Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Peringatan Dini Banjir Rob di Medan Utara, Puncak Terjadi 4–6 Desember Dini Hari

Juli Rambe • Rabu, 3 Desember 2025 | 19:15 WIB
Kepala Badan Meteorologi Klimatologi Dan Geofisika Stasiun Meteorologi Kelas II Belawan, Sugiyono
Kepala Badan Meteorologi Klimatologi Dan Geofisika Stasiun Meteorologi Kelas II Belawan, Sugiyono

 

BELAWAN, SUMUT POS- Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan peringatan dini potensi banjir rob atau pasang maksimum untuk wilayah Medan Utara.

Kepala Stasiun Meteorologi Maritim Belawan, Sugiyono, mengatakan peringatan ini berlaku pada 1–9 Desember 2025, dengan ketinggian pasang maksimum diprediksi mencapai 2,7 meter. Ia menegaskan, tinggi 2,7 meter tersebut merupakan ketinggian rob, bukan tinggi gelombang laut.

“Tinggi rob dihitung dari titik surut terendah air laut. Sedangkan tinggi gelombang dihitung dari rata-rata permukaan laut yang dipengaruhi angin, arus, dan faktor lainnya. Jadi, keduanya berbeda,” jelasnya saat dikonfirmasi Sumut Pos, Rabu (3/12/2025).

Sugiyono menjelaskan adapun wilayah yang berpotensi terdampak meliputi Medan Labuhan, Medan Marelan, Medan Belawan, khususnya kawasan pesisir dan permukiman dekat laut.

Sugiyono juga menegaskan bahwa banjir rob tidak berkaitan dengan bencana banjir maupun siklon yang terjadi dalam beberapa hari terakhir.

“Tidak ada hubungan atau keterkaitan. Namun, jika pada saat rob terjadi hujan, maka genangan bisa menjadi lebih luas dan dampaknya lebih besar,” ucapnya.

Ia menjelaskan, puncak ketinggian rob diprediksi berlangsung pada 4–6 Desember 2025, terutama pada pukul 01.00–04.00 WIB (dini hari). Pada jam-jam tersebut, masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan dan melakukan antisipasi sejak awal.

Sugiyono mengingatkan warga agar tidak panik berlebihan karena fenomena ini merupakan musibah musiman yang dapat diprediksi. 

BMKG pun mengajak masyarakat untuk tetap tenang namun siaga, dengan langkah terus memantau informasi dari kanal resmi BMKG, serta rutin melakukan pembaruan (update) informasi, Tidak mempercayai isu atau hoaks yang beredar di luar sumber resmi dan Berkoordinasi aktif dengan pemerintah daerah, termasuk camat, lurah, dan kepala lingkungan (kepling) di wilayah masing-masing.

“Pastikan hanya mengupdate kanal resmi BMKG. Jangan termakan hoaks atau isu yang tidak penting,” tegas Sugiyono.

Untuk malam ini, kawasan Medan Utara terpantau cerah berawan, dengan potensi hujan sangat kecil.

"Meski demikian, BMKG mengingatkan bahwa ketinggian pasang di pesisir sudah mulai meningkat dan tetap perlu diwaspadai," ucap Sugiyono. (san/ram)

 

Editor : Juli Rambe
#banjir rob #Puncak banjir rob di Medan Utara #Puncak banjir rob diprrdiksi dini hari