
MEDAN, SUMUTPOS - Performa PSMS Medan terus meningkat. Setelah sebelumnya mengalahkan Binjay City, Ayam Kinantan melumat Muspika FC dengan skor 10-1 pada pertandingan uji coba di Stadion Mini Disporasu, Kamis (16/7/2026).
Pertandingan uji coba ini dimanfaatkan tim pelatih untuk mengukur perkembangan seluruh pemain PSMS jelang bergulirnya Piala Presiden 2026, Juli mendatang. Pelatih PSMS Medan, Eko Purdjianto menerapkan rotasi penuh dengan memainkan dua susunan pemain berbeda pada masing-masing babak.
Pada babak pertama, PSMS menurunkan 11 pemain sebagai starter. Memasuki babak kedua, seluruh pemain diganti dengan 11 pemain lainnya sehingga seluruh skuad mendapat kesempatan tampil dan menjalankan skema permainan yang telah dipersiapkan tim pelatih.
Strategi tersebut dilakukan agar seluruh pemain memperoleh menit bermain sekaligus mempercepat proses adaptasi terhadap taktik yang diterapkan menjelang tampil di turnamen pramusim dan kompetisi Liga 2.
Eko Purdjianto mengaku puas dengan perkembangan yang diperlihatkan anak asuhnya pada pertandingan tersebut. "Uji coba kedua ini progresnya sangat bagus. Saya berharap saat tampil di Piala Presiden nanti semua pemain sudah benar-benar siap, baik dari sisi kondisi fisik maupun kemampuan taktikal," ujar Eko.
Menurutnya, penampilan tim pada kedua babak menunjukkan perkembangan yang positif. Meski menggunakan dua komposisi pemain yang berbeda, para pemain tetap mampu menjalankan instruksi pelatih dengan baik.
"Babak pertama bagus, babak kedua juga bagus. Selama 45 menit pertama kami memainkan 11 pemain, kemudian pada babak kedua kami memainkan 11 pemain lainnya dengan sistem yang sama. Memang ada beberapa pemain yang belum kami mainkan karena kondisi fisiknya belum sepenuhnya fit," jelasnya.
Eko mengatakan fokus tim pelatih saat ini bukan hanya meningkatkan kebugaran pemain, tetapi juga mematangkan pemahaman terhadap strategi dan pola permainan yang akan diterapkan sepanjang musim.
"Kami terus mematangkan kondisi fisik dan taktikal pemain. Yang membuat saya senang adalah mereka terus menunjukkan progres, semakin memahami apa yang kami inginkan di lapangan," katanya. Baginya, yang paling penting adalah peningkatan performa individu maupun kolektif tim dari pertandingan ke pertandingan.



