31.7 C
Medan
Saturday, September 30, 2023

Dipanggil Perkuat Timnas, Kesempatan Kedua buat Kaka

RIO DE JANEIRO- Mendapatkan kesempatan kedua. Itulah yang dirasakan Kaka dengan pemanggilannya ke timnas Brasil. Makanya dia bertekad memberikan yang terbaik pada friendly game melawan Irak (11/10) dan Jepang (16/10).

“Bisakah Anda membayangkan start baru setelah apa yang saya lewati? Cedera dan operasi, tanpa mengetahui bagaimana situasinya. Setelah dua tahun dan beberapa bulan tanpa panggilan, kini saya kembali. Rasanya seperti panggilan pertama,” kata Kaka, seperti dikutip Goal.

Kali terakhir Kaka bermain untuk Brasil ketika kalah dari Belanda 1-2 pada perempat final Piala Dunia 2010. Setelah itu, jabatan pelatih berganti dari Dunga ke Mano Menezes dan Kaka kehilangan posisi. Menezes lebih suka memakai pemain muda.

Sejatinya, Kaka pernah mendapat panggilan dari Menezes pada 27 Oktober 2011 dalam uji coba melawan Gabon dan Mesir. Hanya, belakangan dia harus rela dicoret dari Samba, julukan Brasil, karena mengalami cedera.

Setelah itu, Menezes tidak lagi melirik Kaka. Selain karena jarang mendapat tempat di Real Madrid, Menezes juga memiliki banyak pilihan di lini tengah. Masih ada Oscar, Ganso, dan Lucas Moura yang piawai memainkan peran sebagai gelandang serang dan masih muda.

Lalu, belakangan Menezes menilai ada yang kurang dari tim yang sedang dibangunnya untuk Piala Dunia 2014, yakni mental juara dan pengalaman seorang juara. Kebetulan, keunggulan itu berada dalam diri Kaka.

Pemain terbaik dunia 2007 itu bergemilang gelar di level klub, bersama Sao Paulo, AC Milan, dan Real Madrid, serta pernah merasakan gelar bersama Brasil. Dia menjadi bagian ketika Brasil juara Piala Dunia 2002 serta juara Piala Konfederasi 2005 dan 2009.

Kembalinya Kaka ke Brasil, bukan hanya memberikan keuntungan buat Brasil dari segi pengalaman. Tetapi juga membuat Kaka kembali bersemangat setelah pada awal musim ini sempat nyaris dibuang pelatih Real Jose Mourinho.

“Saya selalu berpikir akan kembali, tetapi saya juga mengetahui bahwa dia menghormati fakta bahwa saya tidak bermain secara reguler karena cedera. Tetapi, cepat atau lambat akan terjadi. Saya senang bisa kembali dan ini langkah awal yang bagus,” kata Kaka.

Kaka sangat antusias kembali bermain, meski saat ini banyak pemain di skuad Brasil yang tidak dikenalnya. “Saya tidak mengenal dengan dekat para pemain, seperti Neymar contohnya. Berbeda dengan ketika saya bermain kali pertama, di mana banyak idola saya bermain,” katanya. (ham/jpnn)

RIO DE JANEIRO- Mendapatkan kesempatan kedua. Itulah yang dirasakan Kaka dengan pemanggilannya ke timnas Brasil. Makanya dia bertekad memberikan yang terbaik pada friendly game melawan Irak (11/10) dan Jepang (16/10).

“Bisakah Anda membayangkan start baru setelah apa yang saya lewati? Cedera dan operasi, tanpa mengetahui bagaimana situasinya. Setelah dua tahun dan beberapa bulan tanpa panggilan, kini saya kembali. Rasanya seperti panggilan pertama,” kata Kaka, seperti dikutip Goal.

Kali terakhir Kaka bermain untuk Brasil ketika kalah dari Belanda 1-2 pada perempat final Piala Dunia 2010. Setelah itu, jabatan pelatih berganti dari Dunga ke Mano Menezes dan Kaka kehilangan posisi. Menezes lebih suka memakai pemain muda.

Sejatinya, Kaka pernah mendapat panggilan dari Menezes pada 27 Oktober 2011 dalam uji coba melawan Gabon dan Mesir. Hanya, belakangan dia harus rela dicoret dari Samba, julukan Brasil, karena mengalami cedera.

Setelah itu, Menezes tidak lagi melirik Kaka. Selain karena jarang mendapat tempat di Real Madrid, Menezes juga memiliki banyak pilihan di lini tengah. Masih ada Oscar, Ganso, dan Lucas Moura yang piawai memainkan peran sebagai gelandang serang dan masih muda.

Lalu, belakangan Menezes menilai ada yang kurang dari tim yang sedang dibangunnya untuk Piala Dunia 2014, yakni mental juara dan pengalaman seorang juara. Kebetulan, keunggulan itu berada dalam diri Kaka.

Pemain terbaik dunia 2007 itu bergemilang gelar di level klub, bersama Sao Paulo, AC Milan, dan Real Madrid, serta pernah merasakan gelar bersama Brasil. Dia menjadi bagian ketika Brasil juara Piala Dunia 2002 serta juara Piala Konfederasi 2005 dan 2009.

Kembalinya Kaka ke Brasil, bukan hanya memberikan keuntungan buat Brasil dari segi pengalaman. Tetapi juga membuat Kaka kembali bersemangat setelah pada awal musim ini sempat nyaris dibuang pelatih Real Jose Mourinho.

“Saya selalu berpikir akan kembali, tetapi saya juga mengetahui bahwa dia menghormati fakta bahwa saya tidak bermain secara reguler karena cedera. Tetapi, cepat atau lambat akan terjadi. Saya senang bisa kembali dan ini langkah awal yang bagus,” kata Kaka.

Kaka sangat antusias kembali bermain, meski saat ini banyak pemain di skuad Brasil yang tidak dikenalnya. “Saya tidak mengenal dengan dekat para pemain, seperti Neymar contohnya. Berbeda dengan ketika saya bermain kali pertama, di mana banyak idola saya bermain,” katanya. (ham/jpnn)

Artikel Terkait

Die Werkself Lolos dengan Agregat 4-1

Sevilla ke Perempat Final Liga Europa

Bayern Munchen di Atas Angin

The Red Devils Lolos Mudah

Nerazzurri ke 8 Besar Liga Europa

Most Read

Artikel Terbaru


/