Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sosialisasikan Perda di Pulo Brayan Bengkel, Zulkarnaen Sesalkan Ketidakhadiran Camat dan Lurah

J
Penulis: Juli Rambe❯
SOSPER: Wakil Ketua DPRD Kota Medan Fraksi Partai Gerindra, H. Zulkarnaen S.K.M menggelar Sosialisasi Perda Kota Medan No.7 Tahun 2024 di Kelurahan Pulo Brayan Bengkel, Kecamatan Medan Timur, Sabtu (7/11/2026). (Dok: Markus Pasaribu/Sumut Pos)
SOSPER: Wakil Ketua DPRD Kota Medan Fraksi Partai Gerindra, H. Zulkarnaen S.K.M menggelar Sosialisasi Perda Kota Medan No.7 Tahun 2024 di Kelurahan Pulo Brayan Bengkel, Kecamatan Medan Timur, Sabtu (7/11/2026). (Dok: Markus Pasaribu/Sumut Pos)

Advertisement

 

MEDAN, SUMUT POS- Wakil Ketua DPRD Kota Medan Fraksi Partai Gerindra, H. Zulkarnaen S.K.M, menyesalkan ketidakhadiran Plt Camat Medan Timur dan Lurah Pulo Brayan Bengkel dalam kegiatan Sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Kota Medan No.7 Tahun 2024 tentang Perubahan atas Perda Nomor 6 Tahun 2015 tentang Pengelolaan Persampahan di Jalan Pasar (Lapangan Bola), Kelurahan Pulo Brayan Bengkel, Kecamatan Medan Timur, Sabtu (7/11/2026).

Ditegaskan Zulkarnaen pada kegiatan yang dihadiri perwakilan Kecamatan Medan Timur, perwakilan Kelurahan Polo Brayan Bengkel, perwakilan Dinas Lingkungan Hidup (DLH), perwakilan Dinas SDABMBK dan perwakilan Dinas Perhubungan tersebut, ketidakhadiran Camat dan Lurah merupakan bukti ketidakpedulian kedua pemimpin kewilayahan tersebut terhadap masalah yang dihadapi warganya.

"Masalah persampahan ini sangat krusial, sebab ini berkaitan langsung dengan masalah banjir, apalagi Medan Timur dan Pulo Brayan Bengkel ini menjadi salah satu kawasan yang sering tergenang banjir. Tetapi ketika saat ini saya menggelar Sosialisasi Perda tentang Pengelolaan Persampahan, Plt Camat (Medan Timur) dan Lurah (Pulo Brayan Bengkel) justru tidak hadir. Ini bukti bahwa Camat dan Lurah tidak peduli kepada warganya," ucap Zulkarnaen.

Ditegaskan Zulkarnaen, Kota Medan mengalami banjir besar di bulan November pada dua tahun berturut-turut, yakni pada 27 November 2024 dan 27 November 2025. Saat itu, warga Kota Medan pada umumnya dan warga Kelurahan Pulo Brayan Bengkel pada khususnya turut mengalami dampak dari banjir besar tersebut.

Advertisement

"Sekarang sudah bulan November, sudah memasuki musim penghujan juga. Harusnya Camat dan Lurah ikut hadir disini, kita fokus membahas solusi dari potensi bencana banjir yang mungkin akan terjadi. Salah satunya dengan mengoptimalkan pengangkutan sampah, karena memang tugas pengangkutan sampah ada pada kecamatan dan kelurahan," tegasnya.

Zulkarnaen mengungkapkan, dirinya terus mendorong Pemko Medan melalui Dinas Lingkungan Hidup untuk menambah armada pengangkutan sampah, mulai dari truk pengangkut sampah hingga becak pengangkut sampah. Hasilnya, Pemko Medan dipastikan akan menambah 177 unit armada pengangkut sampah di tahun 2027 dengan rincian 26 unit truk sampah dan 151 unit becak sampah.

"Kita di DPRD Medan serius menangani masalah sampah, begitu juga dengan DLH. Jangan sampai kecamatan dan kelurahan yang justru tidak serius dalam menangani masalah persampahan ini," ketusnya.

Pada kesempatan itu, Zulkarnaen turut memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya mengelola sampah rumah tangga secara cerdas.

"Tidak semua sampah harus dibuang, kita harus cerdas dalam mengelola sampah, sebab ada sampah yang masih bisa di daur ulang sehingga menghasilkan uang," ujarnya.

Advertisement

Artikel Terkait

Peringati HUT ke-75 Presiden Prabowo, Zulkarnaen SKM Beri 7 Hadiah Umrah Gratis untuk Warga Medan

Peringati HUT ke-75 Presiden Prabowo, Zulkarnaen SKM Beri 7 Hadiah Umrah Gratis untuk Warga Medan

Zulkarnaen SKM memberikan hadiah umrah gratis pada 7 warga Medan untuk merayaakn HUT Presiden Prabowo ke-75.

Zulkarnaen SKM : Layanan Kesehatan Merupakan Masalah Sentral dan Hajat Hidup Orang Banyak

Zulkarnaen SKM : Layanan Kesehatan Merupakan Masalah Sentral dan Hajat Hidup Orang Banyak

Wakil Ketua DPRD Medan H. Zulkarnaen S.K.M menegaskan pentingnya layanan kesehatan yang berkualitas bagi masyarakat melalui program UHC dan

Zulkarnaen SKM Minta Pemko Pertimbangkan Belajar Daring karena Udara yang Tidak Sehat

Zulkarnaen SKM Minta Pemko Pertimbangkan Belajar Daring karena Udara yang Tidak Sehat

Pimpinan DPRD Medan, Zulkarnaen SKM meminta agar pembelakaran tatap muka dihentikan sementara. Karena udara yang sangat tidak sehat.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer