Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

4 Kebiasaan Orangtua Bikin Anak Mau Bereskan Mainannya Sendiri

J
Penulis: Johan Panjaitan❯
ilustrasi: Seorang ibu dan ayah bermain bersama anaknya. (FREEPIK)
ilustrasi: Seorang ibu dan ayah bermain bersama anaknya. (FREEPIK)

Sumutpos.jawapos.com-Mendidik anak agar mampu bertanggung jawab terhadap kebersihan dan kerapihan sejak dini adalah bekal hidup yang sangat berharga. Namun, menciptakan anak yang terbiasa membersihkan mainannya sendiri bukanlah hal yang terjadi secara alami. Perlu strategi khusus dari orang tua.


Advertisement

Menurut Diane Quintana, seorang professional organizer, orangtua bisa melatih anak agar bertanggung jawab terhadap barang-barangnya melalui pendekatan yang menyenangkan dan sistematis.

“Semakin dini anak diajarkan mengontrol kekacauan mainan, semakin baik untuk perkembangan disiplin mereka di masa depan,” ujarnya.

Dilansir your tanggo, berikut 4 strategi yang dilakukan oleh orangtua yang berhasil menumbuhkan kebiasaan rapi pada anak-anak mereka:

Advertisement

1. Memberi Label Gambar pada Tempat Mainan

Langkah pertama agar anak mau membereskan mainan sendiri adalah mempermudah sistem penyimpanannya. Gunakan label bergambar dan tulisan pada wadah mainan.

Misalnya, gambar balok untuk tempat balok, boneka untuk tempat boneka. Visualisasi ini membantu anak memahami tempat mana yang sesuai, dan juga memudahkan pengasuh atau teman anak saat ikut merapikan.

Advertisement

Riset menyebutkan, penggunaan label visual membantu anak membangun rutinitas, keterampilan mengorganisir, dan rasa tanggung jawab sejak usia dini.

2. Batasi Jumlah Mainan yang Tersedia

Terlalu banyak pilihan justru membuat anak bingung dan malas merapikan. Solusinya, rotasi mainan — keluarkan hanya dua atau tiga permainan dalam satu waktu, dan tukar setiap beberapa minggu sekali.

Studi dari University of Toledo menemukan bahwa anak yang memiliki lebih sedikit mainan justru memiliki daya fokus lebih panjang, lebih kreatif, dan lebih menghargai barang miliknya.

3. Jadikan Beres-Beres Sebagai Permainan

Alih-alih menyuruh, ajak anak bermain sambil merapikan. Contohnya: “Yuk, cari dan masukkan semua balok sebelum lagu ini selesai!” atau “Ayo lempar boneka ke keranjang kayak pertandingan!”

Tujuannya bukan hasil sempurna, tapi membuat aktivitas ini menyenangkan. Jangan langsung mengkritik hasilnya di depan anak karena bisa membuat mereka malas mencoba lagi.

Penelitian menunjukkan bahwa pendekatan berbasis permainan dapat meningkatkan kontrol diri, perkembangan kognitif, dan kemampuan memecahkan masalah pada anak.

4. Buat Rutinitas Harian yang Konsisten

Kebiasaan tidak akan terbentuk tanpa konsistensi. Jadikan aktivitas merapikan mainan sebagai bagian dari rutinitas harian, misalnya sebelum makan malam atau sebelum tidur.

Untuk menjaga semangat, sesekali berikan reward kecil atas usaha anak. Misalnya jalan-jalan ke taman, memilih menu makan malam favorit, atau bermain bersama lebih lama.

Buku anak seperti Suzie’s Messy Room dan Benji’s Messy Room juga menggambarkan pentingnya penghargaan setelah anak menyelesaikan tanggung jawabnya.(han)

 

Advertisement

Artikel Terkait

Jangan Anggap Sepele! 5 Hal Ini Diam-Diam Bikin Hubungan Retak Setelah Punya Anak

Jangan Anggap Sepele! 5 Hal Ini Diam-Diam Bikin Hubungan Retak Setelah Punya Anak

Punya anak bisa membuat hubungan suami istri merenggang. Kenali 5 penyebab dan cara membangun kembali kedekatan pasangan.

Ketua PDIP Dairi Apresiasi Polisi dan Warga Ungkap Dugaan Kekerasan terhadap Anak di Sidikalang

Ketua PDIP Dairi Apresiasi Polisi dan Warga Ungkap Dugaan Kekerasan terhadap Anak di Sidikalang

Ketua PDIP Dairi mengapresiasi Polres Dairi dan warga yang mengungkap dugaan kekerasan terhadap anak 7 tahun di Sidikalang.

Celine Evangelista Ikhlas Melepas Anaknya Mondok di Pesantren

Celine Evangelista Ikhlas Melepas Anaknya Mondok di Pesantren

Celine Evangelista membagikan momen haru saat mengantar putri sulungnya, Jemima, mondok di pesantren sebagai bentuk cinta dan keikhlasan.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer