SUMUTPOS.CO- Akhirnya Leo/Bagasmemastikan maju ke final All England Open 2025 setelah mengalahkan pasangan sesama merah putih juga Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani di Utilita Arena Birmingham, Minggu (16/3) dini hari.
Kombinasi apik antara Leo dan Bagas menjadi kunci kemenangan mereka. Biasanya, Leo lebih berperan sebagai playmaker, sementara Bagas sebagai penggebuk utama.
Namun, dalam laga ini, keduanya menunjukkan fleksibilitas luar biasa dengan sering bertukar peran. Bagas yang biasanya lebih banyak bermain di belakang, kali ini tampil mematikan di depan net, sementara Leo menunjukkan ketangguhan dalam mengcover area belakang.
Di awal gim pertama, Sabar/Reza sempat memimpin 3-1. Namun, setelah servis berpindah ke Leo, aliran poin bagi Leo/Bagas terus mengalir deras. Servis tajam Leo yang bergulir tipis di atas net membuat lawan kesulitan mengembangkan permainan. Akibatnya, Sabar/Reza sering terpaksa mengangkat bola dan bertahan, hingga akhirnya Leo/Bagas menutup gim pertama dengan kemenangan 21-14.
Sabar/Reza tak menyerah begitu saja. Meski tertinggal 1-5 di awal gim kedua, mereka mampu bangkit dan berbalik unggul 10-9. Kejar-mengejar angka pun terjadi dengan reli-reli berkualitas tinggi. Di gim ini, beberapa kesalahan sendiri dari Bagas, termasuk servis error, memberikan keuntungan bagi Sabar/Reza. Mereka pun sukses merebut gim kedua dengan skor 21-17.
Memasuki gim penentuan, duel semakin sengit dengan perolehan angka yang ketat. Namun, di tengah persaingan ketat, Reza mulai banyak melakukan kesalahan sendiri. Melihat situasi ini, Leo/Bagas tak menyia-nyiakan peluang dan terus menekan. Mereka unggul 11-7 di interval dan semakin sulit terkejar hingga akhirnya memastikan kemenangan 21-14, 17-21, 21-15.
Dengan kemenangan ini, Leo/Bagas tinggal selangkah lagi melanjutkan tradisi kejayaan ganda putra Indonesia di All England. Sejak 2022, Indonesia selalu membawa pulang gelar juara sektor ini. Pada edisi 2022, Bagas menjadi juara saat berpasangan dengan Muhammad Shohibul Fikri, sementara pada 2023 dan 2024, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto yang naik podium tertinggi.
Bagi Leo, ini menjadi pencapaian terbesar dalam kariernya di level BWF World Tour Super 1000, dengan final pertamanya di ajang prestisius ini.(jpg/han)
Editor : Johan Panjaitan