Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Ini Jenis Penyakit Yang Paling Banyak Ditangani di RS Pirngadi Medan selama 2025

Juli Rambe • Jumat, 20 Februari 2026 | 14:08 WIB
Plt Dirut RSUD dr Pirngadi Medan, dr Mardohar Tambunan M.Kes. (Dok: Markus Pasaribu/Sumut Pos)
Plt Dirut RSUD dr Pirngadi Medan, dr Mardohar Tambunan M.Kes. (Dok: Markus Pasaribu/Sumut Pos)

 

MEDAN, SUMUT POS- Penyakit Gagal Ginjal Kronis (GGK) Stadium 5 menjadi penyakit yang paling banyak ditangani oleh RUSD dr Pirngadi Medan sepanjang Tahun 2025. Tercatat sejak awal hingga akhir Tahun 2025, terdapat 7.751 kunjungan pasien GGK yang menjalani rawat jalan ke RS milik Pemko Medan tersebut.

"Sepanjang Tahun 2025, untuk pasien rawat jalan, jumlah kunjungan paling tinggi itu ada pada penyakit Gagal Ginjal Kronis Stadium 5. Total dalam catatan kita, ada 7.751 kunjungan. Bukan 7.751 pasein ya, tetapi 7.751 kunjungan," ucap Plt Dirut RSUD dr Pirngadi Kota Medan, dr Mardohar Tambunan M.Kes saat ditemui Sumut Pos, Jumat (20/2/2026).

Dikatakan Mardohar, jumlah kunjungan pasien GGK Stadium 5 terbilang sangat tinggi karena pasien GGK Stadium 5 wajib menjalani hemodialisa (HD) atau 'cuci darah' sebanyak dua kali dalam satu minggu.

"Kunjungannya terbilang tinggi karena pasien GGK Stadium 5 ini wajib menjalani HD dua kali dalam seminggu. Artinya, setiap pasien bisa menjalani HD lebih dari 96 kali dalam setahun," ujarnya.

Setelah kasus GGK Stadium 5, terang Mardohar, penyakit yang berkaitan dengan 'Low Back Pain' atau penyakit nyeri pada punggung bagian bawah menjadi penyakit dengan jumlah kunjungan terbanyak kedua di RSUD Pirngadi Medan.

"Seperti penyakit syarat terjepit, cedera otot dan sejenisnya, itu terdapat sebanyak 4.840 kunjungan sepanjang Tahun 2025. Kunjungan ini juga terbilang tinggi, karena biasanya pasien-pasien tersebut wajib menjalani terapi secara rutin," katanya.

Sementara di urutan ketiga, tingkat kunjungan pasien rawat jalan di RSUD dr Pirngadi Medan sepanjang Tahun 2025 didominasi oleh penyakit prostat.

"Untuk penyakit prostat, itu ada di urutan ketiga. Sepanjang Tahun 2025, jumlah kunjungan rawat jalan penyakit prostat di RS Pirngadi Medan mencapai 3.653 kunjungan," ungkapnya.

Mardohar mengatakan, selain ketiga penyakit tersebut, pihaknya telah mendata penyakit-penyakit lainnya yang paling banyak menjalani rawat jalan di RSUD dr Pirngadi Medan sepanjang Tahun 2025.

"Pendataan ini kita lakukan agar RS Pirngadi Medan dapat terus melakukan pembenahan pada sektor-sektor yang paling dibutuhkan pasien, baik untuk tenaga medis hingga peralatan," tuturnya.

Mardohar menjelaskan, setiap perkembangan yang terjadi di RS Pirngadi terus menjadi perhatian bagi Pemko Medan di bawah kepemimpinan Wali Kota Medan, Rico Waas dan Wakil Wali Kota Medan, Zakiyuddin Harahap.

"Beberapa hari lalu kami juga baru saja rapat dengan Bapak Wakil Wali Kota Medan terkait perkembangan di RS Pirngadi. Intinya sesuai instruksi Bapak Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan, RSUD Pirngadi Medan akan terus berbenah untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya warga Kota Medan," pungkasnya. (map/ram)

 

Editor : Juli Rambe
#rs pirngadi medan #Plt dirut rs pirngadi medan #Penyakit paling banyak ditangani di rs pirngadi