Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

AFSI DSU, Akademi Sepak Bola Berbasis Spanyol Hadir di Sumut

D
Penulis: Deking Sembiring❯
BERSAMA: CEO AFSI Josele Gonzales (2 kanan) dan Direktur Pelaksana AFSI Vitor De Arse (2 kiri) bersama Pembina AFSI DSU Prof Adjuct Dr Marniati SE MKes (tengah) saat memberi keterangan kepada wartawan. (Dok Pribadi)
BERSAMA: CEO AFSI Josele Gonzales (2 kanan) dan Direktur Pelaksana AFSI Vitor De Arse (2 kiri) bersama Pembina AFSI DSU Prof Adjuct Dr Marniati SE MKes (tengah) saat memberi keterangan kepada wartawan. (Dok Pribadi)

Advertisement

 

MEDAN, SUMUTPOS - Sebuah sekolah sepak bola bertaraf Internasiomal kembali hadir di Sumatera Utara. Akademi Sepak bola Spanyol Internasional Deztron Sumatera Utara (AFSI-DSU) telah berdiri di Kota Medan.

Berdirinya AFSI DSU tersebut ditandai dengan launcing di Stadiom Mini Unimed, Jalan Wilem Iskandar, Medan, Rabu (24/6/2026) sore. Peresmian ini dihadiri langsung oleh CEO AFSI Josele Gonzales dan Direktur Pelaksana AFSI Vitor De Arse, Penasehat AFSI DSU Dr H Sakhyan Asmara MSP, Pembina AFSI DSU Prof Adjuct Dr Marniati SE MKes, dan lainnya.

Advertisement

CEO AFSI Josele Gonzales menjelaskan, AFSI sudah berdiri di banyak negara lain. Akademi ini memiliki kurikulum berstandar internasional dari lisensi Spain International Sport (SIS). "Kami sudah ada di banyak negara. Kami sudah ada di Afrika, Amerika, hingga Asia," jelas Josele Gonzales.

Josele menambahkan, di AFSI para pemain muda dilatih dengan teknik/taktik, fisik, psikologi dan karakter. Selain itu, pemain muda juga akan dilatih nerbahasa Inggris dan Spanyol. "Kami juga menerapkan teknologi dalam melalukan latihan," tambah Josele.

Advertisement

Direktur Pelaksana AFSi Vitor De Arse menambahkan, AFSI sudah melahirkan banyak pemain berbakat di negara lain. Dia yakin akademi ini juga sukses melahirkan pemain berkualitas di Sumatera Utara.

Sedangkan Pembina AFSI DSU Prof Adjuct Dr Marniati SE MKes menambahkan, AFSI DSU memiliki fasilitas latihan lengkap. Mereka akan melatih anak usia 8 tahun hingga 17 tahun. "Kita akan melakukan latihan lima kali dalam seminggu dengan dilatih pelatih berkualitas," ungkap Marniati.

Marniati menyebutkan, para pelatih yang menangani pemain di AFSI DSU akan mendapatkan instruksi langsung dari Spanyol. Selain itu, program mereka juga diberikan langsung oleh pelatih dari Spanyol. "Evaluasi juga dilakukan secera berkala melalui video dengan pelatih di Spanyol," ungkapnya.

Bukan hanya itu, AFSI DSU juga akan melakukan try out secara rutin. Kemudian setiap tahun akan dipilih tiga pemain terbaik untuk melakukan latihan langsung ke Spanyol.

"Jadi setiap tahun kita akan memilih tiga pemain untuk ikut menjalani latihan di Spanyol. Ini merupakan kesempatan bagus bagi para pemain muda di Sumatera Utara," sebutnya.

Advertisement

Artikel Terkait

Rahmat Hidayat Ritonga Pimpin KONI Labusel 2026–2030, Bupati Targetkan Prestasi Olahraga Meningkat

Rahmat Hidayat Ritonga Pimpin KONI Labusel 2026–2030, Bupati Targetkan Prestasi Olahraga Meningkat

Rahmat Hidayat Ritonga resmi memimpin KONI Labusel 2026–2030. Bupati berharap pembinaan atlet semakin kuat dan prestasi olahraga meningkat.

Running Rave Viral di Brasil, Netizen: Olahraga Rasa Festival Musik

Running Rave Viral di Brasil, Netizen: Olahraga Rasa Festival Musik

Lari tak lagi sekadar olahraga. Di Brasil, tren running rave mengubah aktivitas berlari menjadi pesta musik bergerak dengan iringan DJ

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer