Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Hadapi Porprovsu 2026, KONI Medan Mulai Petakan Kekuatan

R
Penulis: Redaksi❯
Ketua Umum KONI Medan,Aswindy Fachrizal bersama pengurus cabang olahraga di ruang kerjanya. (Dok KONI Medan).
Ketua Umum KONI Medan,Aswindy Fachrizal bersama pengurus cabang olahraga di ruang kerjanya. (Dok KONI Medan).

Advertisement

 

MEDAN, SUMUTPOS - Di tengah minimnya anggaran, KONI Kota Medan tetap tegar menghadapi Pekan Olahraga Provinsi Sumatera Utara (Porprovsu) yang akan berlangsung November 2026 mendatang. KONI Medan mulai memetakan potensi perolehan medali menjelang menghadapi event akbar olahraga Sumut tersebut.

Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari persiapan untuk mempertahankan predikat juara umum yang telah diraih dalam empat edisi Porprovsu secara beruntun.

Advertisement

Pemetaan kekuatan itu dilakukan dengan memanggil seluruh cabang olahraga (cabor) yang akan dipertandingkan pada Porprovsu yang direncanakan berlangsung pada November 2026 mendatang. Masing-masing pengurus cabor diminta mempresentasikan kesiapan atlet, nomor pertandingan yang diikuti, serta target medali yang realistis untuk dicapai.

Ketua Umum KONI Kota Medan, Aswindy Fachrizal, mengatakan proses pemanggilan cabor tersebut telah dimulai sejak Rabu (10/6/2026) dan akan berlangsung hingga 18 Juni mendatang.

Advertisement

"Jadi kita mengundang 28 cabang olahraga yang akan tampil di Porprovsu. Artinya, kita ingin meminta komitmen dari masing-masing cabang olahraga terkait kategori yang dipastikan dipertandingkan, jumlah medali yang diperebutkan, serta bagaimana persiapan atlet-atlet kita menghadapi Porprovsu," ujar Aswindy. 

Menurutnya, pemetaan sejak dini sangat penting untuk menghitung estimasi perolehan medali Kota Medan. Data tersebut nantinya akan menjadi bahan laporan kepada Pemerintah Kota Medan, khususnya terkait kebutuhan anggaran dalam mendukung persiapan atlet menuju pesta olahraga tingkat provinsi tersebut.

"Dari sekarang kita mulai menghitung estimasi medali, karena laporan kita kepada wali kota juga berkaitan dengan penganggaran. Jadi, kita perlu mengetahui sejauh mana peluang yang dimiliki masing-masing cabang olahraga," katanya.

Mantan atlet bulutangkis PON Sumut tahun 2004 itu menjelaskan, target mempertahankan gelar juara umum bukan tanpa alasan. Kota Medan memiliki tradisi kuat dalam ajang Porprovsu dengan catatan prestasi yang konsisten dalam beberapa edisi terakhir.

Tercatat, Kota Medan berhasil menjadi juara umum pada Porprovsu 2006, 2010, 2014, dan 2022. Pada penyelenggaraan terakhir tahun 2022, kontingen Kota Medan keluar sebagai juara umum setelah mengoleksi 170 medali yang terdiri dari 84 medali emas, 45 perak, dan 41 perunggu.

Advertisement

Artikel Terkait

KONI Medan Dukung Pembinaan Olahraga Berkuda

KONI Medan Dukung Pembinaan Olahraga Berkuda

Ketua Umum KONI Medan, Aswindy Fachrizal, menghadiri Kejuaraan Berkuda Equestrian Piala Wali Kota Medan 2026.

Dispora Medan Ambil Alih Kontingen Porprovsu 2026, Pertina Ancam Tak Berangkatkan Atlet

Dispora Medan Ambil Alih Kontingen Porprovsu 2026, Pertina Ancam Tak Berangkatkan Atlet

Pertina Medan menolak pengambilalihan pengelolaan kontingen Porprovsu 2026 oleh Dispora dan mengancam tak akan memberangkatkan atlet.

Rico Waas Dukung Kontingen Kota Medan Pertahankan Juara Umum di Porprovsu 2026

Rico Waas Dukung Kontingen Kota Medan Pertahankan Juara Umum di Porprovsu 2026

Wali Kota Medan Rico Waas mendukung kontingen Kota Medan berlaga di Porprovsu 2026 dan optimistis dapat mempertahankan gelar juara umum.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer