Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Soroti Politisasi KIP Kuliah, Effendi Simbolon Minta Mahasiswa PTS Diperhatikan

T
Penulis: Triadi Wibowo❯
Ketua Umum Pengurus Yayasan Universitas HKBP Nommensen (UHN), Dr. Effendi Muara Sakti Simbolon.
Ketua Umum Pengurus Yayasan Universitas HKBP Nommensen (UHN), Dr. Effendi Muara Sakti Simbolon.

Advertisement

MEDAN, SUMUT POS – Ketua Umum Pengurus Yayasan Universitas HKBP Nommensen (UHN), Dr. Effendi Muara Sakti Simbolon, meminta pemerintah mengevaluasi penyaluran Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah agar tepat sasaran dan tidak dimanfaatkan untuk kepentingan politik. 

Efendi juga mendesak agar mahasiswa perguruan tinggi swasta (PTS) mendapat kesempatan yang sama dengan mahasiswa perguruan tinggi negeri (PTN) dalam mengakses bantuan pendidikan.

Effendi menilai, KIP Kuliah merupakan program mulia yang seharusnya membantu mahasiswa dari keluarga kurang mampu melanjutkan pendidikan tinggi. Karena itu, penyalurannya harus didasarkan pada kebutuhan dan kelayakan penerima, bukan kepentingan politik maupun transaksi elektoral.

“Program ini sangat baik dan sangat mulia. Namun, kenyataannya, program ini diperdagangkan sebagai barter atau transaksi elektoral oleh para politisi yang memiliki konstituen di daerah-daerah,” kata Effendi di sela-sela Wisuda Ahli Madya, Sarjana, Profesi, dan Magister UHN Periode II Tahun 2026, Jumat (23/10/2026).

Menurut Efendi, pemerintah perlu memperketat pengawasan dan membenahi mekanisme penyaluran KIP Kuliah agar bantuan benar-benar diterima mahasiswa yang memenuhi persyaratan. Transparansi juga diperlukan untuk mencegah alokasi bantuan dikuasai pihak tertentu demi kepentingan politik.

Advertisement

Effendi menegaskan, bantuan pendidikan semestinya menjadi instrumen pemerataan akses pendidikan, bukan sarana untuk membangun dukungan politik. Dengan demikian, mahasiswa yang membutuhkan bantuan harus mendapat prioritas tanpa dipengaruhi kepentingan pihak tertentu.

Selain KIP Kuliah, Effendi menyoroti program beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Ia meminta pemerintah memprioritaskan calon penerima yang memiliki kemampuan akademik, tetapi terkendala kondisi ekonomi.

“Kalau anaknya pintar, tetapi orang tuanya mampu, biarlah disekolahkan sendiri. Berikan kesempatan kepada mereka yang orang tuanya tidak memiliki kemampuan,” ujarnya.

Effendi juga mendukung rencana Presiden Prabowo Subianto memperluas akses pendidikan tinggi melalui program pendidikan gratis. Namun, ia mengingatkan agar kebijakan tersebut tidak hanya berfokus pada perguruan tinggi negeri, tetapi turut memberikan perhatian kepada mahasiswa di perguruan tinggi swasta.

Menurut Efendi, mahasiswa PTN maupun PTS memiliki hak yang sama untuk memperoleh kesempatan pendidikan. Karena itu, dukungan pemerintah harus diberikan berdasarkan kebutuhan dan kelayakan mahasiswa, bukan semata-mata status institusi tempat mereka menempuh pendidikan.

Advertisement

Artikel Terkait

HUT ke-19 PSBI, Effendi Simbolon Soroti Pelestarian Budaya dan Persoalan Danau Toba

HUT ke-19 PSBI, Effendi Simbolon Soroti Pelestarian Budaya dan Persoalan Danau Toba

Punguan Simbolon dohot Boruna Indonesia (PSBI) memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-19 yang dirangkaikan dengan Rapat Kerja Nasional

Effendi Simbolon Sidak UHN Medan, Soroti Pembenahan Fasilitas Kampus

Effendi Simbolon Sidak UHN Medan, Soroti Pembenahan Fasilitas Kampus

Ketua Umum Yayasan UHN Effendi Simbolon melakukan sidak ke sejumlah fakultas di UHN Medan pada Jumat (19/6/2026) guna tinjau fasilitas.

Ketum Yayasan UHN Effendi Simbolon Tampung Aspirasi Sivitas, Janjikan Perbaikan Besar Kampus Medan

Ketum Yayasan UHN Effendi Simbolon Tampung Aspirasi Sivitas, Janjikan Perbaikan Besar Kampus Medan

Ketua Umum Pengurus Yayasan Universitas HKBP Nommensen (UHN), Dr. Effendi Muara Sakti Simbolon, menegaskan komitmennya

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer