Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

MPR Putuskan Tak Ada Final Ulang, Tawarkan Josepha Alexandra Jadi Duta LCC 4 Pilar

J
Penulis: Juli Rambe❯
PERS: MPR menggelar konferensi pers terkait hasil evaluasi Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI tingkat Provinsi Kalimantan Barat, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (18/5). (Dok: Humas)
PERS: MPR menggelar konferensi pers terkait hasil evaluasi Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI tingkat Provinsi Kalimantan Barat, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (18/5). (Dok: Humas)

Advertisement

 

SUMUT POS- Wakil Ketua MPR RI, Abcandra Muhammad Akbar, mengungkapkan pihaknya mempertimbangkan usulan untuk menjadikan Josepha Alexandra alias Ocha sebagai Duta LCC 4 Pilar MPR RI. Menurutnya, usulan tersebut muncul dari aspirasi masyarakat yang diterima MPR.

“Ya, ada saran, ada aspirasi seperti itu, jadi kita dengarkan dan besok akan disampaikan ke pimpinan badan sosialisasi,” ucapnya.

Advertisement

Abcandra juga menyebut, pimpinan Badan Sosialisasi MPR bersama Sekretariat Jenderal MPR dijadwalkan berkunjung ke Pontianak, pada Selasa (19/5) besok. Dalam kunjungan tersebut, usulan terkait Josepha akan turut disampaikan secara langsung.

“Besok pimpinan Badan Sosialisasi dengan kesekjenan akan terbang ke Pontianak dan mudah-mudahan juga Adik Josepha, karena ini salah satu aspirasi dari teman-teman juga menginginkan agar Adik Josepha bisa menjadi duta LCC,” pungkasnya.

Advertisement

Sementara itu, Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) memutuskan bahwa final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI tingkat Provinsi Kalimantan Barat tidak akan diulang. Keputusan tersebut diambil setelah dua sekolah finalis menyatakan menerima hasil perlombaan yang telah berlangsung.

Ketua Badan Sosialisasi MPR RI, Abraham Liyanto, menyampaikan pihaknya telah menerima surat resmi dari SMAN 1 Pontianak dan SMAN 1 Sambas terkait polemik final lomba. Ia menegaskan bahwa kedua sekolah sama-sama menolak pelaksanaan final ulang.

“Mereka sama-sama mendukung untuk tidak perlu ada lomba ulang, dan oleh karena itu, hari ini kita rapat tadi dengan pimpinan MPR lengkap, memutuskan bahwa kita mengikuti apa yang sudah disampaikan oleh kedua sekolah ini,” kata Abraham dalam konferensi pers di Gedung MPR, Senayan, Jakarta, Senin (18/5).

Menurut Abraham, SMAN 1 Pontianak telah lebih dahulu menyampaikan sikapnya saat berkunjung ke MPR pada Kamis (14/5). Sementara itu, pada Jumat (15/5), SMAN 1 Sambas juga menyatakan penolakan terhadap usulan final ulang.

Ia menilai, sikap kedua sekolah mencerminkan penerapan nilai-nilai 4 Pilar MPR dalam kehidupan nyata.

Advertisement

Artikel Terkait

Sosok Indri Wahyuni Jadi Sorotan, Juri LCC Empat Pilar MPR yang Viral Gegara Polemik Penilaian

Sosok Indri Wahyuni Jadi Sorotan, Juri LCC Empat Pilar MPR yang Viral Gegara Polemik Penilaian

Polemik Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI Kalimantan Barat terus menjadi sorotan. Sosok juri Indri Wahyuni ikut diperbincangkan setelah

Reza Arap Bangun 27 Sekolah di NTT, Sebut Seluruh Dana Berasal dari Pribadi

Reza Arap Bangun 27 Sekolah di NTT, Sebut Seluruh Dana Berasal dari Pribadi

Reza Arap ungkap pembangunan 27 sekolah di NTT menggunakan dana pribadi, terdiri dari SD, SMP, hingga SMA.

Polres Dairi Tetapkan RS Tersangka Penyiksaan 2 Anak di Sidikalang, Motifnya Kesal sama Ibu Korban

Polres Dairi Tetapkan RS Tersangka Penyiksaan 2 Anak di Sidikalang, Motifnya Kesal sama Ibu Korban

Polisi menetapkan RS sebagai tersangka penyiksaan 2 anak di dairi. Motifnya karena kesal, ibu korban tak kirim uang.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer