
MEDAN, SUMUT POS- Rendahnya serapan anggaran belanja daerah Dinas Perumahan Kawasan Permukiman Cipta Karya dan Tata Ruang (PKPCKTR) Kota Medan menjadi atensi serius bagi Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas.
Bagaimana tidak, meski sudah di penghujung Tahun 2026, serapan anggaran belanja OPD yang dipimpin John Ester Lase tersebut bahkan masih di bawah 30 persen.
Dengan angka di bawah 30 persen tersebut, hingga saat ini Dinas PKPCKTR Kota Medan masih menjadi OPD dengan realisasi anggaran terendah di lingkungan Pemko Medan.
"Benar (realisasi belanja Dinas PKPCKTR Medan masih di bawah 30 persen). Ini sudah menjadi atensi juga oleh Pak Wali," ucap Pj Sekda Kota Medan, Erfin Fachrurrazi kepada Sumut Pos, Rabu (4/11/2026).
Dikatakan Erfin, Wali Kota Medan terus memantau perkembangan realisasi belanja daerah seluruh OPD di lingkungan Pemko Medan, termasuk Dinas PKPCKTR Kota Medan yang merupakan salah satu OPD dengan anggaran terbesar sekaligus salah satu OPD yang bersentuhan langsung dengan pembangunan infrastruktur.
"Semua OPD diatensi realisasi program nya oleh Pak Wali, termasuk Dinas PKPCKTR yang realisasinya masih rendah," ujarnya.
Erfin menegaskan, realisasi anggaran di Dinas PKPCKTR Kota Medan akan terus dipantau dan di evaluasi oleh Wali Kota Medan setiap minggunya.
"Kita cek terus perkembangannya. Terus di pantau perkembangan realisasi nya, karena sudah menjadi atensi juga oleh Pak Wali. Tiap minggu kita evaluasi terus," tegasnya.
Seperti diketahui, Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas baru saja menggelar Rapat Evaluasi dan Proyeksi Realisasi Pendapatan dan Belanja OPD Pemko Medan TA 2026 pada Senin, 2 November 2026 lalu. Dalam rapat tersebut terungkap bahwa realisasi anggaran belanja Dinas PKPCKTR Kota Medan masih di bawah 30 persen.



