MEDAN, SUMUT POS- Para pedagang di lantai 2 Pasar Sambas bisa merasa lega saat ini. Pasalnya, rencana pengosongan gedung yang sedianya dilaksanakan pada Rabu (4/2) kemarin, resmi ditangguhkan.
Langkah ini merupakan buah dari upaya mediasi dan komunikasi intensif yang dijalin oleh PUD Pasar Medan bersama instansi lintas sektoral demi menjaga stabilitas ekonomi rakyat menjelang momentum hari besar keagamaan.
Direktur Utama PUD Pasar Medan, Anggia Ramadhan, secara khusus menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada Polrestabes Medan, Pengadilan Negeri (PN) Medan, dan Kodim 0201/Medan. Menurutnya, penangguhan ini adalah bukti nyata kehadiran negara dalam mendengarkan nurani pedagang yang sedang berjuang menyambung hidup.
"Kami sangat mengapresiasi peran dan kebijaksanaan rekan-rekan di Polrestabes, PN Medan, hingga Kodim. Penangguhan ini merupakan jawaban atas surat permohonan yang kami layangkan. Ini adalah komitmen kami yang juga ikut merasakan jeritan hati pedagang, dan kami bersyukur permohonan tersebut dipahami dengan sangat baik oleh seluruh instansi terkait," ucap Anggia Ramadhan, Kamis (5/2/2026).
Sebelumnya, dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Komisi III DPRD Medan yang dipimpin oleh Agus Setiawan, para pedagang memohon agar diberikan tenggang waktu hingga usai Lebaran. Penundaan eksekusi ini pun dipandang sebagai 'angin segar' bagi para pedagang untuk memutar modal stok barang yang telah mereka siapkan untuk menyambut Imlek dan Ramadan.
"Mudah-mudahan penangguhan ini dapat berjalan kondusif hingga selepas Lebaran nanti. Kami ingin pedagang merasakan momentum untuk mencari rezeki dan mendapatkan manfaat ekonomi secara maksimal," ujarnya.
Meski demikian, PUD Pasar Medan tetap menyiapkan rencana jangka panjang. Pihak manajemen telah memetakan sejumlah pasar rujukan di bawah naungan PUD Pasar sebagai lokasi relokasi sementara yang representatif. Anggia menegaskan bahwa pedagang diberikan kebebasan penuh untuk memilih pasar penampungan tersebut agar status mereka tetap terjaga sebagai pedagang formal.
"Silakan pilih lokasi relokasi yang dirasa paling cocok di bawah naungan kami. Namun, kami memohon kerja sama yang baik dari bapak dan ibu pedagang untuk tidak memilih berjualan di bahu jalan. Mari kita jaga ketertiban kota ini bersama-sama," tutupnya. (map/ram)
Editor : Juli Rambe