65 Lansia Diwisuda, Bukti Semangat Belajar Tak Pernah Pudar di Pematangsiantar

SIANTAR, Sumutpos.jawapos.com-Usia senja ternyata bukan akhir dari semangat untuk belajar. Di Kota Pematangsiantar, puluhan lanjut usia justru membuktikan bahwa keinginan untuk berkembang tidak pernah mengenal batas umur.
Sebanyak 65 lansia dari Kecamatan Siantar Selatan dan Siantar Timur resmi diwisuda dalam Program Sekolah Lansia Mandiri Kota Pematangsiantar, Selasa (12/5/2026). Prosesi wisuda yang berlangsung di Ruang Data Balai Kota Pematangsiantar itu menjadi momen penuh haru sekaligus kebanggaan, bukan hanya bagi para peserta, tetapi juga keluarga dan pemerintah daerah.
Para wisudawan merupakan peserta program Lansia Berdaya (Sidaya), salah satu program Quick Win Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN yang bertujuan menciptakan lansia sehat, mandiri, aktif, dan tetap produktif di tengah masyarakat.
Wisuda dipimpin Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sumatera Utara Fatmawati bersama Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi serta Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P2KB) Pematangsiantar Aulia Syukri.
Dalam sambutannya, Wali Kota Wesly Silalahi menyebut wisuda lansia sebagai peristiwa bersejarah yang menggambarkan bahwa proses belajar tidak berhenti meski usia terus bertambah.
Baca Juga: Ekonomi Indonesia Tetap Solid, Bank Mandiri Sebut Sinergi Kebijakan Dorong Prospek Pertumbuhan
“Sidaya merupakan program yang sangat mulia karena memberikan kesempatan kepada para lansia untuk terus belajar, berkembang, dan meningkatkan kualitas hidup mereka. Saya percaya usia tidak pernah menjadi batasan untuk belajar,” kata Wesly.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para wisudawan yang dinilai telah menunjukkan semangat luar biasa dalam mengikuti proses pembelajaran. Menurutnya, ilmu yang diperoleh selama mengikuti Sekolah Lansia akan menjadi bekal penting untuk menjalani kehidupan yang lebih sehat, mandiri, dan bermanfaat di lingkungan sekitar.
Suasana haru semakin terasa ketika para lansia menyampaikan kesan mereka setelah menyelesaikan program tersebut. Salah satunya datang dari Juniar Hutagaol (65), peserta asal Kecamatan Siantar Selatan.
Dengan mata berbinar, Juniar mengaku bangga akhirnya bisa merasakan momen wisuda di usia lanjut. Ia bahkan menyebut dirinya kini menjadi “sarjana lansia” setelah sebelumnya mengantarkan anak-anaknya menyelesaikan pendidikan tinggi.



