Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Menaker: Industri Harus Maju, Pekerja Harus Sejahtera

A
Penulis: Asih Astuti❯
Menaker Yassierli bertukar cinderamata dengan Dirut PT telkom Dian Siswarini usai menyaksikan penandatanganan Perjanjian Kerja Bersama (PKB) XI antara manajemen PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk dengan Serikat Karyawan (Sekar) Telkom di Jakarta, Senin (18/5)  (foto : Kemnaker)
Menaker Yassierli bertukar cinderamata dengan Dirut PT telkom Dian Siswarini usai menyaksikan penandatanganan Perjanjian Kerja Bersama (PKB) XI antara manajemen PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk dengan Serikat Karyawan (Sekar) Telkom di Jakarta, Senin (18/5) (foto : Kemnaker)

Advertisement

sumutpos.jawapos.com - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker Yassierli menekankan pentingnya sinergi antara pelaku usaha dan pekerja. Menurutnya, keberhasilan sebuah industri harus berjalan beriringan dengan kesejahteraan sumber daya manusianya.

"Kami pemerintah selalu punya prinsip bahwa industrinya harus maju dan pekerjanya sehati dengan industri. Industri harus maju dan pekerjanya harus sejahtera. Menemukan rumusan itu tentu tidak mudah, tetapi itu yang terus kami upayakan," ujar Yassierli usai menyaksikan penandatanganan Perjanjian Kerja Bersama (PKB) XI antara manajemen PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk dengan Serikat Karyawan (Sekar) Telkom di Jakarta, Senin (18/5).

Lebih lanjut, Yassierli menjelaskan bahwa pemerintah memikul tanggung jawab konstitusional untuk memastikan seluruh pekerja di Indonesia memperoleh hak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak. Karena itu, regulasi ketenagakerjaan terus disempurnakan agar mampu beradaptasi dengan dinamika ekonomi sekaligus memberikan perlindungan maksimal bagi tenaga kerja.

Yassierli juga mendorong agar peran serikat pekerja dapat bertransformasi menjadi lebih strategis. Hubungan antara manajemen dan pekerja harus bergeser dari pola konfrontatif menjadi kolaboratif guna melahirkan berbagai inovasi di tempat kerja.

"PKB bukan tujuan akhir, tetapi awal perjalanan untuk membangun hubungan industrial yang lebih transformatif," tambahnya.

Advertisement

Melalui momen penandatanganan PKB XI ini, Menaker berharap nilai-nilai luhur bangsa seperti gotong royong, kekeluargaan, dan musyawarah dapat menjadi fondasi hubungan industrial yang modern. 

"Kolaborasi solid di PT Telkom Indonesia ini diharapkan mampu menjadi benchmark atau contoh nyata bagi perusahaan-perusahaan lain di Indonesia dalam menghadapi tantangan dunia kerja yang semakin kompetitif.

Sementara Dirut Telkom Dian Siswarini mengatakan PKB XI Telkom merupakan momentum untuk menata kembali Governance (Tata Kelola) dan Compliance (Kepatuhan), proses untuk memastikan keselarasan dengan regulasi dan memperjelas batas kewenangan masing-masing pihak. Yakni dari sisi manajemen, serikat karyawan maupun karyawan serta mendorong penerapan merit system yang lebih kuat.

"Semoga PKB Telkom XI ini semakin memperkuat fondasi hubungan industrial yang harmonis, adaptif dan berkelanjutan serta serta sejalan dengan perlindungan hak-hak karyawan, sesuai regulasi yang berlaku, "  ujarnya. (*/sih)

Advertisement
Editor : Redaksi

Artikel Terkait

Syarat Good Looking dan Batas Usia Lowongan Kerja Dihapus, Rekrutmen Diminta Lebih Adil

Syarat Good Looking dan Batas Usia Lowongan Kerja Dihapus, Rekrutmen Diminta Lebih Adil

Menaker Yassierli hapus syarat good looking, batas usia, dan status pernikahan dalam lowongan kerja demi rekrutmen yang adil.

Menaker Yassierli Gandeng India, Bidik Penguatan Talenta AI dan Kompetensi Digital Pekerja

Menaker Yassierli Gandeng India, Bidik Penguatan Talenta AI dan Kompetensi Digital Pekerja

Pemerintah Indonesia dan India membahas strategi peningkatan kompetensi tenaga kerja untuk menghadapi transformasi digital dan perkembangan

Menaker Usulkan BRICS Fokus Prediksi Keterampilan Kerja untuk Hadapi Perubahan Industri

Menaker Usulkan BRICS Fokus Prediksi Keterampilan Kerja untuk Hadapi Perubahan Industri

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli mengusulkan agar negara-negara BRICS menyusun pemetaan kebutuhan keterampilan tenaga kerja

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer