
YAHUKIMO, Sumutpos.jawapos.com – Aparat TNI berhasil mengevakuasi jenazah pilot warga negara Amerika Serikat (AS), Nicholas F. Gosselin, yang tewas dalam insiden penyerangan terhadap pesawat perintis milik PT AMA di Yahukimo, Papua Pegunungan. Di tengah medan pegunungan yang sulit dijangkau, operasi evakuasi berlangsung cepat dan seluruh tujuh penumpang dipastikan selamat.
Wakil Panglima Koops TNI Habema Brigjen TNI Riyanto mengatakan, proses evakuasi dilakukan melalui operasi khusus dengan mengedepankan kecepatan, keamanan, dan ketepatan.
"Melalui operasi khusus perebutan cepat dan taktis, kami memastikan proses evakuasi dapat dilaksanakan secara cepat, aman, dan profesional," ujar Riyanto dalam keterangan resminya, Jumat (3/7).
Pesawat perintis bernomor registrasi PK-RCY yang diterbangkan Gosselin lepas landas dari Bandara Wamena pada Kamis (2/7) pukul 06.30 WIT menuju Lapangan Terbang Ipdeheik, Balinggama, Kabupaten Yahukimo. Berdasarkan data Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Kelas I Wamena, pesawat membawa tujuh penumpang dan mendarat sekitar pukul 06.46 WIT.
Untuk menjangkau lokasi kejadian yang berada di kawasan pegunungan, Koops TNI Habema mengerahkan 10 personel dengan dukungan dua helikopter Caracal dalam operasi evakuasi.
Diduga Dibakar Setelah Mendarat
Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih Kolonel Infanteri Tri Purwanto menyatakan, seluruh penumpang berhasil menyelamatkan diri. Berdasarkan informasi awal yang diterima aparat, pesawat diduga dibakar setelah mendarat.
"Berdasarkan informasi awal, pesawat tersebut diduga dibakar oleh kelompok Organisasi Papua Merdeka setelah mendarat di lokasi," kata Tri.
Sementara itu, Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) mengklaim bertanggung jawab atas penembakan terhadap pilot sekaligus pembakaran pesawat tersebut.



