26.7 C
Medan
Thursday, February 22, 2024
spot_img
spot_img

Prof Tri Basuki Joewono Dilantik Sebagai Rektor UNPAR 2023-2027

Prof Tri Basuki Joewono dilantik sebagai Rektor Universitas Katolik Parahyangan (Unpar) Bandung periode 2023-2027, Sabtu (1/7/2023). Prof Tri Basuki resmi menggantikan Mangadar Situmorang yang telah habis masa jabatannya.

Pelantikan Prof Tri Basuki dipimpin langsung oleh Ketua Pengurus Yayasan Unpar Pst. Hendra Kimawan. Sementara Pengucapan janji rektor didampingi juga oleh Uskup Keuskupan Bandung Mgr. Antonius Subianto Bunjamin; Uskup Purwokerto Mgr. Christophorus Tri Harsono; dan Pst. Yohannes Driyanto, Pr.
Kepala LLDIKTI Wilayah IV Jawa Barat dan Banten M. Samsuri.

Ketua Pengurus Yayasan Unpar Pst. Hendra Kimawan menyampaikan harapannya agar UNPAR di masa kepemimpinan Prof. Tri Basuki tetap menjadi Perguruan Tinggi yang menjaga tumbuh kembangnya peradaban. Dia pun menyampaikan 4 hal bagi Prof Tri Basuki agar budaya akademik UNPAR yang telah terjaga semakin produktif. Yakni : Concern terkait dengan kualitas atau mutu dan memperhatikan relevansi.

UNPAR harus adaptif dengan perkembangan zaman dan relevan dengan kebutuhan masyarakat. Kurikulum sistem pembelajaran harus adaptif dengan perkembangan zaman. Produktif menghasilkan lulusan yang berkualitas, keilmuan yang makin hebat, dan pengabdian kepada masyarakat meningkat. Peningkatan akses untuk mendorong peningkatan Angka Partisipasi Kasar (APK).

Sementara itu, Prof Tri Basuki menyampaikan, mengusung prinsip pengembangan “From Great to Greater and Stronger, interaksi antara institusi pendidikan tinggi dengan dunia nyata tidak hanya berguna untuk pengembangan kekuatan keilmuan dan sumbangan pada pengembangan peradaban. Interaksi dan bisnis proses pendidikan tinggi perlu diarahkan pada kerangka baru, yaitu Enterprise Research Campus (ERC).

Program-program utama UNPAR 2040 kemudian didetailkan dalam sejumlah target/indikator, yaitu 16 indikator akademik (IAK) dan 10 indikator organisasi (IOR). Berdasarkan program utama dan indikator tersebut, maka Rektorat periode 2023-2027 menyusun target capaian 2027.

Secara khusus, sejumlah program untuk mencapai Greater UNPAR, yaitu:
Pembukaan Program Studi Baru, Pengembangan Enterprise Research Campus, Pembukaan UNPAR HUB dan penyelenggaraan kajian strategis, dan Pelaksanaan Rebranding UNPAR.

Adapun program utama untuk merealisasikan Stronger UNPAR ialah:
Penguatan Jurusan, Pelaksanaan Riset dan Inovasi Unggulan, Pengembangan Smart Campus, dan Pelaksanaan Optimalisasi Sumber Daya dan Organisasi.

Sekadar informasi, setelah Prof Tri Basuki dilantik sebagai rektor, dilanjutkan pula dengan pelantikan Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Henky Muljana; Wakil Rektor Bidang Keuangan, Sumber Daya dan Organisasi Gery Lusanjaya; Wakil Rektor Bidang Kerjasama, Alumni, Inovasi dan Bisnis Catharina Badra Nawangpalupi; dan Sekretaris Universitas Sylvia Yazid.(rel/sih)

Prof Tri Basuki Joewono dilantik sebagai Rektor Universitas Katolik Parahyangan (Unpar) Bandung periode 2023-2027, Sabtu (1/7/2023). Prof Tri Basuki resmi menggantikan Mangadar Situmorang yang telah habis masa jabatannya.

Pelantikan Prof Tri Basuki dipimpin langsung oleh Ketua Pengurus Yayasan Unpar Pst. Hendra Kimawan. Sementara Pengucapan janji rektor didampingi juga oleh Uskup Keuskupan Bandung Mgr. Antonius Subianto Bunjamin; Uskup Purwokerto Mgr. Christophorus Tri Harsono; dan Pst. Yohannes Driyanto, Pr.
Kepala LLDIKTI Wilayah IV Jawa Barat dan Banten M. Samsuri.

Ketua Pengurus Yayasan Unpar Pst. Hendra Kimawan menyampaikan harapannya agar UNPAR di masa kepemimpinan Prof. Tri Basuki tetap menjadi Perguruan Tinggi yang menjaga tumbuh kembangnya peradaban. Dia pun menyampaikan 4 hal bagi Prof Tri Basuki agar budaya akademik UNPAR yang telah terjaga semakin produktif. Yakni : Concern terkait dengan kualitas atau mutu dan memperhatikan relevansi.

UNPAR harus adaptif dengan perkembangan zaman dan relevan dengan kebutuhan masyarakat. Kurikulum sistem pembelajaran harus adaptif dengan perkembangan zaman. Produktif menghasilkan lulusan yang berkualitas, keilmuan yang makin hebat, dan pengabdian kepada masyarakat meningkat. Peningkatan akses untuk mendorong peningkatan Angka Partisipasi Kasar (APK).

Sementara itu, Prof Tri Basuki menyampaikan, mengusung prinsip pengembangan “From Great to Greater and Stronger, interaksi antara institusi pendidikan tinggi dengan dunia nyata tidak hanya berguna untuk pengembangan kekuatan keilmuan dan sumbangan pada pengembangan peradaban. Interaksi dan bisnis proses pendidikan tinggi perlu diarahkan pada kerangka baru, yaitu Enterprise Research Campus (ERC).

Program-program utama UNPAR 2040 kemudian didetailkan dalam sejumlah target/indikator, yaitu 16 indikator akademik (IAK) dan 10 indikator organisasi (IOR). Berdasarkan program utama dan indikator tersebut, maka Rektorat periode 2023-2027 menyusun target capaian 2027.

Secara khusus, sejumlah program untuk mencapai Greater UNPAR, yaitu:
Pembukaan Program Studi Baru, Pengembangan Enterprise Research Campus, Pembukaan UNPAR HUB dan penyelenggaraan kajian strategis, dan Pelaksanaan Rebranding UNPAR.

Adapun program utama untuk merealisasikan Stronger UNPAR ialah:
Penguatan Jurusan, Pelaksanaan Riset dan Inovasi Unggulan, Pengembangan Smart Campus, dan Pelaksanaan Optimalisasi Sumber Daya dan Organisasi.

Sekadar informasi, setelah Prof Tri Basuki dilantik sebagai rektor, dilanjutkan pula dengan pelantikan Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Henky Muljana; Wakil Rektor Bidang Keuangan, Sumber Daya dan Organisasi Gery Lusanjaya; Wakil Rektor Bidang Kerjasama, Alumni, Inovasi dan Bisnis Catharina Badra Nawangpalupi; dan Sekretaris Universitas Sylvia Yazid.(rel/sih)

spot_img

Artikel Terkait

spot_imgspot_img
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Most Read

Artikel Terbaru

/