Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Diusir dari Cadika, Atlet Berkuda Kota Medan Raih Prestasi

J
Penulis: Johan Panjaitan❯
PRESTASI: Atlet berkuda Taman Cadika Stable Medan meraih prestasi pada Friendship Show Jumping Competition di Jericho Stable, Minggu (1/2/2026). (Dok Pribadi)
PRESTASI: Atlet berkuda Taman Cadika Stable Medan meraih prestasi pada Friendship Show Jumping Competition di Jericho Stable, Minggu (1/2/2026). (Dok Pribadi)

MEDAN, Sumutpos.jawapos.com - Meski diusir dari Taman Cadika yang selama ini menjadi tempat latihan mereka, atlet berkuda Kota Medan tetap menorehkan prestasi membanggakan. Terbaru, para atlet muda tersebut meraih prestasi pada Friendship Show Jumping Competition di Jericho Stable, Minggu (1/2/2026).


Advertisement

Atlet yang tergabung dalam klub Taman Cadika Stable tersebut menguasai semua nomor yang diperlombakan. Anata Raisya Dhieni berhasil juara di nomor 30-50 cm U-18 dan runner-up nomor 40-60 cm Open. Imam Ramadhan meraih runner-up 70-90 cm Open dan peringkat ketiga 60 cm Open.

Kemudian M Fahri Rafif Kaban menjuarai show jumping 40-60 cm Open Optimum Time, juara show jumping 60 cm Open Speed Class, runner-up show jumping 30-50 cm U-18 Optimum Time, dan peringkat ketiga show jumping 40-60 cm Optimum Time.

Pelatih Taman Cadika Stable, Imam Ramadhan mengatakan, persaingan di Friendship Show Jumping Competition cukup ketat. Pasalnya hampir semua klub berkuda di Sumatera Utara ikut bersaing. Dan, dia cukup bangga karena atlet binaan Taman Cadika Stable mampu meraih prestasi membanggakan.

Advertisement

"Meski kita beru saja diusir dari Taman Cadika, anak-anak tidak patah semangat. Mereka tetap berjuang guna meraih prestasi," ujar Imam didampingi manajer tim Ansari Darmi Batubara.

Ketua Taman Cadika Stable Kiky Zulfikar SSos ketika dihubungi memberikan apresiasi atas perjuangan para atlet binaanya. Dia menyebut para atlet tetap semangat meraih prestasi meski sudah diusir dari Taman Cadika Medan.

"Kita bangga para atlet muda itu bisa meraih prestasi dan mengharumkan nama Kota Medan. Meski sudah diusir dari Taman Cadika, namun anak-anak tetap semangat," tegas Kiky.

Advertisement

Kiky menambahkan, mereka diusir oleh Dinas Kepemudaan dan Keolahragaan. (Dispora) kota Medan dari Taman Cadika pada 12 Januari 2026 lalu. Kemudian 20 Januari 2026 mereka mengosongkan Taman Cadika.

"Setelah diusir, kami pun latihan ke Hamparan Perak. Memang anak-anak harus menempuh jarak lebih jauh untuk latihan. Tapi mereka tetap semangat untuk meraih prestasi dan mengharumkan nama Kota Medan," pungkasnya. (dek)

Advertisement

Artikel Terkait

Pujakesuma Dukung Suyudi Ario Seto Jadi Kapolri, Soroti Rekam Jejak dan Kemampuan Komunikasi

Pujakesuma Dukung Suyudi Ario Seto Jadi Kapolri, Soroti Rekam Jejak dan Kemampuan Komunikasi

Pujakesuma mendukung Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri baru, menilai rekam jejak dan komunikasinya jadi modal kuat.

KONI Tebingtinggi Bidik Lima Besar Porprovsu, Pembinaan Atlet Jadi Prioritas

KONI Tebingtinggi Bidik Lima Besar Porprovsu, Pembinaan Atlet Jadi Prioritas

KONI Tebingtinggi menargetkan mempertahankan posisi lima besar Porprovsu 2026 dengan memperkuat pembinaan atlet dan prestasi.

Tahun Ajaran Baru Dimulai, Kadisdik Tebingtinggi Ajak Siswa Bangun Disiplin dan Ukir Prestasi

Tahun Ajaran Baru Dimulai, Kadisdik Tebingtinggi Ajak Siswa Bangun Disiplin dan Ukir Prestasi

Tahun ajaran baru 2026/2027 dimulai, Kadisdik Tebingtinggi mengajak siswa membangun disiplin, karakter, dan prestasi sejak hari pertama seko

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer