Pemprov Sumut Mulai Aspal Jalan Tanah Abang-Galang Sepanjang 2,5 Km

MEDAN, Sumutpos.Jawapos.com – Setelah lama dikeluhkan akibat rusak parah, berdebu, dan dipenuhi lubang, ruas Jalan Tanah Abang-Galang-Batas Serdangbedagai (Sergai) di Kabupaten Deli Serdang akhirnya mulai diperbaiki. Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) kini mengerjakan pengaspalan dengan target penanganan sepanjang 2,5 kilometer.
Perbaikan ini menjadi langkah untuk mengatasi persoalan infrastruktur yang selama ini mengganggu aktivitas masyarakat. Kondisi jalan yang buruk bukan hanya memperlambat perjalanan, tetapi juga meningkatkan risiko kecelakaan, terutama bagi pengendara sepeda motor.
Kepala Dinas Bina Marga, Bina Konstruksi dan Cipta Karya (BMBKCK) Sumut, Chandra Dalimunthe, mengatakan pekerjaan perbaikan mulai dilaksanakan setelah Gubernur Sumut Bobby Nasution meninjau langsung kondisi jalan tersebut dan menekankan pentingnya penanganan atas keluhan masyarakat.
“Perbaikan ruas jalan Tanah Abang-Galang-Batas Serdangbedagai mulai dilaksanakan setelah adanya peninjauan Gubernur Sumatera Utara. Saat ini, pekerjaan sudah memasuki tahap pengaspalan dengan target penanganan sepanjang 2,5 kilometer,” ujar Chandra, Kamis (29/10/2026).
Berdasarkan data perkembangan pekerjaan hingga 23 Oktober 2026, progres perbaikan telah mencapai 27,10 persen. Pengerjaan pun terus berjalan untuk meningkatkan kualitas jalan yang menjadi akses penting bagi masyarakat setempat.
Chandra menegaskan, penanganan tersebut tidak sekadar memperbaiki badan jalan, tetapi juga bertujuan meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan.
“Perbaikan ini diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan, sekaligus memperlancar mobilitas masyarakat. Dengan kondisi jalan yang lebih baik, aktivitas warga dan distribusi barang maupun jasa juga diharapkan semakin lancar,” katanya.
Dorong Mobilitas dan Ekonomi Warga
Kerusakan jalan selama ini berpotensi menambah waktu tempuh, meningkatkan biaya operasional kendaraan, serta menghambat distribusi barang dan hasil usaha. Debu yang muncul saat kendaraan melintas juga menjadi gangguan bagi masyarakat di sekitar ruas jalan tersebut.
Karena itu, pengaspalan diharapkan mampu memberikan manfaat langsung bagi warga, mulai dari perjalanan yang lebih nyaman hingga akses transportasi yang lebih aman. Infrastruktur yang memadai juga menjadi penopang penting bagi kelancaran aktivitas ekonomi dan konektivitas antarwilayah.



