selayang keluhkan pelayanan kurang ramah di Pustu Tanjungsari. dr Dimas minta petugas kesehatan utamakan pelayanan humanis.

Dr Dimas Sofani Lubis : Masyarakat Harus Bangga dengan Pancasila

Dr Dimas Sofani Lubis : Masyarakat Harus Bangga dengan Pancasila

Pancasila merupakan dasar negara dan ideologi bangsa yang patut untuk dibanggakan seluruh warga negara Indonesia.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer