Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Bangun Peradaban Dari Generasi Muda, FML Gelar Kegiatan Ramadan Camp Langkat

J
Penulis: Johan Panjaitan❯

BANGUN PERADABAN: Ramadan Camp Forum Muda Langkat di Taman Asrin Dusun IV Desa Pantau Gemi Stabat, Sabtu (28/2). (Istimewa/Sumut Pos)
BANGUN PERADABAN: Ramadan Camp Forum Muda Langkat di Taman Asrin Dusun IV Desa Pantau Gemi Stabat, Sabtu (28/2). (Istimewa/Sumut Pos)


Advertisement

Sumutpos.jawapos.com-Semangat pembinaan generasi muda yang berakar pada nilai keimanan kembali bergema dari Kabupaten Langkat. Forum Muda Langkat (FML) menggelar kegiatan ramadan camp bertema: upgrade iman, upgrade diri.

Program ini diharapkan bisa menjadi inspirasi gerakan nasional. Sebuah gerakan pembinaan spiritual dan karakter yang menyasar pelajar dan pemuda sebagai pilar masa depan bangsa.

Kegiatan ini berlangsung dua hari, Sabtu (28/2) dan Ahad (1/3) di Taman Asrin Dusun IV Desa Pantau Gemi Stabat, Kabupaten Langkat. Suasana kegiatan dipenuhi antusiasme puluhan peserta yang berasal dari kalangan pelajar dan muda-mudi daerah tersebut.

Advertisement

Peserta ramadan camp mengikuti rangkaian pembinaan keagamaan, refleksi diri, penguatan karakter serta aktivitas kebersamaan yang menanamkan nilai kepemimpinan dan tanggung jawab sosial.

Ketua FML sekaligus Ketua Panitia Ramadan Camp Erwanda Siddik, menegaskan bahwa Ramadhan Camp bukan sekadar kegiatan seremonial. Sebab kegiatan ini merupakan investasi moral dan spiritual bagi masa depan generasi muda.

Ia menyampaikan bahwa masa depan bangsa sangat ditentukan oleh kualitas iman, akhlak dan keteguhan prinsip generasi mudanya. Menurutnya, pemuda yang berpegang teguh pada iman dan ketaqwaan tidak hanya akan mampu menjaga dirinya dari arus perubahan zaman, tetapi juga menjadi pelopor peradaban yang membawa kebaikan bagi masyarakat.

Advertisement

Erwanda Siddik menegaskan bahwa generasi muda Islam harus tumbuh sebagai pribadi yang kuat secara spiritual, cerdas dalam berpikir dan tangguh dalam menghadapi tantangan global. Ia menekankan bahwa iman bukan hanya menjadi keyakinan dalam hati, tetapi harus tercermin dalam karakter, kepemimpinan, integritas dan kontribusi nyata bagi lingkungan sekitar.

Melalui kegiatan seperti Ramadan Camp, lanjutnya, FML ingin membentuk generasi yang tidak hanya sukses secara duniawi, tetapi juga memiliki orientasi hidup yang bermakna, berlandaskan nilai ketaqwaan serta mampu menjadi cahaya perubahan bagi bangsa dan umat.

Kegiatan ini diharapkan menjadi gerakan berkelanjutan yang mampu menginspirasi daerah lain di Indonesia untuk memperkuat pembinaan generasi muda berbasis nilai spiritual dan moral. Ditengah tantangan zaman yang semakin kompleks, menurut Erwanda Siddik, inisiatif seperti ini dipandang sebagai langkah strategis dalam menyiapkan generasi yang beriman, berakhlak dan berdaya saing tinggi menuju masa depan Indonesia yang lebih bermartabat. (dmp)

Advertisement

Artikel Terkait

Tutup Festival Literasi Sergai 2026, Adlin Tambunan Tantang Generasi Muda Tak Sekadar Jadi Pengguna Teknologi

Tutup Festival Literasi Sergai 2026, Adlin Tambunan Tantang Generasi Muda Tak Sekadar Jadi Pengguna Teknologi

Adlin Tambunan tutup Festival Literasi Sergai 2026 dan dorong generasi muda cerdas digital, kritis memilah informasi, serta produktif berkar

Bank Mestika Edukasi 173 Siswa SD Maitreyawira tentang Literasi Keuangan dan Lingkungan

Bank Mestika Edukasi 173 Siswa SD Maitreyawira tentang Literasi Keuangan dan Lingkungan

Bank Mestika beri edukasi literasi keuangan kepada 173 siswa SD Maitreyawira Cemara Asri di Museum Perkebunan Indonesia.

DHD 45 Sumut Perkuat Literasi Kebangsaan melalui Pameran Buku Lawas

DHD 45 Sumut Perkuat Literasi Kebangsaan melalui Pameran Buku Lawas

DHD 45 Sumut menggelar pameran 2.000 buku lawas untuk memperkuat literasi sejarah dan menanamkan nilai kebangsaan pada generasi muda di Meda

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer