28.9 C
Medan
Wednesday, February 28, 2024
spot_img
spot_img

Proses Pemulangan Haji Sumut Tuntas, Empat Jamaah Masih Dirawat di Saudi

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Proses pemulangan jamaah haji asal Sumatera Utara (Sumut) tuntas. Namun, masih ada empat jamaah haji Sumut yang tinggal di Arab Saudi, karena sakit dan harus mendapatkan perawatan intensif.

Ketua PPIH Debarkasi Medan, Ahmad Qosbi mengatakan, saat ini jamaah haji Sumut yang telah kembali ke rumah masing-masing sebanyak 8.120 orang. Sedangkan 37 jamaah wafat di Tanah Suci. “Kami tetap berupaya memberikan pelayanan, tidak karena sedikit atau banyaknya. Semua jamaah Sumut, insyaa-Allah kami perlakukan dengan ikhtiar dan upaya kami, bagaimana bapak ibu merasa puas dengan pelaksanaan ibadah haji ini,” kata Ahmad Qosbi di sela-sela penyambutan 17 jamaah haji yang tergabung dalam kloter 24 asal Labuhanbatu, Simalungun, Batubara, Binjai, Tapsel, dan Padangsidimpuan.

Kepala Kanwil Kemenag Sumut ini mengajak jamaah agar menjaga kemabruran ibadah haji, yang pelaksanaannya susah payah dilakukan. Dia berharap gelar haji yang disandang bisa menjadi penyejuk untuk lingkungan dan membawa kenyaman untuk keluarga.

“Pelihara haji ini, dari sekarang hingga akhir hayat, supaya ganjarannya surga. Banyak uang dan ingin mendaftar, jamaah yang menunaikan ibadah haji tahun ini, baru bisa mendaftar 10 tahun mendatang. Daftar tahun 2033, mungkin masa tunggunya sudah 40 tahun. Untuk itu dijaga dan dipelihara haji ini,” urainya.

Selain itu, dia juga menyampaikan permohonan maaf atas nama panitia, jika dalam memberikan pelayanan terdapat kesalahan. Dalam kesempatan yang sama, Qosbi juga mengajak seluruh jamaah berdoa untuk kesembuhan 4 orang lainnya yang masih menjalani perawatan di Tanah Suci. “Tentunya saya mengharapkan doa dari kita semua, karena dari 8.163 orang yang kita diberangkatkan, rupanya ketentuan Allah seperti itu, ada 4 lagi yang dirawat di Arab Saudi,” sebutnya.

Keempat jamaah yang masih tinggal di Tanah Suci tersebut masing-masing, Chorid Ulung Tholib asal Batubara dari kloter 13 dengan manifes 195, Ishak Kamsah Marjaya asal Medan kloter 15 manifes 310, Fakih Harun dari kloter 17 manifes 294 asal Padang Lawas dan Jahrima Mangaraja Suman Harahap asal kabupaten Padang Lawas Utara.

Meski kloter telah berakhir lanjutnya, PPIH Debarkasi Medan tetap berkomitmen untuk tetap melayani para jamaah yang masih mendapatkan perawatan di Arab Saudi. “Kami tetap berkomitmen untuk jamaah yang 4 orang lagi, kapanpun pulang tetap kami layani untuk memberikan kepuasan terhadap tamu Allah,” pungkas Qosbi. (man/adz)

MEDAN, SUMUTPOS.CO – Proses pemulangan jamaah haji asal Sumatera Utara (Sumut) tuntas. Namun, masih ada empat jamaah haji Sumut yang tinggal di Arab Saudi, karena sakit dan harus mendapatkan perawatan intensif.

Ketua PPIH Debarkasi Medan, Ahmad Qosbi mengatakan, saat ini jamaah haji Sumut yang telah kembali ke rumah masing-masing sebanyak 8.120 orang. Sedangkan 37 jamaah wafat di Tanah Suci. “Kami tetap berupaya memberikan pelayanan, tidak karena sedikit atau banyaknya. Semua jamaah Sumut, insyaa-Allah kami perlakukan dengan ikhtiar dan upaya kami, bagaimana bapak ibu merasa puas dengan pelaksanaan ibadah haji ini,” kata Ahmad Qosbi di sela-sela penyambutan 17 jamaah haji yang tergabung dalam kloter 24 asal Labuhanbatu, Simalungun, Batubara, Binjai, Tapsel, dan Padangsidimpuan.

Kepala Kanwil Kemenag Sumut ini mengajak jamaah agar menjaga kemabruran ibadah haji, yang pelaksanaannya susah payah dilakukan. Dia berharap gelar haji yang disandang bisa menjadi penyejuk untuk lingkungan dan membawa kenyaman untuk keluarga.

“Pelihara haji ini, dari sekarang hingga akhir hayat, supaya ganjarannya surga. Banyak uang dan ingin mendaftar, jamaah yang menunaikan ibadah haji tahun ini, baru bisa mendaftar 10 tahun mendatang. Daftar tahun 2033, mungkin masa tunggunya sudah 40 tahun. Untuk itu dijaga dan dipelihara haji ini,” urainya.

Selain itu, dia juga menyampaikan permohonan maaf atas nama panitia, jika dalam memberikan pelayanan terdapat kesalahan. Dalam kesempatan yang sama, Qosbi juga mengajak seluruh jamaah berdoa untuk kesembuhan 4 orang lainnya yang masih menjalani perawatan di Tanah Suci. “Tentunya saya mengharapkan doa dari kita semua, karena dari 8.163 orang yang kita diberangkatkan, rupanya ketentuan Allah seperti itu, ada 4 lagi yang dirawat di Arab Saudi,” sebutnya.

Keempat jamaah yang masih tinggal di Tanah Suci tersebut masing-masing, Chorid Ulung Tholib asal Batubara dari kloter 13 dengan manifes 195, Ishak Kamsah Marjaya asal Medan kloter 15 manifes 310, Fakih Harun dari kloter 17 manifes 294 asal Padang Lawas dan Jahrima Mangaraja Suman Harahap asal kabupaten Padang Lawas Utara.

Meski kloter telah berakhir lanjutnya, PPIH Debarkasi Medan tetap berkomitmen untuk tetap melayani para jamaah yang masih mendapatkan perawatan di Arab Saudi. “Kami tetap berkomitmen untuk jamaah yang 4 orang lagi, kapanpun pulang tetap kami layani untuk memberikan kepuasan terhadap tamu Allah,” pungkas Qosbi. (man/adz)

spot_img

Artikel Terkait

spot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Most Read

Artikel Terbaru

/