Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Rico Waas Tegaskan Operasional BRT Tidak Boleh Ganggu APBD Medan

J
Penulis: Juli Rambe❯
Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas. (Dok: Markus Pasaribu/Sumut Pos)
Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas. (Dok: Markus Pasaribu/Sumut Pos)

Advertisement

 

MEDAN, SUMUT POS- Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, mengaku akan menindaklanjuti rekomendasi Komisi 4 DPRD Kota Medan terkait tingginya operasional 280 unit Bus Rapid Transit (BRT) Mebidang di Kota Medan yang ditaksir akan mencapai Rp500 Miliar pertahun.

Rico Waas mengatakan, pihaknya sepakat dengan rekomendasi yang disampaikan oleh Komisi 4 DPRD Kota Medan agar anggaran sebesar itu dapat ditanggung oleh APBN.

Advertisement

"Untuk itu, kita akan konsultasikan ke Kementerian Perhubungan tentang skema pembiayaan operasional BRT tersebut," ucap Rico Waas saat dikonfirmasi Sumut Pos, Selasa (1/9/2026).

Dikatakan Rico Waas, dirinya memahami bahwa BRT Mebidang merupakan moda transportasi modern yang sangat dibutuhkan oleh Kota Medan. Akan tetapi, APBD Kota Medan tidak boleh terbebani terlalu besar sehingga membuat APBD menjadi tidak sehat.

Advertisement

"Kita pahami itu, sebab kita masih membutuhkan APBD Kota Medan untuk pembangunan-pembangunan lainnya, mulai dari pembangunan infrastruktur, jalan, dan lain sebagainya," ujarnya.

Dijelaskan Rico Waas, APBD Kota Medan harus digunakan secara efektif dan efisien. Oleh sebab itu, Pemko Medan akan mempelajari kembali skema pembiayaan BRT Mebidang di Kota Medan.

"Dari sisi anggaran, APBD kita tentu butuh alokasi yang cukup. Untuk itu kita akan konsultasikan bagaimana agar APBD kita tetap efisien. Artinya, secara rinci anggaran pembiayaan tersebut harus benar-benar kita pelajari dan kita teliti dengan baik," katanya.

Rico Waas menegaskan, Pemko Medan mendukung penuh pelaksanaan BRT Mebidang di Kota Medan. Akan tetapi, diharapkan APBD Kota Medan tidak terbebani terlalu besar dari beroperasinya 280 unit BRT Mebidang yang akan segera beroperasi.

"Intinya, harapan kami ini bisa berjalan dengan baik, tapi APBD tetap sehat dan tidak terbebani," pungkasnya.

Advertisement

Artikel Terkait

Usai Dikritik, Ini Alasan Rico Waas Tak Hadiri Peresmian BRT Mebidang di Lubuk Pakam

Usai Dikritik, Ini Alasan Rico Waas Tak Hadiri Peresmian BRT Mebidang di Lubuk Pakam

Rico waas memberikan alasan kenapa dirinya tidak dapat hadir saat persemian brt di Lubuk Pakam. Dia menyatakan karena ada kegiatan

Bobby Nasution Resmikan BRT Mebidang

Bobby Nasution Resmikan BRT Mebidang

BRT Mebidang resmi dilaunching. Ini akan menjadi alat akomodasi dan mempercepat lalu lintas di Medan, Binjai dan Deliserdang.

Penebangan dan Penanaman Pohon Pengganti akibat Pembangunan BRT Ditargetkan Rampung Oktober 2026

Penebangan dan Penanaman Pohon Pengganti akibat Pembangunan BRT Ditargetkan Rampung Oktober 2026

Penanaman pohon pengganti akibat pembangunan pohon akan ditarget rampung hingga Oktober 2026.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer