
SUMUT POS- Pemerintah Arab Saudi telah merilis jadwal persiapan haji 2027 agar pelayanan kepada jamaah haji bisa meningkat.
Fokus utamanya adalah merampingkan layanan jamaah haji, meningkatkan kualitas akomodasi, hingga memperkuat pengawasan operasional haji.
Dilansir dari Gulf news, salah satu perubahan yang akan diterapkan tahun depan adalah pengenalan model layanan terintegrasi antara akomodasi, transportasi, dan konsumsi dalam satu paket.
Mulai 30 Juni 2026, seluruh kantor urusan haji (KUH) dari berbagai negara maupun penyedia layanan swasta sudah mulai bisa melakukan booking akomodasi di Makkah dan Madinah.
Pihak yang ingin mempertahankan lokasi akomodasi mereka saat ini akan mendapatkan prioritas saat mengontrak paket layanan 2027. Periode reservasi akan berakhir pada 13 Agustus 2026.
Sementara itu, Koordinator Media Center Haji 2026 Kemenhaj RI Hasan Afandi menjelaskan, pihaknya tengah menyusun timline sendiri menyesuaikan dengan timeline pemerintah Saudi.
“Sehingga kemudian kita kemenhaj RI itu menentukan kapan mulainya pelunasan, pemeriksaan kesehatan, pengumuman data jamaah yang berhak berangkat, tahap 1 tahap 2 pelunasan, pembahasan biaya Haji, dan seterusnya,” terangnya, dikutip Kamis (4/6).
Pada musim haji tahun ini, lanjut Hasan, kemenhaj sudah sangat patuh ada jadwal yang ditetakan Saudi.
Dia mencontohkan batas akhir penerbitan visa 1 Syawal, Kemenhaj bisa selesai lebih awal. “Jadi sebelum lebaran semua visa jamaah sudah keluar,” jelasnya.



