Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Apriyani Rahayu akan Bermain di Ganda Putri dan Ganda Campuran

J
Penulis: Juli Rambe❯
Apriyani Rahayu. (Dok Panitia)
Apriyani Rahayu. (Dok Panitia)

 


Advertisement

SUMUT POS- Atlit bulu tangkis, Apriyani Rahayu jekuar dari zona nyaman dengan menjadi pemain ganda campuran. Walaupun, dia masih berstatus sebagai ganda putri Indonesia.

Diketahui, Apriyani jadi salah satu kombinasi baru yang dilakukan tim pelatih Pelatnas PBSI. Dia dan Lanny Tria Mayasari yang berduet di ganda putri, dipercaya bermain di dua nomor dengan turut tampil pada sektor ganda campuran di Ruichang China Masters 2026 pada 10-15 Maret.

Berdasar daftar pemain di laman resmi BWF, Apriyani Rahayu dipasangkan dengan pemain muda Taufik Aderya. Sementara Lanny, akan berduet dengan Daniel Edgar Marvino.

Advertisement

”Ya memang dari pelatih juga buat ngasih kita kesempatan. Jadi, memang semua dari pelatih yang ngasih, suruh main, ya sudah. Gitu aja sih. Jadi kayak, Oh ya udah, kita coba main juga,” kata Apriyani ditemui di Pelatnas Cipayung.

Keberadaan Apriyani/Taufik dan Lanny/Daniel Edgar menarik perhatian. Mereka bukan tim ganda campuran, melainkan hasil kombinasi tim ganda putri utama dan ganda putra pratama.

Tapi, bermain ganda campuran bukan lah hal baru untuk seorang Apriyani. Pemain kelahiran Konawe, Sulawesi Tenggara, itu pernah merasakan itu namun saat masih muda. Yakni dengan Panji Akbar Sudrajat, Jauza Fadhila Sugiarto, Agripinna Prima, Rinov Rivaldy, dan Fachryza Abimanyu, pada periode 2014-2016.

Advertisement

”Kalau aneh sih enggak. Memang rotasi polanya memang masih, saya kan masih double (ganda putri) banget,” terang Apriyani soal kesan kembali bermain ganda campuran.

”Jadi emang masih menyesuaikan banget aja sih. Kalau ya sekiranya, ya tidak terlalu susah buat aku coba menyesuaikan,” tambah dia.

Apriyani pun enggan mempersoalkan harus bermain rangkap dengan pemain yang secara usia sangat jauh. Taufik Aderya adalah wajah baru Pelatnas PBSI Cipayung yang baru masuk pada September 2025.

Begitu pula dengan statusnya sebagai salah satu pemain senior di ganda putri, tapi harus memulai dari nol di ganda campuran. Menurut Apriyani, hal ini jadi kesempatan yang patut dicoba.

”Enggak ada sih. Saya cukup mau menikmati aja. Dan tidak mau berpatokan dengan umur saya sih. Maksudnya selagi saya bisa, ya kenapa enggak? Selagi saya dikasih kepercayaan, ya kenapa enggak? Jadi ya sudah, so happy,” jelas Apriyani. (jpc/ram)

 

 

 

Advertisement

Artikel Terkait

Fajar/Fikri Terus Berusaha dan Berdoa

Fajar/Fikri Terus Berusaha dan Berdoa

Fajar dan Fikri terus berusaha, berdoa dan ikhtiar untuk meraih prestasi yang lebih tinggi lagi.

Leo Rolly Carnando: Medali Ini untuk Semua Atlet

Leo Rolly Carnando: Medali Ini untuk Semua Atlet

Leo mengatakan medali yang diraihnya untuk semua atlet di Indonesia. Terutama bulu tangkis yang prestasinya sedang turun.

Leo/Daniel Sumbang Emas di Asian Games 2026

Leo/Daniel Sumbang Emas di Asian Games 2026

Leo dan Daniel menyumbangkan emas untuk Indonesia di ganda putra perorangan Asian Games 2026. Mereka mengalahkan ganda china.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer