alexametrics
30 C
Medan
Monday, June 27, 2022

Indonesia vs Yordania: Seri, Paling Realistis

SUMUTPOS.CO – Timnas Indonesia akan menghadapi Yordania pada laga kedua Grup A Kualifikasi Piala Asia 2023, Minggu (11/6/2022) dini hari pukul 02.15 WIB. Dalam laga ini, Pasukan Garuda tidak diunggulkan, sehingga target seri paling realistis.

Baik Indonesia maupun Yordania sama-sama meraih kemenangan pada laga perdana Kualifikasi Piala Asia 2023. Sehingga tim yang memenangkan laga Indonesia vs Yordania di Jaber Al Ahmad International Stadium (Kuwait City) ini, dipastikan memiliki kans lolos ke putran final Piala Asia 2023 lebih besar.

Kendati misalnya Indonesia gagal jadi juara Grup A, peluang untuk lolos ke Piala Asia 2023 masih terbuka. Ada 5 dari 6 runner-up terbaik yang bisa juga meraih tiket ke putaran final. Maka dari itu, Indonesia harus menjaga momentum untuk mengambil poin dari Yordania. Jika misi itu berhasil, Irfan Jaya dan kawan-kawan wajib n

mengalahkan Nepal di pertandingan terakhir Grup A.

Pada laga perdana, Yordania menumbangkan Nepal dua gol tanpa balas. Sementara Indonesia menaklukkan tuan rumah Kuwait 2-1.

Baca Juga :  Bayern dan Chelsea Pesta Gol di Liga Champions

Secara kualitas tim dan peringkat FIFA, Indonesia jauh di bawah Yordania. Update terakhir ranking FIFA, 31 Maret lalu, Yordania berada di peringkat ke-91. Adapun ranking Indonesia masih di peringkat ke-159. Wajar jika pada laga dini hari nanti, Yordania sangat diunggulkan menang.

Dalam tiga laga terakhir kedua negara, Indonesia juga selalu kalah. Semuanya di laga uji coba internasional. Masing-masing 0-1 pada Agustus 2011, lalu 0-5 pada Januari 2013, dan kalah 1-4 pada Juni 2019.

Tapi kemenangan lawan Kuwait (ranking 146 FIFA), Kamis (9/6) dini hari WIB, akan memberi motivasi berlipat ganda bagi tim besutan Shin Tae Yong. Jika mampu tampil solid lagi, bukan tidak mungkin Timnas Garuda bisa mencuri poin, minimal imbang lawan Yordania.

Untuk pertandingan Indonesia vs Yordania, Shin Tae Yong kemungkinan kembali menerapkan taktik parkir bus seperti pada laga kontra Kuwait. STY kemungkinan akan melakukan perubahan di lini depan. Witan Sulaeman tampaknya akan bermain sejak awal, menggantikan peran Irfan Jaya.

Baca Juga :  Senegal v Kolombia: Harus Lebih Buas

Saddil Ramdani juga layak jadi starter. Sementara untuk posisi striker utama, STY masih harus melihat kebutuhan tim. Apakah memainkan Stefano Lilipaly lagi, atau memberi kesempatan Dimas Drajad yang selama ini sebagai pemain pengganti jadi starter.

Muhammad Rafli yang memiliki postur tinggi juga jadi opsi menjanjikan bagi lini depan Indonesia. Di lini tengah, duet Marc Klok dan Ricki Kambuaya tampaknya tidak tergantikan. Begitu juga dengan trio bek tengah, Elkan Baggott, Rizky Ridho dan Fachruddin Ariyanto. Bek sayap kiri mungkin akan kembali diisi Pratama Arhan.

Dan yang menarik adalah pos bek sayap kanan. Pada laga perdana, Rachmat Irianto yang fasih bermain sebagai gelandang bertahan, dimainkan di posisi ini. Sementara Indonesia juga punya wing back eksplosif pada diri Asnawi Mangkualam yang tentu lebih fit karena dimainkan di babak kedua pada laga lawan Kuwait. Untuk posisi penjaga gawang, besar kemungkinan Nadeo Argawinata kembali jadi starter. (rpg/adz)

 

SUMUTPOS.CO – Timnas Indonesia akan menghadapi Yordania pada laga kedua Grup A Kualifikasi Piala Asia 2023, Minggu (11/6/2022) dini hari pukul 02.15 WIB. Dalam laga ini, Pasukan Garuda tidak diunggulkan, sehingga target seri paling realistis.

Baik Indonesia maupun Yordania sama-sama meraih kemenangan pada laga perdana Kualifikasi Piala Asia 2023. Sehingga tim yang memenangkan laga Indonesia vs Yordania di Jaber Al Ahmad International Stadium (Kuwait City) ini, dipastikan memiliki kans lolos ke putran final Piala Asia 2023 lebih besar.

Kendati misalnya Indonesia gagal jadi juara Grup A, peluang untuk lolos ke Piala Asia 2023 masih terbuka. Ada 5 dari 6 runner-up terbaik yang bisa juga meraih tiket ke putaran final. Maka dari itu, Indonesia harus menjaga momentum untuk mengambil poin dari Yordania. Jika misi itu berhasil, Irfan Jaya dan kawan-kawan wajib n

mengalahkan Nepal di pertandingan terakhir Grup A.

Pada laga perdana, Yordania menumbangkan Nepal dua gol tanpa balas. Sementara Indonesia menaklukkan tuan rumah Kuwait 2-1.

Baca Juga :  Pelita Tekuk CLS, Ary Chandra Tembus 1.000 Poin

Secara kualitas tim dan peringkat FIFA, Indonesia jauh di bawah Yordania. Update terakhir ranking FIFA, 31 Maret lalu, Yordania berada di peringkat ke-91. Adapun ranking Indonesia masih di peringkat ke-159. Wajar jika pada laga dini hari nanti, Yordania sangat diunggulkan menang.

Dalam tiga laga terakhir kedua negara, Indonesia juga selalu kalah. Semuanya di laga uji coba internasional. Masing-masing 0-1 pada Agustus 2011, lalu 0-5 pada Januari 2013, dan kalah 1-4 pada Juni 2019.

Tapi kemenangan lawan Kuwait (ranking 146 FIFA), Kamis (9/6) dini hari WIB, akan memberi motivasi berlipat ganda bagi tim besutan Shin Tae Yong. Jika mampu tampil solid lagi, bukan tidak mungkin Timnas Garuda bisa mencuri poin, minimal imbang lawan Yordania.

Untuk pertandingan Indonesia vs Yordania, Shin Tae Yong kemungkinan kembali menerapkan taktik parkir bus seperti pada laga kontra Kuwait. STY kemungkinan akan melakukan perubahan di lini depan. Witan Sulaeman tampaknya akan bermain sejak awal, menggantikan peran Irfan Jaya.

Baca Juga :  Lakers Loyo di Hadapan Raptors

Saddil Ramdani juga layak jadi starter. Sementara untuk posisi striker utama, STY masih harus melihat kebutuhan tim. Apakah memainkan Stefano Lilipaly lagi, atau memberi kesempatan Dimas Drajad yang selama ini sebagai pemain pengganti jadi starter.

Muhammad Rafli yang memiliki postur tinggi juga jadi opsi menjanjikan bagi lini depan Indonesia. Di lini tengah, duet Marc Klok dan Ricki Kambuaya tampaknya tidak tergantikan. Begitu juga dengan trio bek tengah, Elkan Baggott, Rizky Ridho dan Fachruddin Ariyanto. Bek sayap kiri mungkin akan kembali diisi Pratama Arhan.

Dan yang menarik adalah pos bek sayap kanan. Pada laga perdana, Rachmat Irianto yang fasih bermain sebagai gelandang bertahan, dimainkan di posisi ini. Sementara Indonesia juga punya wing back eksplosif pada diri Asnawi Mangkualam yang tentu lebih fit karena dimainkan di babak kedua pada laga lawan Kuwait. Untuk posisi penjaga gawang, besar kemungkinan Nadeo Argawinata kembali jadi starter. (rpg/adz)

 

Most Read

Bonaran Siapkan Saksi-saksi

Akhirnya, Ahmad Dhani Akui Punya 4 Anak

Maling Spesialis Bongkar Rumah Ditembak

Artikel Terbaru

/