Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Nasution Gagal Pulang Akibat Pingsan

Admin-1 Sumut Pos • Senin, 19 September 2016 | 10:24 WIB
Photo
Photo
Foto: SUTAN SIREGAR/SUMUT POS
Petugas haji melakukan scan tubuh pada seorang jamaah haji saat tiba di Asrama Haji Embarkasi Medan, Minggu (18/9/2016). Pemeriksaan tersebut untuk mengantisipasi adanya virus MERS-CoV pada jamaah haji usai menunaikan ibadah haji 2016.

MEDAN, SUMUTPOS.CO - Keterlambatan penerbangan terhadap jemaah Haji Kloter 1 Debarkasi Medan dari Jeddah, Sabtu (17/9) menelan korban. Seorang Haji yang belakangan diketahui bernama Makmur Amas Nasution, jatuh pingsan sehingga harus dirawat di klinik di Bandara Jeddah.


Akibatnya, Haji berusia 60 tahun itu, terlambat kembali ke Tanah Air, bersama jemaah Haji Kloter I Debarkasi Medan.


"Infonya karena kurang cairan. Padahal paspornya sudah dicap. Saat pemeriksaan paspor kedua, tiba-tiba dia terjatuh, " ujar Petugas Haji Daerah Padang Lawas, Rahmad Mujahid yang tiba di Asrama Haji Medan, Minggu (18/9) pagi.


Dikatakan Rahmad, tiket pesawat sesuai jadwal keberangkatan dari Jeddah pukul 14.30 waktu setempat, sementara rombongan Kloter I tiba di bandara sekitar pukul 09.30 waktu setempat.


" Memang saat tiba pagi hari di bandara kami dibagikan makanan oleh PPIH Bandara. Tapi begitu jadwal berangkat molor, kami tidak dikasih makanan tambahan lagi, " lanjut Rahmad.


Dia menyesalkan pihak bandara atau maskapai tidak ada memberitahukan soal keterlambatan jadwal penerbangan tersebut. Jamaah Haji hanya diarahkan ke Imigrasi untuk pemeriksaan paspor kedua, sebelum masuk pesawat.


Saat pemeriksaan kedua itulah, dikatakan Makmur Amas Nasution, jatuh pingsan hingga akhirnya dilarikan ke klinik Bandara.


"Seingat saya tim dokter kami sempat mengingatkan pihak PPIH sektor Bandara Jeddah soal kesehatan dan ketahanan stamina jamaah. Menurut perkiraan saya akibat kelamaan delay, stamina menjadi turun," tukas Rahmad.


Menurut Rahmad, saat menunggu delay, banyak Haji yang haus dan lapar sehingga terpaksa membeli air mineral di Bandara. ‘’Saya cuma bisa beli beberapa botol dan dibagikan secara terbatas,’’ katanya. Jamaah Haji baru diberi makan ketika di dalam pesawat.


" Namun saat di pesawat, ada beberapa jemaah yang muntah-muntah, mungkin karena terlambat makan siang. Bahkan saya sampai minum obat di pesawat, " sambung Rahmad.


Begitupun isteri dari Makmur Amas Nasution yang bernama Roslaini Lubis, tetap ikut pulang bersama jemaah Haji Kloter I Debarkasi Medan. Disebut Rahmad, hal itu karena Petugas memberitahukan pada Roslaini jika Makmur Amas Nasution akan segera pulang setelah pulih.

Terpisah, Humas PPIH Debarkasi Medan, Imam Mukhair mengakui, pemulangan jemaah Haji Kloter I Debarkasi Medan, terjadi keterlambatan, dari jadwal yang sudah ditetapkan. Namun, Imam juga mengaku kalau dirinya tidak mengetahui penyebab keterlambatan itu. Dikatakan Imam, jemaah Haji Kloter I Debarkasi Medan yang telah dijadwalkan berangkat dari Jeddah pukul 14.30 WAS, menjadi berangkat pukul 17.00 WAS. Oleh karena itu, disebut Imam jemaah Haji Kloter I Debarkasi Medan, tiba di KNIA pukul 05.45 WIB.


" Tadi tiba di Asrama Haji pukul 07.35 WIB. Setelah pemeriksaan dan lainnya di Aula I Madinatul Hujjaj, meninggalkan Asrama Haji pukul 10.50 WIB, dengan Bus yang disediakan oleh Pemkab Padang Lawas, " ungkap Imam.


Disinggung ada Haji yang gagal ikut pulang bersama Jemaah Haji Kloter I Debarkasi Medan, Imam mengakuinya. Disebut Imam, Haji tersebut sakit dan sedang dirawat Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) di Jeddah. Namun Imam mengaku tidak mengetahui sakit yang diderita Haji atas nama Makmur Amas Nasution itu.


" Jadi untuk Kloter I ini, ada 2 orang yang tidak ikut pulang. Pertama karena wafat atas nama Nursaida Juaro Harahap dan karena sakit atas nama Makmur Anas Nasution, " sambung Imam.


Dengan demikian, disebut Imam kalau jumlah jemaah Haji yang pulang bersama Kloter 1 Debarkasi Medan, adalah 391 orang. Disebut Imam, 3 orang Haji yang pada saat pemberangkatan terpaksa berangkat bersama Kloter 3 Embarkasi Medan pada Kamis (11/8) kemarin, karena terkendala visa, ikut pulang bersama Kloter awal mereka yaitu Kloter I. Disebut Imam ketiga Haji itu adalah Rahmad Mujahid Pakih, Muhammad Nasrun Tanjung, dan isterinya Ummi Kalsum.


Disinggung soal Haji yang tertahan di Bidang Kesehatan karena terjangkit virus atau sebagainya, disebut Imam tidak ada. Dikatakan Imam jika Jemaah Haji Kloter I Debarkasi Medan yang tiba di Asrama Haji Medan, semuanya dalam keadaan aman. Disebut Imam, Jemaah Haji Kloter I Debarkasi Medan, semuanya sudah meninggalkan Asrama Haji Medan.


" Syukur Alhamdulillah Jemaah Haji kita sudah tiba di Medan. Akan kita bawa ke Padang Lawas langsung. Namun ada 1 orang wafat di Tanah Suci. Dari Pemkab, kita rencanakan akan kita beri santunan kepada keluarga yang ditinggalkan, " ujar Bupati Padang Lawas, Sutan Harahap di Asrama Haji Medan. (ain/val) Editor : Admin-1 Sumut Pos
#ibadah haji #jamaah haji pingsan