Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Hasil Tes Urine Negatif, Pengemudi Denza Tabrakan Beruntun  Minta Maaf dan Siap Bertanggung Jawab

J
Penulis: Johan Panjaitan❯
Kondisi BYD Denza milik Brito Napitupulu yang terlibat kecelakaan lalu lintas (lalin) selaku pelaku tabrakan beruntun di Jalan Mangkubumi dan Jalan Jenderal Sudirman Kota Medan, Sabtu (24/10/2026).(Dok : Sat Lantas Polrestabes Medan)
Kondisi BYD Denza milik Brito Napitupulu yang terlibat kecelakaan lalu lintas (lalin) selaku pelaku tabrakan beruntun di Jalan Mangkubumi dan Jalan Jenderal Sudirman Kota Medan, Sabtu (24/10/2026).(Dok : Sat Lantas Polrestabes Medan)

Advertisement

 

MEDAN, Sumutpos.jawapos.com– Pengemudi mobil BYD Denza yang terlibat tabrakan beruntun di Jalan Mangkubumi dan Jalan Jenderal Sudirman, Kota Medan, Sabtu (24/10/2026), akhirnya menyampaikan permohonan maaf. Britto Naputulu (BN), warga Medan Polonia, mengaku menyesali peristiwa tersebut dan menyatakan kesiapannya bertanggung jawab atas kerugian yang dialami para korban.

Melalui keluarganya, Doni Siregar, BN mengakui kurang mengontrol kecepatan kendaraan saat berkendara. Ia disebut sedang terburu-buru menghadiri sebuah acara di Medan. Namun, kondisi tersebut tidak mengubah penyesalannya atas kecelakaan yang mengakibatkan sejumlah warga mengalami luka-luka dan kendaraan mengalami kerusakan.

Advertisement

BN juga menegaskan tidak akan menghindari tanggung jawab, baik secara hukum maupun terhadap kerugian yang dialami para korban.

"Saya benar-benar memohon maaf atas terjadinya tabrakan beruntun. Saya menyesal dan tidak akan lari dari tanggung jawab hukum maupun kerugian para korban," ujar BN melalui Doni kepada wartawan di Medan, Senin (26/10/2026).

Advertisement

Doni menjelaskan, kecelakaan tersebut tidak dilatarbelakangi unsur kesengajaan. Menurutnya, BN saat itu hendak menghadiri suatu acara dan kemungkinan merasa khawatir terlambat sehingga berupaya tiba lebih cepat.

"BN memang ada mau mengisi suatu acara. Mungkin dia merasa akan telat, sehingga ingin bagaimana biar tiba lebih cepat. Namun sangat disayangkan, harus terjadi tabrakan beruntun ini," jelas Doni.

Ia juga menegaskan bahwa BN tidak berada di bawah pengaruh zat terlarang maupun faktor lain saat mengemudikan kendaraan. Hal itu, menurut Doni, diperkuat hasil tes urine yang dilakukan kepolisian.

"Apalagi bahwa hasil tes urine yang dikeluarkan kepolisian kemarin terhadap BN selaku pengemudi adalah negatif. Artinya tidak ada pengaruh alkohol atau sejenisnya," sebut Doni.

Sebelumnya, Kasat Lantas Polrestabes Medan AKBP Sri Lestari Widodo juga menyampaikan bahwa hasil pemeriksaan urine BN negatif. Pemeriksaan tersebut dilakukan di RS Bhayangkara.

"Kalau tes urine di RS Bhayangkara hasilnya negatif," kata AKBP Sri Lestari Widodo, Sabtu (24/10/2026).

Advertisement

Artikel Terkait

3 Truk Hino Tabrakan Beruntun di Jalinsum Labusel

3 Truk Hino Tabrakan Beruntun di Jalinsum Labusel

Tiga truk Hino terlibat kecelakaan beruntun di Jalinsum Labusel. Tak ada korban jiwa, kerugian ditaksir Rp100 juta.

Diduga Rem Blong, Tabrakan Beruntun di Depan Rumdis Bupati Deliserdang, Tiga Orang Terluka

Diduga Rem Blong, Tabrakan Beruntun di Depan Rumdis Bupati Deliserdang, Tiga Orang Terluka

Diduga rem blong, truk Fuso picu tabrakan beruntun di Jalinsum Lubukpakam depan Rumdis Bupati Deliserdang. Tiga orang terluka.

Pengemudi Wajib Tahu! 5 Kebiasaan Ini Bikin Cepat Lelah dan Berisiko di Jalan

Pengemudi Wajib Tahu! 5 Kebiasaan Ini Bikin Cepat Lelah dan Berisiko di Jalan

5 kebiasaan sepele yang membuat pengemudi cepat lelah saat berkendara, mulai dari duduk terlalu lama hingga mengabaikan rasa kantuk.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer