29 C
Medan
Friday, February 23, 2024
spot_img
spot_img

Ujian Allegri

AC Milan vs BARCELONA

Sejauh ini AC Milan sukses mengungguli seteru abadinya di pentas Serie A, Juventus di klasemen sementara. Itu setelah tim berjuluk Rossoneri mampu mengumpulkan poin 63, atau unggul empat angka dari yang dikemas Juventus. Meski belum benar-benar aman, namun setidaknya hasil di atas membuka peluang Rossoneri itu memperkecil selisih raihan tropi di pentas Serie A Liga Italia, yang justru masih didominasi Juventus sebanyak 27 tropi, semantara AC Milan hanya 18 kali menjadi  scudetto, sama seperti yang diraih Inter Milan.

Namun Massimilano Allegri jangan buru-buru senang. Pasalnya, dini hari nanti akan ada ujian lain  nya yang harus dilewati Clerence  Seddorf dkk di ajang Liga Chamnoions, yakni saat menjamu raksasa Spanyol Barcelona.

Memang, sejauh ini Real Madrid adalah pengumpul tropi terbanyak di Liga Champons. Namun perlu diingat jika ternyata AC Milan yang telah tujuh kali mengangkat tropi Liga Champions dan Barcelona yang empat kali memenanginya, justru memiliki catatan pertemuan yang teramat panjang di kompetisi antar klub paling bergengsi di tanah Eropa itu.

Betapa tidak, sepanjang sejarah kedua tim telah bertemu sebanyak 13 kali di seluruh kompetisi Eropa.  Dari pertemuan itu AC Milan menang 4 kali, Barcelona menang 5 kali, sedang 4 pertandingan lainnya berakhir imbang.

Ironis bagi AC Milan saat melihat fakta bahwa dari 6 kali menjamu Barcelona di Stadion San Siro, tim “Merah Hitam” itu justru lebih sering jadi pecundang. Ya, dari enam pertemuan yang berlangsung di San Siro, Barcelona mampu memenangkan pertandingan sebanyak 3 kali, ketika tuan rumah jusru hanya menang 2 kali.

Artinya, pertemuan di Stadion San Siro dini hari nanti akan menjadi ujian terberat bagi Massimiliano Allegri, sebab saat kedua ti bertemu di babak penyisihan grup pada 23 November lalu, timnya justru dipermalukan dengan skor 2-3.

“Mereka tim terbaik di dunia. Tapi, kami punya kesempatan. Kami harus percaya kami mampu karena Milan selalu menunjukakan permainan terbaiknya, pada pertandingan seperti ini. Tapi, saya juga berharap beberapa pemain saya pulih dari cedera pada waktunya,” bilang Allegri.

Ya, dini hari nanti Rossoneri dipastikan tak diperkuat dua bintangnya, Thiago Silva dan Alexandre Pato yang sedang cedera. “Kami tidak menyesali apa yang terjadi pada Silva dan Pato. Banyak yang berkata bahwa cedera yang mereka alami disebabkan kelelahan yang mendera. Namun perlu diingat bahwa itu kami lakukan karena kami ingin memenangkan seluruh pertandingan,” bilang Allegri.

Dengan materi pemain yang tak komplet plus kekuatan lawan yang tak diragukan kualitasnya, maka paling realistis bagi Allegri adalah menerapkan serangan balik.

Bermain terbuka menghadapi Barcelona sama halnya menantang badai, karena Los Blauranas adalah sebuah tim yang sangat piawai mencetak gol dari permainan terbuka. Buktinya, dari 30 gol di Liga Champions musim ini, 24 gol di antaranya tercipta melalui permainan terbuka.
“Ini akan menjadi pertandingan yang sulit karena mereka (AC Milan)  adalah tim yang tangguh dan berpengalaman. Takkan mudah menaklukkan mereka,” bilang Pep Guardiola, entrenador Barcelona. (*)

AC Milan vs BARCELONA

Sejauh ini AC Milan sukses mengungguli seteru abadinya di pentas Serie A, Juventus di klasemen sementara. Itu setelah tim berjuluk Rossoneri mampu mengumpulkan poin 63, atau unggul empat angka dari yang dikemas Juventus. Meski belum benar-benar aman, namun setidaknya hasil di atas membuka peluang Rossoneri itu memperkecil selisih raihan tropi di pentas Serie A Liga Italia, yang justru masih didominasi Juventus sebanyak 27 tropi, semantara AC Milan hanya 18 kali menjadi  scudetto, sama seperti yang diraih Inter Milan.

Namun Massimilano Allegri jangan buru-buru senang. Pasalnya, dini hari nanti akan ada ujian lain  nya yang harus dilewati Clerence  Seddorf dkk di ajang Liga Chamnoions, yakni saat menjamu raksasa Spanyol Barcelona.

Memang, sejauh ini Real Madrid adalah pengumpul tropi terbanyak di Liga Champons. Namun perlu diingat jika ternyata AC Milan yang telah tujuh kali mengangkat tropi Liga Champions dan Barcelona yang empat kali memenanginya, justru memiliki catatan pertemuan yang teramat panjang di kompetisi antar klub paling bergengsi di tanah Eropa itu.

Betapa tidak, sepanjang sejarah kedua tim telah bertemu sebanyak 13 kali di seluruh kompetisi Eropa.  Dari pertemuan itu AC Milan menang 4 kali, Barcelona menang 5 kali, sedang 4 pertandingan lainnya berakhir imbang.

Ironis bagi AC Milan saat melihat fakta bahwa dari 6 kali menjamu Barcelona di Stadion San Siro, tim “Merah Hitam” itu justru lebih sering jadi pecundang. Ya, dari enam pertemuan yang berlangsung di San Siro, Barcelona mampu memenangkan pertandingan sebanyak 3 kali, ketika tuan rumah jusru hanya menang 2 kali.

Artinya, pertemuan di Stadion San Siro dini hari nanti akan menjadi ujian terberat bagi Massimiliano Allegri, sebab saat kedua ti bertemu di babak penyisihan grup pada 23 November lalu, timnya justru dipermalukan dengan skor 2-3.

“Mereka tim terbaik di dunia. Tapi, kami punya kesempatan. Kami harus percaya kami mampu karena Milan selalu menunjukakan permainan terbaiknya, pada pertandingan seperti ini. Tapi, saya juga berharap beberapa pemain saya pulih dari cedera pada waktunya,” bilang Allegri.

Ya, dini hari nanti Rossoneri dipastikan tak diperkuat dua bintangnya, Thiago Silva dan Alexandre Pato yang sedang cedera. “Kami tidak menyesali apa yang terjadi pada Silva dan Pato. Banyak yang berkata bahwa cedera yang mereka alami disebabkan kelelahan yang mendera. Namun perlu diingat bahwa itu kami lakukan karena kami ingin memenangkan seluruh pertandingan,” bilang Allegri.

Dengan materi pemain yang tak komplet plus kekuatan lawan yang tak diragukan kualitasnya, maka paling realistis bagi Allegri adalah menerapkan serangan balik.

Bermain terbuka menghadapi Barcelona sama halnya menantang badai, karena Los Blauranas adalah sebuah tim yang sangat piawai mencetak gol dari permainan terbuka. Buktinya, dari 30 gol di Liga Champions musim ini, 24 gol di antaranya tercipta melalui permainan terbuka.
“Ini akan menjadi pertandingan yang sulit karena mereka (AC Milan)  adalah tim yang tangguh dan berpengalaman. Takkan mudah menaklukkan mereka,” bilang Pep Guardiola, entrenador Barcelona. (*)

spot_img

Artikel Terkait

Die Werkself Lolos dengan Agregat 4-1

Sevilla ke Perempat Final Liga Europa

Bayern Munchen di Atas Angin

The Red Devils Lolos Mudah

Nerazzurri ke 8 Besar Liga Europa

spot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Most Read

Artikel Terbaru

/