Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mendengkur saat Hamil? Anda Tidak Sendiri

A
Penulis: Admin-1 Sumut Pos❯
Photo
Photo
Perempuan hamil-Ilustrasi

LONDON, SUMUTPOS.CO - Studi menunjukkan, sebanyak 25-30 persen wanita mendengkur selama kehamilan. Bahkan, sebuah penelitian di jurnal SLEEP menemukan, sebanyak 35 persen wanita dilaporkan mendengkur 3-4 kali seminggu atau setiap hari.

Ada beberapa alasan mengapa mendengkur merupakan hal yang umum selama kehamilan. Ketika bayi tumbuh di dalam rahim, hal itu akan menekan diafragma Anda. Akibatnya, Anda akan jauh lebih sulit untuk bernapas.

Tingkat yang lebih tinggi dari hormon, terutama estrogen menyebabkan selaput lendir dan saluran hidung membengkak. Plus, volume darah Anda meningkat 50 persen. Hal itu memperluas pembuluh darah dan juga menyebabkan membran hidung membengkak.

"Dalam 30 tahun terakhir tingkat mendengkur pada wanita hamil meningkat pesat. Salah satu alasan adalah bahwa banyak wanita hamil kelebihan berat badan yang mengakibatkan jaringan ekstra di sekitar leher mendengkur," kata spesialis kedokteran janin ibu Dr. Kecia Gaither, seperti dilansir laman Fox News, Selasa (7/7).

Selain itu, penyebab mendengkur pada wanita hamil adalah stress. “Stres memengaruhi pernapasan dan pernapasan memengaruhi mendengkur," kata Tess Graham, seorang pendidik pernapasan dan fisioterapis di Australia. (fny/jpnn)

Advertisement
Advertisement
Editor : Admin-1 Sumut Pos

Artikel Terkait

Jessica Mila Hamil Anak Kedua, Feby Putri Menanti Buah Hati Pertama

Jessica Mila Hamil Anak Kedua, Feby Putri Menanti Buah Hati Pertama

Jessica Mila hamil anak kedua, sementara Feby Putri menanti buah hati pertama. Kabar bahagia disambut keluarga.

Ayah Kandung di Langkat Ditangkap, Diduga Berkali-kali Setubuhi Anak hingga Hamil

Ayah Kandung di Langkat Ditangkap, Diduga Berkali-kali Setubuhi Anak hingga Hamil

Polres Langkat menangkap pria yang diduga menyetubuhi anak kandungnya hingga hamil. Pelaku mengaku melakukan perbuatan itu enam kali.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer