Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Antisipasi Calo dan Tiket Ganda, Semifinal ASEAN U-19 Gunakan Gelang Barcode

J
Penulis: Juli Rambe❯
Ketua Panitia Pelaksana ASEAN U-19 Boys Championship 2026, Andi Atmoko Panggabean.(Dok : Andi Atmoko Panggabean)
Ketua Panitia Pelaksana ASEAN U-19 Boys Championship 2026, Andi Atmoko Panggabean.(Dok : Andi Atmoko Panggabean)

Advertisement

 

MEDAN, SUMUT POS- Panitia pelaksana ASEAN U-19 Championship 2026 terus mematangkan berbagai persiapan menjelang pertandingan semifinal yang diprediksi akan menyedot perhatian besar masyarakat.

Sejumlah langkah antisipasi dilakukan, mulai dari pengetatan keamanan, penerapan sistem tiket baru berbasis gelang barcode, hingga wacana penyediaan layar lebar bagi penonton yang tidak mendapatkan tiket masuk stadion.

Advertisement

Ketua Panitia Pelaksana ASEAN U-19 Championship 2026, Andi Atmoko Panggabean, mengatakan pihaknya melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan pertandingan sebelumnya agar laga semifinal dapat berlangsung lebih tertib, aman, dan nyaman bagi seluruh penonton.

Menurutnya, aspek keamanan menjadi perhatian utama panitia. Pengamanan akan diperketat untuk mengantisipasi berbagai potensi pelanggaran, seperti pemalsuan tiket, praktik percaloan, hingga adanya penonton yang mencoba masuk tanpa izin resmi.

Advertisement

"Keamanan tentu akan kita tingkatkan lebih maksimal. Tujuannya agar tidak ada lagi duplikasi tiket, tidak ada calo, dan tidak ada penonton yang menerobos masuk tanpa hak. Kita ingin turnamen ini berjalan dengan baik, lancar, dan sukses," kata Moko Panggabean saat memberikan keterangan kepada Sumut Pos, Selasa (9/6/2026).

Selain pengamanan, panitia juga melakukan perubahan pada sistem pembelian dan penggunaan tiket. Pada pertandingan semifinal nanti, akses masuk ke stadion akan menggunakan gelang khusus yang dilengkapi kode batang (barcode).

Sistem tersebut diterapkan untuk memberikan kepastian kepada penonton yang telah membeli tiket serta menghindari kejadian penonton yang sudah memiliki tiket tetapi tidak mendapatkan tempat duduk.

"Kita akan menggunakan sistem baru berupa gelang yang memiliki barcode. Ini untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan penonton. Jangan sampai ada masyarakat yang sudah membeli tiket, tetapi akhirnya tidak mendapatkan kursi karena terjadi penyalahgunaan tiket," ujarnya.

Pria yang akrab disapa Moko tersebut menjelaskan, jumlah tiket yang akan dicetak pada laga semifinal diperkirakan mencapai sekitar 22 ribu lembar. Jumlah tersebut telah disesuaikan dengan ketentuan dan regulasi FIFA terkait kapasitas stadion.

Advertisement

Artikel Terkait

Panitia ASEAN U-19 Boys Championship 2026 Siapkan Strategi Baru untuk Lindungi Suporter dari Calo Tiket

Panitia ASEAN U-19 Boys Championship 2026 Siapkan Strategi Baru untuk Lindungi Suporter dari Calo Tiket

Panitia asean boys champhionship 2026 menyiapkan strategi baru untuk melindungi sporter dari calo tiket.

Ketua Panpel ASEAN U-19 Boys Championship Tegaskan Pedagang yang Berjualan di Sport Center Batang Kuis Harus Terdaftar Resmi

Ketua Panpel ASEAN U-19 Boys Championship Tegaskan Pedagang yang Berjualan di Sport Center Batang Kuis Harus Terdaftar Resmi

Panpel Asean boys champhionship 2026 menegaskan pedagang yang dapat berjualan di sport center batang kuis harus terdata.

Jelang ASEAN U-19 Boys’ Championship 2026, PLN UID Sumut Siapkan Pengamanan Listrik Berlapis di Venue Pertandingan

Jelang ASEAN U-19 Boys’ Championship 2026, PLN UID Sumut Siapkan Pengamanan Listrik Berlapis di Venue Pertandingan

PLN UID Sumut menyiapkan pengamanan listrik berlapis untuk ASEAN U-19 Boys’ Championship 2026 dengan dukungan 250 personel,

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer